Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Wali Kota Cimahi Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Ekonomi Lokal

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan peran Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai bagian dari strategi besar menciptakan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Potensi lokal diharapkan menjadi keunggulan KMP dalam menggerakkan perekonomian masyarakat Kota Cimahi.

“Koperasi Merah Putih adalah wadah usaha kolektif berbasis kebutuhan lokal. Keberadaannya harus benar-benar memberikan nilai tambah dan manfaat nyata bagi warga, bukan hanya sekadar formalitas,” ujarnya dalam kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi pengurus dan pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di gedung Cimahi Techno Park Jalan Baros Kota Cimahi, Selasa (25/8).

- Advertisement -

Kegiatan diinisiasi Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Cimahi. Diikuti oleh 120 peserta, terdiri atas 75 pengurus dan 45 pengawas koperasi, turut dihadirkan berbagai narasumber termasuk Lembaga Pendidikan Perkoperasian (LAPENKOP) dan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Kota Cimahi.

Ngatiyana mengingatkan agar para pengurus dan pengawas tidak terpaku pada koperasi simpan pinjam semata. “Sesuai arahan pemerintah pusat, KKMP diarahkan mengelola tujuh unit usaha, yakni apotek, klinik kesehatan, simpan pinjam, kantor koperasi, distribusi sembako, pergudangan termasuk cold storage, serta layanan logistik. Mari kita gali potensi ekonomi lokal, kembangkan usaha yang relevan, dan perkuat koperasi sebagai mesin ekonomi rakyat,” jelasnya.

- Advertisement -

Keterlibatan Kejaksaan Negeri Cimahi, lanjut Ngatiyana, dianggap penting untuk pengawasan kegiatan KKMP Kota Cimahi memastikan tata kelola koperasi berjalan transparan, akuntabel, dan terhindar dari penyalahgunaan. “Dengan pengawasan yang kuat, kami optimis KMP dapat tumbuh sehat, mandiri, dan menjadi pilar ekonomi di tingkat kelurahan,” imbuhnya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembentukan dan pendampingan koperasi, termasuk camat, lurah, dan satgas pengawasan KKMP yang dibentuk melalui SK Wali Kota pada 4 Agustus 2025. Dia mengingatkan para pengurus untuk mengelola KKMP dengan sepenuh hati.

“Jangan sekedar formalitas, atau dimanfaatkan kepentingan segelintir kelompok. Kita ingin koperasi menjadi mesin ekonomi yang nyata memberi manfaat bagi masyarakat Cimahi,” tandasnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Cimahi Hella Haerani menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap koperasi sangat tinggi. Banyak warga yang ingin menjadi pengurus, menunjukkan bahwa koperasi mendapat tempat di hati masyarakat. “Semangat ini menjadi modal sosial penting untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis gotong royong,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap koperasi tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga ruang pembelajaran kolektif yang menumbuhkan budaya gotong royong dan kemandirian ekonomi.

“Dengan pengurus dan pengawas yang berintegritas serta kompeten, Koperasi Kelurahan Merah Putih diyakini akan berkembang menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat termasuk di Kota Cimahi,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru