Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang berlangsung semarak di halaman Depan Balai Kota Malang, Jumat (24/4/2026). Kegiatan yang dikemas dalam Hari Bakti 112 Kota Malang bertajuk ‘Lintas Layanan, Bergerak Bersama, Mbois Berkelas”, ini menghadirkan berbagai stan layanan publik, pemberdayaan ekonomi, serta kampanye hidup sehat dan ramah lingkungan.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyapa warga yang sedang melakukan pembayaran PBB di stan Bapenda Kota Malang
Stan layanan publik dari perangkat daerah di lingkungkan Pemkot Malang dihadirkan, ada juga bazar produk UMKM, Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ), apel bike to work, grand final lomba permainan tradisional, hingga pembagian 1.112 tumbler gratis sebagai upaya mengurangi sampah plastik.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan apel pagi sengaja digelar sebagai bagian dari kebijakan penggunaan moda transportasi ramah lingkungan. “Setiap hari Jumat saya sudah mengeluarkan surat edaran agar ke kantor menggunakan sepeda, transportasi umum, atau kendaraan non-fosil. Ini kita gencarkan untuk membuktikan bahwa aktivitas kita bisa lebih ramah lingkungan,” ajaknya.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar Balai Kota Malang sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan kota.
Dalam rangkaian HUT ke-112 ini, Pemerintah Kota Malang turut menggelar lomba permainan tradisional seperti dakon, bekel, dan orado (domino).
Menurut Wahyu, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan sifat kebersamaan, khususnya pada anak-anak. “Kita ingin menghidupkan kembali permainan tradisional yang mengedepankan kerja sama dan kebersamaan. Ini juga sejalan dengan kebijakan pembatasan penggunaan gawai untuk anak di bawah 16 tahun,” katanya.
Di sisi lain, Pemkot Malang juga menegaskan komitmennya dalam mengurangi penggunaan plastik. Dalam berbagai kegiatan perkantoran, penggunaan botol plastik mulai digantikan dengan wadah berbahan kaca. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengurangi penggunaan plastik. Ini sudah menjadi bagian dari kebijakan yang kita jalankan,” tambahnya.
Perayaan ini juga menghadirkan berbagai layanan publik yang dapat diakses langsung oleh masyarakat, di antaranya layanan administrasi kependudukan dari Dispendukcapil, perizinan dan penanaman modal dari Disnaker PMPTSP, layanan pajak dan PBB dari Bapenda dan Bank Jatim, layanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, hingga layanan perbankan, Samsat, dan Perumda Tugu Tirta.
Selain itu, pelaku UMKM turut meramaikan kegiatan dengan menjajakan produk di kawasan Jalan Gajah Mada, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus mendukung produk lokal.
Melalui perayaan ini, Pemerintah Kota Malang tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memperkuat pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta mengajak warga untuk menerapkan gaya hidup sehat dan peduli lingkungan.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






