Kemenpar Republik Indonesia memperkuat posisi Indonesia di panggung global melalui partisipasi dalam ajang pariwisata internasional World Travel Market (WTM) London 2025, yang digelar di ExCel London, Inggris..
Kehadiran Indonesia dalam pameran pariwisata bergengsi ini mengusung semangat “Go Beyond Ordinary”, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mempromosikan pariwisata berkualitas (quality tourism) yang bernilai, berdampak, dan berkelanjutan.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan, keikutsertaan Indonesia di WTM London tidak hanya berfokus pada promosi destinasi wisata, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi pariwisata Indonesia di kancah internasional.
“Melalui tema Go Beyond Ordinary, kami ingin memperkenalkan konsep quality tourism, pariwisata yang bernilai, berdampak, dan berkelanjutan,” ujar Menteri Widiyanti.
WTM London dikenal sebagai salah satu pameran pariwisata terbesar dan tertua di dunia sejak 1980, menjadi tempat pertemuan pelaku industri global — mulai dari agen perjalanan, operator tur, hotel, hingga maskapai penerbangan — untuk memperluas jejaring dan membuka peluang kerja sama bisnis baru.
Tahun ini, Indonesia menampilkan tiga pilar utama dalam mendorong quality tourism: gastronomy tourism, wellness tourism, dan marine tourism. Ketiganya mencerminkan kekayaan budaya, keindahan alam, serta kreativitas masyarakat Indonesia dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan.
Partisipasi Indonesia di WTM London juga bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dari pasar Eropa, khususnya Inggris Raya, serta memperkuat brand awareness “Wonderful Indonesia” di pasar global.
Menteri Widiyanti menegaskan bahwa keberhasilan misi promosi ini merupakan hasil kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, dan perwakilan Indonesia di luar negeri, termasuk KBRI London di bawah kepemimpinan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Britania Raya, Irlandia, dan Organisasi Maritim Internasional.
“Dengan semangat Go Beyond Ordinary di Paviliun Wonderful Indonesia, kami ingin menginspirasi dunia untuk menjelajahi keajaiban Indonesia, bukan hanya karena keindahannya, tetapi karena nilai budaya dan keramahan yang menjadi jiwa bangsa kita,” katanya.
Paviliun Wonderful Indonesia menempati area seluas 246,5 meter persegi di Booth N9-220, menampilkan desain modern, ramah lingkungan, dan berkarakter kuat. Paviliun ini diisi oleh 46 pelaku industri pariwisata nasional, mencakup hotel, agen perjalanan, serta destination management company (DMC), dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menghadirkan tujuh pelaku industri daerah.
Konsep “Go Beyond Ordinary” tercermin dalam desain paviliun yang memadukan unsur tradisional dan futuristik, menonjolkan narasi Indonesia sebagai destinasi yang kaya pengalaman dan berorientasi pada keberlanjutan.
Melalui partisipasi di WTM London 2025, Kemenpar menargetkan sejumlah capaian strategis, di antaranya meningkatkan eksistensi Indonesia di pasar internasional, menemukan potential buyers baru, serta memperkuat kerja sama bisnis antara pelaku wisata nasional dan mitra global.
Kementerian juga menargetkan potensi transaksi lebih dari Rp7 triliun selama penyelenggaraan berlangsung — angka yang mencerminkan besarnya minat pasar global terhadap industri pariwisata Indonesia.
Partisipasi ini menjadi bentuk nyata dari strategi collaborative marketing antara pemerintah dan industri pariwisata nasional untuk memperkuat daya saing Indonesia di ranah global.
Acara pembukaan Paviliun Wonderful Indonesia dipimpin langsung oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, didampingi Deputi Bidang Pemasaran Ni Made Ayu Marthini, dan Asisten Deputi Pemasaran Mancanegara III Raden Wisnu Sindhutrisno.
Turut hadir Duta Besar RI untuk Britania Raya Desra Percaya, Wakil Kepala Perwakilan RI di London Sahadatun Donatirin, serta para pelaku industri pariwisata nasional yang menjadi co-exhibitors di bawah jenama Wonderful Indonesia.
Melalui partisipasi aktif di WTM London 2025, Kemenpar menegaskan komitmen Indonesia untuk mewujudkan pariwisata yang berdaya saing global, berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.
Dengan semangat Go Beyond Ordinary, Indonesia hadir bukan sekadar menawarkan destinasi, tetapi mengajak dunia untuk merasakan keajaiban budaya, kuliner, dan keramahan khas nusantara.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)












