Penerapan sistem kerja fleksibel atau Work From Home (WFH) bagi pegawai Bea Cukai pada hari Jumat dipastikan tidak akan mengganggu pelayanan kepabeanan dan cukai kepada masyarakat. Kebijakan ini justru dirancang untuk meningkatkan efektivitas kerja tanpa mengurangi kualitas layanan publik.
Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor 2/MK/SJ/2026 tentang Pedoman Sistem Kerja Fleksibel dan Efisiensi Pelaksanaan Tugas Kedinasan di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Dalam aturan tersebut, instansi diberikan ruang untuk menerapkan pola kerja yang adaptif, termasuk WFH, dengan tetap mengedepankan kinerja dan pelayanan.
Meski sebagian pegawai menjalankan tugas dari rumah setiap Jumat, unit kerja yang memiliki fungsi operasional dan pelayanan langsung tetap melakukan pengaturan kehadiran pegawai. Langkah ini memastikan seluruh proses pelayanan, baik di kantor pelayanan maupun di lapangan, tetap berjalan normal tanpa hambatan.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap perubahan pola kerja tersebut. “Penerapan WFH pada hari Jumat tidak mengurangi kualitas dan ketersediaan layanan kami. Unit kerja tetap mengatur penugasan pegawai secara proporsional, sehingga pelayanan dan pengawasan tetap berjalan optimal,” ujar Budi.
Selain layanan tatap muka di kantor, Bea Cukai juga mengoptimalkan kanal layanan jarak jauh. Masyarakat dan pengguna jasa dapat memanfaatkan layanan Bravo Bea Cukai 1500225 serta berbagai kanal komunikasi melalui media sosial resmi yang tetap aktif melayani setiap saat.
Menurut Budi, penguatan layanan digital menjadi salah satu kunci dalam menjaga kualitas pelayanan di tengah penerapan sistem kerja fleksibel. “Kami memastikan seluruh kanal layanan tetap responsif, sehingga kebutuhan informasi maupun konsultasi dari masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat,” tambahnya.
Dengan pengaturan kerja yang adaptif serta dukungan teknologi informasi, Bea Cukai menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Penerapan WFH akan menjadi bagian dari transformasi kerja yang semakin modern, efisien, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)













