BerandaParlemenRumah Aspirasi Sonny T. Danaparamita Tutup Bulan Bung Karno dengan Aksi Nyata...

Rumah Aspirasi Sonny T. Danaparamita Tutup Bulan Bung Karno dengan Aksi Nyata untuk Rakyat Bondowoso

Di banyak tempat, Bulan Bung Karno diperingati lewat upacara, seminar, atau diskusi kebangsaan. Di Bondowoso, penutup peringatan itu hadir dalam bentuk yang lebih sederhana, tetapi menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ratusan paket berisi beras dan telur diantarkan kepada para lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui yang tinggal di wilayah rentan pangan. Bagi sebagian keluarga, bantuan itu mungkin hanya cukup memenuhi kebutuhan beberapa hari. Namun di balik paket sederhana tersebut, tersimpan pesan yang lebih besar: perjuangan harus hadir dalam tindakan nyata.

- Advertisement -

Itulah yang dilakukan Rumah Aspirasi Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, melalui SeTretanan Dhibik (STD) Bondowoso sebagai penutup rangkaian Bulan Bung Karno 2026, Minggu (28/6/26).

Koordinator Rumah Aspirasi STD Bondowoso, Dedy Faizal Ali, mengatakan pembagian sembako bukan sekadar agenda tahunan setiap Juni.

Kegiatan tersebut merupakan ikhtiar menghadirkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno melalui aksi sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pencegahan stunting.

“Pada Bulan Bung Karno tahun ini kami melaksanakan berbagai kegiatan yang ditutup dengan bakti sosial pembagian sembako bagi lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai bagian dari ikhtiar membantu pencegahan stunting di Bondowoso,” ujarnya.

Penerima bantuan dipilih berdasarkan Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Kabupaten Bondowoso sehingga program menyasar kelompok masyarakat yang memang membutuhkan perhatian lebih terhadap ketahanan pangan.

Yang menarik, seluruh beras dan telur yang dibagikan bukan didatangkan dari luar daerah. Rumah Aspirasi memilih membeli kebutuhan tersebut dari petani dan peternak lokal Bondowoso.

Dengan cara itu, manfaat kegiatan tidak berhenti pada penerima bantuan. Para petani dan peternak juga ikut merasakan dampaknya karena hasil produksi mereka terserap untuk memenuhi kebutuhan program sosial.

“Kami ingin manfaat kegiatan ini dirasakan dua pihak sekaligus, yakni masyarakat penerima bantuan dan para petani serta peternak lokal yang menjadi mitra pengadaan sembako,” kata Dedy.

Bagi Anggota DPR RI Sonny T. Danaparamita, Bulan Bung Karno tidak semestinya berhenti sebagai peringatan sejarah. Nilai-nilai yang diwariskan Sang Proklamator justru harus diterjemahkan menjadi tindakan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kegiatan ini bukan formalitas setiap bulan Juni. Kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan partai harus membawa manfaat bagi rakyat. Sebagai kader PDI Perjuangan, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sonny T. Danaparamita memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari peran rumah aspirasi dalam mendampingi masyarakat.

Di Desa Pujer Baru, Kecamatan Maesan, Mulik menjadi salah satu warga yang menerima bantuan tersebut. Di tengah harga kebutuhan pokok yang terus bergerak naik, paket berisi beras dan telur itu terasa berarti bagi keluarganya.

“Kami sangat terbantu. Terima kasih kepada Bapak Sonny T. Danaparamita atas perhatian dan bantuannya kepada masyarakat,” ucapnya.

Mungkin bantuan itu tidak mengubah kehidupan seseorang dalam semalam.

Namun, bagi mereka yang menerimanya, kepedulian sering kali dimulai dari hal-hal sederhana. Sepaket beras. Beberapa butir telur. Dan keyakinan bahwa perjuangan kepada rakyat tidak selalu lahir dari pidato panjang, tetapi dari kesediaan hadir ketika masyarakat benar-benar membutuhkan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM