BerandaParlemenKomisi V DPR RI Dorong Basarnas Yogyakarta Naik Status Menjadi Kelas A

Komisi V DPR RI Dorong Basarnas Yogyakarta Naik Status Menjadi Kelas A

Komisi V DPR RI menilai Kantor Basarnas Yogyakarta sudah layak ditingkatkan statusnya dari Kelas B menjadi Kelas A. Menurut Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw penilaian tersebut didasarkan pada luasnya cakupan wilayah kerja serta tingginya potensi bencana di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menuntut kesiapsiagaan pencarian dan pertolongan semakin optimal.

 

- Advertisement -

Roberth Rouw mengungkapkan bahwa Yogyakarta merupakan salah satu wilayah dengan tingkat risiko bencana yang tinggi, mulai dari erupsi Gunung Merapi, gempa bumi, hingga berbagai potensi kecelakaan yang memerlukan respons cepat dari Basarnas. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi dasar perlunya peningkatan status organisasi Basarnas Yogyakarta agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

 

“Kita bicara tentang Jogja, kita lihat saat ini Basarnas Jogja, salah satu daerah yang sangat tinggi. Daerah berisiko tinggi terhadap bencana seperti bencana erupsi gunung merapi dan gempa tektonik.” ujar Roberth usai pimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Kantor Basarnas Yogyakarta, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (17/7/2026).

 

Politisi Fraksi Partai NasDem itu menjelaskan peningkatan status tidak hanya berkaitan dengan struktur organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan dalam menghadapi tantangan operasi SAR yang semakin kompleks. Menurutnya, cakupan wilayah kerja yang luas serta karakteristik Yogyakarta sebagai kawasan rawan bencana memerlukan dukungan organisasi yang lebih memadai, termasuk dari sisi kepemimpinan dan sumber daya manusia.

 

“Saya kira, tentu, dari kesiapan dari kelengkapan manusianya yang ada di sini tadi dipaparkan ada penambahan personil dari Basarnas Yogyakarta, 34-35 an ASN baru, saya kira ini perlu, karena memang yang ada sekarang cuma 117 personil. Padahal kan, Yogyakarta ini daerahnya luas dan merupakan daerah yang tinggi sekali resiko bencananya.” Jelasnya.

 

Selain itu, Roberth mengapresiasi adanya penambahan personel Basarnas Yogyakarta. Namun, ia menilai jumlah personel yang ada saat ini masih perlu terus diperkuat agar sebanding dengan beban tugas yang diemban. Terlebih lagi, Yogyakarta berstatus siaga 3 terhadap aktivitas Gunung Merapi dan memiliki berbagai kawasan wisata yang membutuhkan kesiapsiagaan pencarian dan pertolongan setiap saat.

 

“Yogyakarta ini daerahnya luas dan merupakan daerah dengan risiko bencana yang sangat tinggi. Karena itu, kapasitas Basarnas harus diperkuat agar mampu memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat ketika terjadi keadaan darurat,” tegasnya.

 

Roberth menambahkan Komisi V DPR RI akan terus mengawal berbagai kebutuhan Basarnas, termasuk penguatan kelembagaan, sehingga pelayanan pencarian dan pertolongan dapat berjalan semakin optimal. Menurutnya, negara harus hadir melalui dukungan kebijakan yang mampu memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam setiap penyelenggaraan layanan kemanusiaan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM