spot_img

BERITA UNGGULAN

Bangun Kembali Kepercayaan Sosial di Era Digital: Pendidikan dan Literasi Digital Jadi Fondasi Utama

Di tengah arus teknologi yang berkembang pesat, membangun kembali kepercayaan sosial di dunia digital menjadi isu krusial bagi masyarakat global. Tantangan ini mengemuka dalam diskusi panel bertema “Rebuilding Social Trust in a Digital World” pada Konferensi Internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya (ICCCRL) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Institut Leimena, Selasa (11/11).

Para pemangku kepentingan dari sektor pendidikan, teknologi, dan penelitian menyampaikan bahwa kepercayaan sosial tidak dapat dipisahkan dari peningkatan literasi digital, pemahaman etika teknologi, dan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab.

Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikdasmen, Laksmi Dewi, menegaskan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam proses pembelajaran modern. Ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. “Dalam proses pendidikan, teknologi ini sangat penting digunakan karena menjadi alat bantu untuk mendukung keberhasilan proses pembelajaran, baik bagi guru maupun murid,” jelasnya.

Laksmi menjelaskan bahwa literasi digital bukan sekadar kemampuan mengakses teknologi. “Literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, mengkreasikan, dan mengomunikasikan informasi. Ini menjadi salah satu poin penting untuk menumbuhkan kepercayaan sosial dengan informasi-informasi yang disampaikan,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Kemendikdasmen telah menerapkan dua mata pelajaran berfokus teknologi, yaitu informatika serta coding dan kecerdasan buatan (AI). Mata pelajaran informatika kini wajib diikuti siswa dari kelas 7 hingga 12, sementara coding dan AI mulai diajarkan sebagai mata pelajaran pilihan sejak kelas 5 SD. Integrasi ini dinilai penting untuk memastikan generasi muda memiliki pemahaman yang kuat tentang teknologi digital sekaligus etika dalam penggunaannya.

Selain itu, Kemendikdasmen telah menyediakan berbagai panduan seperti panduan mata pelajaran informatika, coding dan AI, serta pemanfaatan AI bagi guru dan murid. “Semoga panduan-panduan ini bisa membantu para murid dan guru menggunakan teknologi, khususnya kecerdasan buatan ini untuk kepentingan pembelajaran,” pungkasnya.

Ismunandar, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Kebudayaan sekaligus Head of Adviser Day of AI Indonesia, menekankan pentingnya literasi AI sebagai salah satu pondasi kepercayaan digital.

Menurutnya, masyarakat harus memahami cara kerja AI, risiko bias, hingga etika dalam penggunaan media sosial. Program Day of AI menyediakan materi open source yang telah disesuaikan dengan konteks Indonesia sehingga dapat digunakan secara luas oleh para guru. “Jadi, esensinya ini memahami AI, etis dan responsibel, dengan materi yang inklusif untuk semua,” ujar Ismunandar.

Dari perspektif akademik, Irini Nalis-Neuner, Postdoctoral Researcher di Christian Doppler Laboratory for Recommender System, menyoroti pentingnya membangun kepercayaan sosial melalui penggunaan AI yang bertanggung jawab dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

Ia memperkenalkan konsep Digital Humanism, yaitu pendekatan yang menempatkan manusia, etika, dan nilai-nilai sosial di pusat perkembangan teknologi.

Melalui diskusi ini, para pemangku kepentingan dari berbagai bidang menegaskan pentingnya pendidikan dan literasi digital dalam membangun kembali kepercayaan sosial di dunia digital. Sinergi antara teknologi, etika, dan nilai kemanusiaan diyakini menjadi kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, aman, dan saling percaya di era digital.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru