spot_img

BERITA UNGGULAN

Lia Istifhama Apresiasi Mudik Gratis Pemprov Jatim 2026, Bukti Negara Hadir untuk Masyarakat

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama, mengapresiasi program Mudik Gratis Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang kembali digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada 2026. Program yang diinisiasi di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini menyiapkan kuota bagi 7.000 warga untuk pulang ke kampung halaman secara aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Menurut Lia yang akrab disapa Ning Lia, mudik gratis bukan sekadar layanan transportasi tahunan, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat, khususnya pekerja dan keluarga berpenghasilan terbatas.

“Program mudik gratis ini bukan sekadar layanan transportasi, tetapi bentuk kepedulian pemerintah agar masyarakat bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa terbebani biaya perjalanan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/3/2026).

Selain kepada Gubernur Khofifah, Lia juga menyampaikan penghargaan kepada Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, atas kesiapan teknis dan manajerial dalam menyukseskan program tersebut.

Ia menilai koordinasi antara Dishub Jatim, Organda, dan penyedia jasa angkutan laut menjadi kunci kelancaran pelaksanaan mudik gratis setiap tahun.

“Saya juga mengapresiasi Kepala Dishub Jatim Bapak Nyono beserta jajaran yang telah mempersiapkan program ini dengan matang. Ini menunjukkan komitmen pelayanan publik yang serius, mulai dari aspek keselamatan, kenyamanan, hingga ketepatan jadwal,” tegasnya.

DPada pelaksanaan tahun ini, Pemprov Jatim menargetkan 7.000 pemudik dengan tujuan ke 20 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur. Sebanyak 4.000 penumpang diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan armada bus dengan 17 jurusan.

Beberapa rute yang disiapkan antara lain Surabaya–Madiun, Magetan, Ponorogo, Nganjuk (via arteri), Tulungagung, Blitar (via Pare), Trenggalek, Bondowoso, Pacitan, Jember, Blitar (via Malang), Banyuwangi (via Jember dan Situbondo), Ngawi, Tuban, Sumenep, hingga Bojonegoro.

Pendaftaran online dibuka pada 2–4 Maret 2026 selama kuota masih tersedia, sedangkan pendaftaran langsung dijadwalkan pada 8 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi.

Selain jalur darat, sebanyak 3.000 penumpang akan dilayani melalui jalur laut dengan estimasi 250 orang dalam 12 kali pemberangkatan. Dua rute kapal laut yang disiapkan yakni dari Pelabuhan Jangkar (Situbondo) menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi (Sumenep).

Keberangkatan rute Jangkar–Raas dijadwalkan pada 8, 12, 15, dan 17 Maret 2026. Sementara rute Jangkar–Sapudi pada 11 dan 16 Maret 2026.

Pemprov Jatim juga menyediakan layanan angkut motor gratis sebanyak 200 unit untuk menekan risiko kecelakaan akibat perjalanan jauh menggunakan sepeda motor saat arus mudik. Pengiriman motor dilayani ke enam daerah tujuan, yakni Banyuwangi, Jember, Tulungagung, Trenggalek, Madiun, dan Ponorogo, dengan jadwal keberangkatan 18 Maret 2026.

Untuk arus balik, armada kapal laut telah disiapkan dengan rute Raas–Jangkar pada 29 Maret serta 2, 4, dan 6 April 2026. Sedangkan rute Sapudi–Jangkar pada 27 dan 31 Maret 2026.

Lia berharap program mudik gratis Pemprov Jatim dapat terus berkelanjutan dan diperluas cakupannya pada tahun-tahun mendatang.

“Ini adalah kolaborasi yang baik antara kepemimpinan Gubernur Khofifah dan jajaran teknis di Dishub Jatim. Semoga masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena kuota terbatas dan manfaatnya sangat besar,” pungkas Ning Lia senator asal Jawa Timur ini.

Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru