Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg RI) berhasil meraih Sertifikasi Tier III Facility Data Center dari Uptime Institute, sebuah pengakuan internasional yang menandai semakin kuatnya keandalan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di lingkungan lembaga kepresidenan.
Sertifikasi tersebut diterima melalui Pusat Infrastruktur Sistem Jaringan dan Keamanan Siber, Badan Teknologi, Data, dan Informasi (BTDI) Kemensetneg dalam acara penyerahan plakat sertifikasi yang berlangsung di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam upaya Kemensetneg memperkuat layanan digital yang mendukung tugas dan fungsi Presiden serta Wakil Presiden dalam menjalankan pemerintahan.
Kepala Badan Teknologi, Data, dan Informasi Kemensetneg, Gogor Oko Nurhayoko, menyampaikan bahwa perolehan Tier Certification of Constructed Facility (TCCF) Tier III merupakan bukti meningkatnya kualitas infrastruktur dan layanan teknologi informasi yang dimiliki Kemensetneg.
“Perolehan Sertifikasi TCCF Tier III ini merupakan capaian Kementerian Sekretariat Negara secara institusional. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kita memiliki kualitas yang makin andal dalam memberikan layanan TIK kepada Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden,” ujar Gogor.
Menurutnya, sebagai institusi yang bertanggung jawab memberikan dukungan teknologi informasi kepada Presiden dan Wakil Presiden, Kemensetneg terus berkomitmen menghadirkan layanan yang modern, berstandar internasional, dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa transformasi digital di lingkungan pemerintahan tidak cukup hanya mengandalkan teknologi terkini, tetapi juga harus ditopang oleh standar kualitas yang diakui secara global.
“Teknologi yang digunakan harus yang paling modern, tidak boleh ketinggalan zaman. Namun tidak cukup hanya modern, layanan yang kita berikan juga harus memiliki standar yang jelas dan terukur melalui sertifikasi yang diakui secara internasional,” ungkap Gogor.
Lebih lanjut, Gogor menegaskan bahwa keberhasilan memperoleh sertifikasi Tier III bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah awal untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital dan kapasitas infrastruktur data center di lingkungan Kemensetneg.
Ia mendorong seluruh jajaran untuk terus melakukan inovasi, memperkuat kolaborasi dengan mitra strategis, serta mengembangkan kapasitas sumber daya manusia guna mendukung peningkatan standar layanan teknologi informasi.
“Kita tidak boleh cepat puas dengan pencapaian saat ini. Ke depan, kita harus terus meningkatkan kapasitas dan memperjuangkan pencapaian standar yang lebih tinggi, termasuk menuju Tier IV, agar kualitas layanan TIK Kemensetneg semakin unggul dan berkelanjutan,” tegas Gogor.
Sertifikasi Tier III Facility Data Center menunjukkan bahwa pusat data Kemensetneg telah memenuhi standar internasional dalam aspek keandalan operasional, ketersediaan layanan, serta kemampuan pemeliharaan tanpa mengganggu operasional sistem yang berjalan.
Dengan capaian tersebut, Kemensetneg diharapkan semakin mampu menghadirkan layanan teknologi informasi yang aman, andal, dan berkelanjutan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif serta memperkuat transformasi digital di lingkungan lembaga kepresidenan.
Penyerahan plakat sertifikasi dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Uptime Institute, Laurensius Susanto, kepada Kepala Badan TDI Kemensetneg, Gogor Oko Nurhayoko, serta disaksikan jajaran pimpinan dan pejabat terkait di lingkungan Kemensetneg.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)









