Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggelar Workshop Mencanting Batik dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan budaya batik sekaligus menanamkan nilai ketelitian dan kesabaran dalam bekerja kepada aparatur sipil negara (ASN).
Menteri PANRB, Rini Widyantini, menyampaikan bahwa proses mencanting batik memiliki makna mendalam yang relevan dengan dunia kerja, khususnya dalam pelayanan publik.
“Batik bukan sekadar kain. Ia adalah cara kita menyimpan dan mewariskan pengetahuan. Setiap titik malam yang ditorehkan melalui canting bukan hanya membentuk motif, tetapi juga myimpan nilai, kearifan, dan perjalanan budaya bangsa kita,” ujarnya saat membuka Workshop Mencanting Batik, di Kantor Kementerian PANRB, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan bahwa proses sederhana seperti mencanting batik dapat menjadi refleksi bagi ASN dalam memahami pentingnya kualitas kerja yang tidak bisa dipercepat atau dilompati. Mencanting mengajarkan bahwa setiap garis membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Tidak bisa dipercepat, dan tidak bisa dilompati. Cara kerja seperti ini sangat dekat dengan pelayanan publik, yang menuntut kehadiran penuh, ketepatan, dan tanggung jawab dalam setiap prosesnya.
Melalui kegiatan ini, Rini juga menekankan bahwa transformasi dalam melayani masyarakat tidak hanya berbicara tentang efisiensi sistem, tetapi juga menjaga kualitas interaksi dan nilai dalam setiap pekerjaan.
Kementerian PANRB turut menggandeng unit Perpustakaan internal serta Museum Batik Indonesia dalam penyelenggaraan workshop ini sebagai bentuk kolaborasi dalam menghadirkan pembelajaran yang sederhana namun bermakna.
Selain itu, Rini mengajak ASN untuk memaknai inovasi secara lebih luas. Menurutnya, inovasi tidak selalu berarti menciptakan hal baru, tetapi juga kemampuan mengolah dan memaknai kembali pengetahuan yang sudah ada agar relevan dengan kebutuhan saat ini.
“Semoga melalui kegiatan ini tidak hanya memberi pengalaman, tetapi juga mengingatkan kita bahwa kualitas kerja sering kali ditentukan oleh hal-hal sederhana, ketelitian, kesabaran, dan konsistensi,” pungkasnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)












