Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Ingat! Tak Ada Diskon Tol Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2025

Jasa Marga, perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang jalan tol, mengumumkan tidak akan memberikan diskon tarif tol selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Pengumuman ini penting bagi para pengendara yang berencana melintasi jalan tol di akhir tahun, karena mereka diimbau memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi.

Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, menjelaskan keputusan tersebut didasarkan pada kebutuhan pembiayaan yang signifikan untuk pelebaran Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) serta operasional jalan tol fungsional.

- Advertisement -

“Tadi lebih dari 120 km jalan tol yang difungsionalkan, itu perlu biaya juga untuk memfungsionalkan, sehingga untuk Natal-Tahun Baru kali ini kita tidak memberikan diskon, karena untuk biaya memfungsionalkan ini juga cukup besar. Disamping itu trafiknya sebenarnya juga tidak sebanyak kalau Lebaran,” jelas Subakti saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/12), diberitakan Antara.

Subakti, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI), menyebutkan bahwa diskon tarif tol biasanya dipertimbangkan saat Lebaran. Namun, sebelum memutuskan hal tersebut, diskusi dengan ATI menjadi langkah awal yang harus dilakukan.

- Advertisement -

Sementara itu, Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, menyampaikan bahwa penerapan diskon tarif tol memerlukan kesepakatan antara Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan merupakan inisiatif masing-masing pihak. Dengan demikian, ada kemungkinan beberapa BUJT memberikan diskon, sementara lainnya tidak.

“Dari Hutama Karya saya kira diskon tarif tol juga sama, seperti yang disampaikan oleh Bapak Direktur Utama Jasa Marga tadi. Jadi diskon ini perlu kesepakatan bersama dengan ATI,” ujar Direktur Hutama Karya Budi Harto.

Salah satu alasan utama BUJT menerapkan diskon tarif jalan tol adalah untuk mengurangi kemacetan di gerbang tol. Kementerian Perhubungan telah menyampaikan potensi pergerakan masyarakat saat libur Nataru mencapai 110,67 juta orang.

Pilihan moda transportasi diprediksi kendaraan pribadi sebesar hingga 53,78 persen atau 59,52 juta unit, yang terdiri dari 39,2 juta mobil dan 19,6 juta motor. Sisanya menggunakan bus, kereta api, pesawat dan kapal penyeberangan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru