Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Percepatan Pemanfaatan Eks Wisma Atlet: Wamensesneg Resmikan Rumah Susun Blok C-2 Kemayoran

Pemerintah Indonesia terus mempercepat pemanfaatan aset negara eks Wisma Atlet agar kembali memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebagai langkah nyata, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro meresmikan Rumah Susun Blok C-2 Kemayoran yang kini difungsikan sebagai hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri.

Peresmian dan serah terima kunci dilakukan bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Didyk Choiroel, di kawasan Kemayoran, Jakarta. Acara ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 13 Tahun 2025 tentang Percepatan Pemanfaatan Rumah Susun Sewa Eks Wisma Atlet yang menjadi bagian dari Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Wamensesneg Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa Wisma Atlet memiliki sejarah panjang dan nilai strategis bagi bangsa. Dibangun pada 2016 untuk mendukung Asian Games 2018, gedung ini sempat bertransformasi menjadi Rumah Sakit Darurat COVID-19 saat pandemi melanda Indonesia.

“Wisma Atlet memiliki perjalanan sejarah yang sangat panjang dan bermakna. Dibangun pada tahun 2016 untuk mendukung Asian Games 2018, kemudian dimanfaatkan kembali sebagai Rumah Sakit Darurat COVID-19 pada masa pandemi dan menjadi saksi perjuangan bangsa menghadapi situasi sulit. Setelah pandemi berakhir, pemerintah melakukan revitalisasi secara menyeluruh agar fasilitas ini dapat terus hidup dan bermanfaat. Kini, Wisma Atlet kembali berfungsi sebagai rusun bagi ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri,” ucap Juri.

- Advertisement -

Ia menambahkan, pengelolaan dan penempatan penghuni dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dengan Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang ditunjuk pemerintah. Hingga kini, sebagian besar unit di Blok C-2 telah ditempati oleh pegawai dari berbagai kementerian dan lembaga negara.

“Kami terus berkoordinasi dengan PPK Kemayoran selaku Badan Layanan Umum yang ditunjuk sebagai pengelola Wisma Atlet serta instansi lainnya untuk memastikan proses penempatan berjalan lancar dan tepat sasaran,” imbuh Juri.

Selain Blok C-2, pemerintah juga tengah mempersiapkan Wisma Atlet Blok D-10 Kemayoran yang sedang menjalani proses revitalisasi. Target penyelesaiannya ditetapkan pada Desember 2025, dan mulai dapat digunakan pada Januari 2026.

“Blok D-10 ditargetkan siap digunakan pada Januari 2026. Nantinya, blok tersebut akan difungsikan tidak hanya untuk hunian ASN dan TNI/Polri, tetapi juga diarahkan pada pemanfaatan Barang Milik Negara lain seperti hotel dan serviced apartment, serta kemungkinan fasilitas rumah sakit apabila telah dikonfirmasi oleh PPK Kemayoran. Wisma Atlet ini nantinya juga diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar dapat menikmati manfaat dari infrastruktur publik yang telah dibangun dengan dana negara. Semua ini sejalan dengan program nasional tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Juri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam revitalisasi eks Wisma Atlet. “Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada kementerian dan lembaga yang telah mendukung proses ini sejak awal. Kolaborasi lintas sektor inilah yang memastikan bahwa setiap langkah kita dalam mengelola aset negara berjalan transparan, akuntabel, dan efisien, Kami ingin memastikan bahwa aset negara tidak berhenti pada simbol masa lalu, tetapi terus hidup dan memberi manfaat. Wisma Atlet adalah bukti bahwa setiap fasilitas publik dapat diadaptasi kembali sesuai kebutuhan zaman,” tutup Juri.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel menegaskan bahwa Wisma Atlet merupakan aset strategis negara dengan nilai historis tinggi. Kawasan ini terdiri atas dua area utama, yaitu Blok C-2 Pademangan dengan 1.932 unit dan Blok D-10 Kemayoran dengan 4.608 unit.

“Saat ini, 3 tower di Blok C-2 Pademangan telah siap dimanfaatkan sebagai hunian, sedangkan 6 tower di Blok D-10 Kemayoran sedang dalam proses revitalisasi lanjutan dan direncanakan selesai pada Desember 2025,” ucap Didyk.

Ia menambahkan, Tower 6 di Blok D-10 nantinya akan dialokasikan khusus bagi MBR dengan kapasitas 650 unit sebagai wujud komitmen pemerintah dalam penyediaan hunian layak dan terjangkau di kawasan strategis ibu kota.

Usai peresmian, Wamensesneg Juri bersama Didyk Choiroel meninjau langsung unit-unit hunian dan fasilitas pendukung, termasuk sistem gas rumah tangga yang disuplai oleh Perusahaan Gas Negara (PGN). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keamanan serta kelayakan sarana bagi para penghuni rusun.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama, Direktur Utama PPKK Teddy Robinson Siahaan, serta Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa I Kementerian PKP Elias Wijaya Panggabean.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru