Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Robert Rouw meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyusun roadmap modernisasi alat deteksi cuaca guna meningkatkan kualitas layanan informasi meteorologi dan mitigasi bencana. Menurutnya, pembaruan teknologi perlu dilakukan secara terencana agar pelayanan BMKG dapat mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Robert menilai modernisasi peralatan menjadi penting mengingat sejumlah alat pemantauan cuaca yang dimiliki BMKG saat ini sudah berusia lama dan membutuhkan peremajaan. Karena itu, Komisi V mendorong adanya perencanaan jangka panjang terkait kebutuhan alat, pemeliharaan, hingga dukungan anggaran.
“Jadi saya kira ini perlu punya roadmap yang baik. Bahwa melalui rapat ini saya minta teman-teman dari mitra, tolong kami minta roadmap. Ke depan lima tahun seperti apa. Roadmap keberlanjutannya seperti apa” ujar Robert dalam rapat kerja (Raker) bersama BMKG dan BNPT/Basarnas di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Robert menjelaskan, roadmap tersebut diperlukan agar DPR memiliki gambaran menyeluruh terkait kondisi peralatan BMKG saat ini maupun kebutuhan pengembangannya di masa mendatang. Dengan begitu, dukungan anggaran dapat diperjuangkan secara lebih terukur dan tepat sasaran.
Ia juga menyoroti tingginya biaya perawatan alat yang harus menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, tanpa perencanaan yang matang, anggaran yang terbatas justru akan habis hanya untuk menutup biaya pemeliharaan alat lama tanpa adanya peningkatan kualitas layanan.
“Jangan semua kita pakai. Jadi, perlu kami juga mendapat roadmap tentang bagaimana BMKG sekarang ini untuk deteksi cuaca punya apa saja yang ada, perkembangan teknologi seperti apa ke depan, yang perlu BMKG memperbaiki peralatannya untuk memberikan informasi yang lebih baik terhadap cuaca,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.
Lebih lanjut, Robert menyatakan Komisi V siap membantu memperjuangkan kebutuhan anggaran BMKG kepada pemerintah, termasuk kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kementerian Keuangan, maupun Bappenas. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar modernisasi peralatan BMKG tidak dilakukan secara tambal sulam setiap tahun.
“Maka tahun ini BMKG perlu mendapat dukungan anggaran yang memadai. Namun, dukungan tersebut harus berbasis perencanaan jangka panjang, bukan sekadar tambal sulam anggaran setiap tahun,” pungkasnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)











