Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Siap-siap, Tarif Air di Jakarta Naik Mulai 1 Januari 2025

Mulai 1 Januari 2025, Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya akan menaikkan tarif air di wilayah Jakarta. Kebijakan ini diambil dengan berbagai pertimbangan strategis, termasuk percepatan penyambungan jaringan pipa baru dan upaya pelestarian lingkungan.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menyatakan bahwa kenaikan tarif bertujuan mempercepat pengembangan layanan air perpipaan, khususnya di wilayah barat dan utara Jakarta. “Secara UU (undang-undang) dan berbagai aspek, saat ini aspek lingkungan, kesehatan, bahkan ekonomi, akan berdampak ketika nanti kami bisa mempercepat penyambungan jaringan baru,” katanya, Senin (23/12) seperti dikutip dari Antara.

- Advertisement -

“Karena di barat dan utara Jakarta itu warga sangat membutuhkan air perpipaan. Inshaa Allah kalau pipanya semua baru, airnya siap minum,” tambah Arief.

Selain meningkatkan cakupan layanan hingga 100 persen pada 2030, PAM Jaya juga berfokus mengatasi penurunan muka air tanah di Jakarta.

- Advertisement -

“Bahkan kalau bisa nanti dalam waktu tertentu, mengembalikan membran air tanah itu untuk bisa menguatkan tanah di Jakarta. Itu yang menjadi salah satu penting kenapa ini harus kami lakukan,” ujar Arief.

Selain itu, Arief juga mengatakan penyesuaian tarif dilakukan tidak semata-mata naik tetapi justru ada yang turun. Untuk kelas masyarakat yang memang perlu mendapatkan bantuan, akan tetap menggunakan tarif yang terjangkau.

Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, turut mendukung kebijakan ini. Ia menilai kenaikan tarif sudah melalui pertimbangan mendalam selama dua tahun terakhir.

“Terkait masalah penyesuaian tarif PAM Jaya, terkait dengan masalah penyesuaian tarif, permasalahannya sudah cukup panjang,” kata Teguh dalam acara “Jakarta Update” yang digelar di Balai Kota Jakarta, Senin (23/12) malam.

Banyak sekali pertimbangan dan tarifnya tidak semata-mata naik.

“Tarif PAM Jaya sejak 2007-2024, artinya 17 tahun tak pernah naik,” katanya.

Teguh menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan layanan air perpipaan hingga cakupan 100 persen pada 2030. Penyesuaian ini juga dilakukan berdasarkan kajian mendalam selama dua tahun.

Meskipun akan menaikkan tarif, Teguh memastikan bahwa tarif air minum PAM JAYA masih menjadi yang termurah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

“Kemudian juga dibandingkan inflasi yang sekarang, nanti kenaikannya dibandingkan inflasinya jauh lebih ringan. Kalau menyumbang tingkat inflasi, mungkin hanya 0,015 persen,” katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru