BerandaParlemenDidukung Senator Lia Istifhama, Diplomasi Khofifah ke Tiongkok Dinilai Sentuh Akar Kesejahteraan...

Didukung Senator Lia Istifhama, Diplomasi Khofifah ke Tiongkok Dinilai Sentuh Akar Kesejahteraan Rakyat

Langkah diplomasi internasional Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mendapat sorotan positif. Kehadirannya memenuhi undangan resmi Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya, Sabtu petang, dinilai sebagai ikhtiar strategis yang menyentuh langsung akar kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Pertemuan Gubernur Khofifah dengan Konsul Jenderal RRT Ye Su tidak dimaknai sekadar seremoni hubungan bilateral, melainkan sebagai upaya konkret membangun kolaborasi inklusif di sektor pendidikan dan ekonomi strategis.

- Advertisement -

Salah satu fokus utama dialog adalah penguatan kualitas sumber daya manusia. Gubernur Khofifah secara khusus membahas keberlanjutan program beasiswa bagi pelajar berprestasi Jawa Timur untuk menempuh pendidikan di Tiongkok. Selain itu, peningkatan kapasitas tenaga pendidik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga menjadi perhatian, agar kurikulum vokasi selaras dengan kebutuhan industri global yang terus berkembang.

Dalam keterangannya, Khofifah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memperluas jejaring internasional yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Sinergi global harus memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Khofifah.

Selain pendidikan, Jawa Timur yang dikenal sebagai tulang punggung industri nasional menjadi magnet kerja sama ekonomi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan peluang alih teknologi, penguatan rantai pasok industri, serta peningkatan posisi manufaktur Jawa Timur dalam ekosistem industri global.

Tak kalah penting, diplomasi ini juga membuka peluang besar bagi komoditas unggulan daerah, khususnya sarang burung walet. Produk asal Jawa Timur tersebut memiliki kualitas tinggi dan permintaan kuat di pasar Tiongkok. Dengan dukungan regulasi yang harmonis dan kerja sama perdagangan berkelanjutan, komoditas ini diharapkan mampu menjadi pengungkit kesejahteraan pelaku UMKM hingga ke pelosok daerah.

Langkah strategis Gubernur Khofifah ini mendapat apresiasi dari Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Tokoh yang akrab disapa Ning Lia menilai diplomasi lintas negara yang dibangun Pemprov Jatim bukan sekadar mengejar angka investasi, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas manusia dan kemandirian ekonomi daerah.

“Kerja sama ini menyentuh langsung akar kesejahteraan rakyat. Penguatan kompetensi guru SMK dan pembukaan akses pasar ekspor bagi produk unggulan seperti sarang walet memberi peluang nyata bagi masyarakat Jawa Timur untuk tumbuh di level global,” ujar Lia Istifhama.

Meski demikian, Ning Lia juga mengingatkan pentingnya menjaga kedaulatan ekonomi daerah di tengah arus globalisasi. Menurutnya, setiap kolaborasi internasional harus disertai regulasi dan pengawasan yang kuat agar tetap berpihak pada kepentingan lokal.

“Jawa Timur harus menjadi aktor utama yang mandiri dan melindungi pelaku usaha dalam negeri, bukan sekadar menjadi pasar bagi produk asing,” tegasnya.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi realisasi program-program konkret yang berkelanjutan, baik di bidang pendidikan, industri, maupun perdagangan, demi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur ke depan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM