BerandaPemerintahKemdiktisaintek dan Kemenekraf Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Perguruan Tinggi

Kemdiktisaintek dan Kemenekraf Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Perguruan Tinggi

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menerima audiensi Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya beserta jajaran di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Rabu (22/7). Audiensi membahas penguatan kolaborasi kedua kementerian dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif melalui pendidikan tinggi, riset, dan penguatan talenta.

Menteri Brian menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendorong lahirnya industri-industri baru, berbasis sains dan teknologi. Menurut Mendiktisaintek, sektor ekonomi kreatif merupakan bidang yang paling dekat dengan ekosistem perguruan tinggi sehingga memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui sinergi antarkementerian.

- Advertisement -

“Kami juga berharap bagaimana kampus bisa mendorong lahirnya industri-industri baru, tentu yang paling tepat sebenarnya industri kreatif ini, yang paling dekat dan paling mungkin didorong dan dikelola oleh perguruan tinggi. Kami berharap bisa cukup banyak kerja sama untuk dapat melahirkan pusat-pusat ekonomi baru melalui kampus,” ujar Menteri Brian.

Selanjutnya, Menekraf Teuku Riefky Harsya memaparkan implementasi Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) Tahun 2026–2045 sebagai dasar penguatan kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Kemdiktisaintek.

Dalam paparannya, Menekraf menjelaskan empat bidang kolaborasi, yaitu strategi pengembangan riset, pengembangan pendidikan, fasilitasi hak kekayaan intelektual (HKI), serta program pendukung lainnya yang meliputi kuota beasiswa bidang ekonomi kreatif, Program ECHOES (Pengarusutamaan Ekonomi Kreatif di Kampus), dan penguatan kelembagaan Konsorsium Pendidikan Tinggi Ekonomi Kreatif.

Menekraf juga menyampaikan peluang kolaborasi dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) sebagai bagian dari penguatan pengembangan ekonomi kreatif berbasis pendidikan tinggi. Berbagai upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi kedua kementerian dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Merespons paparan tersebut, Menteri Brian menyampaikan bahwa Kemdiktisaintek tengah mengembangkan Center of Excellence (CoE), sebagai pusat unggulan yang mengintegrasikan riset, pendidikan jenjang magister dan doktor, serta kolaborasi dengan dunia industri pada bidang-bidang strategis. Menurut Mendiktisaintek, ekonomi kreatif berpotensi menjadi salah satu bidang yang dikembangkan melalui skema tersebut dengan target melahirkan startup yang didukung oleh penelitian dan program akademik, terutama pada jenjang magister dan doktor.

“Kita saat ini akan mendirikan Center of Excellence. Harapannya di Indonesia sekitar 50 Center of Excellence, mulai dari riset, S2, S3, tetapi sangat fokus di satu topik. Kami berpikir barangkali ada satu atau dua sampai tiga Center of Excellence yang terkait ekonomi kreatif,” ujar Menteri Brian.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Brian juga mengusulkan agar kantor pendaftaran atau pembinaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang tersedia di berbagai perguruan tinggi dapat dimanfaatkan oleh para pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah. Melalui skema tersebut, kampus diharapkan dapat menjadi pusat pendampingan penyusunan, pendaftaran, hingga komersialisasi kekayaan intelektual. Usulan tersebut mendapat respons positif dari Menteri Ekonomi Kreatif, yang menyampaikan akan menindaklanjutinya dan mempertimbangkan peluncuran program tersebut.

Audiensi ini mempertegas komitmen Kemdiktisaintek dan Kemenekraf untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan riset, pendidikan, talenta, inovasi, serta pemanfaatan kekayaan intelektual guna mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Sinergi tersebut sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang mendorong pendidikan tinggi, sains, dan teknologi semakin berkontribusi dalam menghasilkan solusi dan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM