Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh Presiden RI Prabowo Subianto disambut optimistis oleh DPR RI. Arah kebijakan tersebut dinilai menunjukkan keyakinan pemerintah bahwa perekonomian nasional akan terus tumbuh dan semakin kuat pada tahun mendatang.
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menilai proyeksi yang disampaikan Presiden mencerminkan optimisme yang realistis, dengan tetap mempertimbangkan berbagai tantangan global maupun domestik yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional.
“Insyaallah kondisi ekonomi 2027 akan lebih baik. Pemerintah juga sudah menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi,” ujar Saan kepada awak media di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, gejolak ekonomi global seperti fluktuasi nilai tukar, tekanan terhadap pasar keuangan, serta ketidakpastian geopolitik merupakan dinamika yang wajar. Namun, Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat untuk menjaga momentum pertumbuhan.
Saan menambahkan, berbagai program prioritas pemerintah yang saat ini dijalankan diyakini akan mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional. Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas lapangan kerja, dan mendorong pemerataan kesejahteraan.
Politisi Fraksi Partai NasDem itu menegaskan bahwa RAPBN 2027 harus menjadi instrumen fiskal yang efektif untuk menjaga stabilitas sekaligus mempercepat transformasi ekonomi nasional. “Yang paling penting adalah pertumbuhan ekonomi itu berkualitas, mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya beli masyarakat, dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa nilai tukar rupiah dan pasar saham akan tetap terkendali seiring langkah-langkah antisipatif yang disiapkan pemerintah dan otoritas terkait. Menurut Saan, sinergi antara pemerintah, DPR RI, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan terhadap perekonomian nasional.
DPR RI, lanjutnya, akan terus mengawal pembahasan RAPBN 2027 agar kebijakan fiskal yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung agenda pembangunan nasional. “Kita optimistis dengan kebijakan yang tepat dan kerja sama semua pihak, ekonomi Indonesia pada 2027 akan berada dalam kondisi yang lebih baik,” pungkasnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)











