BerandaPemda500 Anak Yatim di Kedungwaringin Bekasi Terima Santunan Akbar, Sekda Endin Samsudin...

500 Anak Yatim di Kedungwaringin Bekasi Terima Santunan Akbar, Sekda Endin Samsudin Beri Motivasi

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin menghadiri kegiatan santunan akbar bagi 500 anak yatim dari tujuh desa di Kecamatan Kedungwaringin di Lapangan Masjid Jami An Nur, Desa Waringinjaya (28/6/2026).

Program sosial yang memasuki tahun ketiga itu menjadi wujud kepedulian masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan anak yatim di Kecamatan Kedungwaringin.

- Advertisement -

Endin Samsudin mengatakan santunan diharapkan memberi semangat kepada anak yatim agar tetap optimistis mengejar pendidikan dan cita-cita.

“Hari ini merupakan hari kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Jangan pernah berkecil hati. Rasulullah SAW juga tumbuh sebagai anak yatim, namun mampu menjadi pemimpin umat yang sukses. Semoga ini menjadi motivasi bahwa keberhasilan lahir dari perjuangan dan keteguhan hati,” ujarnya.

Endin mengapresiasi donatur, Unit Pengumpul Zakat An Nur, pemerintah desa, panitia, dan masyarakat yang konsisten menyelenggarakan program tersebut.

Menurutnya, kepedulian sosial yang terus terjaga mampu menghadirkan manfaat nyata sekaligus memperkuat budaya saling membantu di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan apa yang didonasikan oleh para donatur, senantiasa bermanfaat untuk anak-anak kita dan menjadi keberkahan. Ke depan, semoga anak-anak kita ini menjadi anak yang sukses dan tentunya kelak mampu berbagi dengan yang lainnya,” terangnya.

Ketua Unit Pengumpul Zakat An Nur Desa Waringinjaya Tijar Ashari mengatakan jumlah penerima santunan meningkat menjadi 500 anak dari tujuh desa tahun ini.

Pelaksanaan pertama menjangkau 130 anak, kemudian meningkat menjadi 180 anak, sebelum akhirnya mencapai 500 penerima pada 2026.

Tijar menjelaskan dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp94.988.000 berkat dukungan para donatur dan masyarakat.

Selain santunan tahunan, Unit Pengumpul Zakat An Nur rutin menyalurkan bantuan bulanan kepada 33 anak yatim, sekitar 86 dhuafa lanjut usia, guru ngaji, marbot masjid, pengurus makam, dan warga yang membutuhkan.

“Kami ingin merubah para Mustahik agar bisa menjadi Muzaki di kemudian hari. Harapannya minimal para yatim binaan ke depan mereka menjadi orang sukses sehingga di masa depan bisa menjadi Muzaki atau pemberi bantuan kepada anak-anak yatim lainnya,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM