spot_img

BERITA UNGGULAN

Indonesia dan Australia Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Fokus pada Mineral Kritis dan Ketahanan Energi

Hubungan bilateral dan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Australia, memasuki babak baru yang semakin erat dan strategis. Dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan dan Pariwisata Australia Don Farrell, di sela acara Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) OECD 2026, kedua negara sepakat untuk memperkokoh kerja sama ekonomi guna menghadapi tantangan global.

Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan formal di sela acara PTM OECD 2026, namun memperkuat komitmen kedua negara untuk terus berkolaborasi dalam merespons dinamika global. Selain itu juga dibahas dukungan kuat Australia kepada Indonesia, baik dalam proses aksesi menjadi negara Anggota OECD maupun yang terkait dengan keanggotaan di CPTPP.

Isu-Isu Strategis yang dibahas di Pertemuan

Kolaborasi Mineral Kritis: Kedua negara sepakat untuk menyinergikan potensi unggulan masing-masing; Indonesia dengan cadangan nikel yang melimpah dan Australia dengan keahlian serta pasokan lithium. Sebagai langkah konkret, Australia akan segera memberikan prospektus proyek-proyek lithium siap garap (shovel-ready) agar dapat diakses oleh investor.

Dukungan Penuh untuk Aksesi Indonesia: Australia menyatakan dukungan penuh terhadap ambisi Indonesia untuk bergabung dengan OECD dan CPTPP, yang dinilai sangat penting bagi posisi tawar ekonomi Indonesia di kancah global. Meskipun sempat ada kekhawatiran terkait posisi Meksiko, isu tersebut kini telah berhasil diselesaikan melalui jalur diplomasi.

Proyek Fasilitas Minyak Strategis: Sebagai upaya meningkatkan ketahanan energi kawasan dan mengurangi ketergantungan pada pasokan Timur Tengah, Indonesia mengusulkan pembangunan fasilitas penyimpanan minyak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dekat Selat Malaka. Proyek ini akan melibatkan Dana Abadi Indonesia (*Sovereign Wealth Fund*) dan menawarkan insentif pajak yang menarik bagi perusahaan Australia.

Keberlanjutan Program Prospera: Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan melalui program Prospera Phase Two, yang terbukti efektif dalam memperkuat stabilitas keuangan, ketahanan makroekonomi, dan mendorong pertumbuhan produktivitas.

Kemudahan Perdagangan dan Pangan: Kedua pihak sepakat untuk membenahi alur pasokan biji-bijian dan mempercepat proses izin impor pertanian yang sempat mengalami kendala. Selain itu, proses sertifikasi halal bagi produk Australia dipastikan berjalan lancar berkat adanya mekanisme Mutual Recognition Arrangement (MRA).

Menghadapi Tantangan Global: Kedua negara turut membahas dampak kebijakan perdagangan sepihak Amerika Serikat, seperti tarif Section 301, serta memantau perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah yang mempengaruhi konektivitas penerbangan internasional.

Menatap Masa Depan Bersama

Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dunia, Menko Airlangga dan Menteri Farrell menegaskan bahwa sinergi adalah kunci. “Hubungan kita bukan hanya tentang angka perdagangan, tetapi tentang bagaimana kita saling mendukung untuk mencapai ketahanan dan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar perwakilan dalam diskusi tersebut.

Terkait transisi energi, meskipun kedua negara saat ini masih bertumpu pada sumber energi fosil, terdapat komitmen kuat untuk terus menjajaki potensi energi terbarukan, termasuk diskusi masa depan mengenai proyek infrastruktur energi seperti kabel surya antarnegara.

Pertemuan ini menjadi bukti bahwa Indonesia dan Australia adalah mitra strategis yang saling melengkapi. Dengan adanya rencana tindak lanjut yang jelas, diharapkan kerja sama ini tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga stabilitas kawasan di masa depan. Kedua pihak berkomitmen untuk terus memantau setiap progres yang telah dibahas demi memastikan seluruh rencana dapat terealisasi dengan optimal bagi kepentingan publik di kedua negara.

Dalam pertemuan ini, Menko Airlangga didampingi Duta Besar RI di Paris Mohamad Oemar, Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso dan Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi Internasional dan Investasi Edi Prio Pambudi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru