Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung menegaskan komitmen DPD dalam mendorong diplomasi untuk menciptakan stabilitas global melalui kerjasama antar parlemen di dunia.
Hal itu disampaikan Tamsil Linrung saat menerima audiensi dari delegasi Justice and Democratic Forum, yaitu forum internasional yang terdiri dari negara-negara anggota parlemen muslim dunia. Delegasi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Justice and Democratic Forum, Azzam Ayoubi Assaad dari Lebanon. Pertemuan berlangsung di Ruang Pimpinan DPD RI, Jakarta, Senin (18/11/2024).
Tamsil Linrung mendorong Justice and Democratic Forum agar menjadi garda terdepan sebagai pelopor perdamaian di tengah dinamika global yang memanas.
Tamsil Linrung juga menyebut Indonesia akan selalu mendukung dan melakukan upaya untuk mewujudkan stabilitas dan perdamaian dunia.
“Justice and Democratic Forum bertujuan menciptakan kestabilan dan kemajuan dunia seluruhnya, maka sinergi diperlukan untuk maju bersama. DPD RI berkomitmen melakukan diplomasi antarparlemen untuk mewujudkan kolaborasi lintas negara. Hal itu juga didasarkan pada tujuan luhur bangsa Indonesia yang berkomitmen melaksanakan ketertiban dunia,” imbuh Tamsil Linrung.
Tamsil Linrung dalam kesempatannya mengungkapkan rasa terima kasih karena DPD mendapatkan kehormatan dikunjungi oleh forum anggota parlemen muslim dunia. Ia juga memperkenalkan peran dan fungsi DPD kepada para anggota forum.
Ia pun menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi internasional, khususnya negara-negara yang memiliki visi bersama untuk menciptakan stabilitas dan kemajuan global.
“Suatu kehormatan bagi kami DPD RI, dapat menyambut delegasi Justice and Democratic Forum di rumah rakyat ini. Kehadiran para delegasi adalah wujud komitmen bersama untuk menjaga stabilitas global, terutama negara-negara yang memiliki visi yang sama,” ujar Tamsil Linrung.
Sekjen Justice and Democratic Forum, Ayoubi Assaad menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari Pimpinan DPD. Ia juga menyebut Indonesia sebagai negara mayoritas Islam yang rukun dan menjadi inspirasi bagi negara lainnya.
“Indonesia adalah negara besar dengan berbagai potensi yang luar biasa untuk memajukan peradaban dunia. Nilai-nilai positif seperti Bhinneka Tunggal Ika menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menginspirasi dunia, terutama negara-negara Islam,” ujar Ayoubi.
Ayoubi juga menjelaskan bahwa Justice and Democratic Forum bertujuan untuk menciptakan kestabilan dan kemajuan yang inklusif bagi seluruh dunia. Oleh karena itu, sinergi antarnegara diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih dalam antara Indonesia dan negara-negara anggota forum,” kata Ayoubi.
Setelah pertemuan dengan DPD RI, delegasi Justice and Democratic Forum juga melanjutkan pertemuan dengan Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid.
Pertemuan tersebut membahas berbagai isu global, termasuk perjuangan membela Palestina dan memperjuangkan kepentingan dunia Islam di panggung internasional.
Pertemuan pimpinan legislatif dengan Justice and Democratic Forum mencerminkan peran aktif Indonesia dalam diplomasi antarparlemen, khususnya dalam mempromosikan nilai-nilai perdamaian, keadilan, dan demokrasi yang menjadi pilar penting peradaban dunia.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)

















