Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menargetkan pembentukan 133 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Jepara, termasuk 12 dapur di Kecamatan Bangsri.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, saat meresmikan dapur SPPG yang dikelola LKSA Muhammadiyah Jepara, di kompleks Perguruan Muhammadiyah Bangsri, Selasa (11/11).
Wabup menyampaikan apresiasi kepada pihak Muhammadiyah, atas dukungannya terhadap program nasional tersebut. Pasalnya, saat ini, saat ini, baru empat dapur yang beroperasi di wilayah Bangsri.
“Ini adalah bentuk nyata bahwa Muhammadiyah ikut membantu mewujudkan visi-misi presiden menuju Indonesia Emas, salah satunya melalui program MBG,” ujar Gus Hajar, sapaan akrabnya, saat meresmikan dapur SPPG yang dikelola Lembaga Kesejahteraan LKSA Muhammadiyah Jepara, di kompleks Perguruan Muhammadiyah Bangsri, Selasa (11/11).
Wabup menyampaikan, fokus pembangunan pemerintah kini beralih dari infrastruktur ke penguatan sumber daya manusia. Untuk itu, dia meminta untuk memastikan tanggung jawab mutu dan kelayakan program.
“Saya berharap LKSA Muhammadiyah menjaga kualitas MBG, baik dari segi penyajian maupun porsi. Jangan sampai muncul laporan soal menu yang kurang pantas,” pesannya.
Sebagai informasi, hingga kini, Muhammadiyah telah mengelola 10 SPPG di Kabupaten Jepara, dengan empat dapur yang sudah aktif di PKU Muhammadiyah Mayong, Kuanyar Mayong, PCM Sekuro Mlonggo, dan Bangsri.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)












