BerandaPemdaPLN UP3 Malang Perluas 56 SPKLU, Dukung Pertumbuhan Kendaraan Listrik di Malang...

PLN UP3 Malang Perluas 56 SPKLU, Dukung Pertumbuhan Kendaraan Listrik di Malang Raya

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai bentuk dukungan terhadap meningkatnya penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia. Pengembangan infrastruktur pengisian daya tersebut menjadi langkah strategis untuk menghadirkan transportasi yang lebih hemat, ramah lingkungan, sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Malang Raya.

Manager PLN UP3 Malang, Sendy Rudianto, mengatakan tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Menurutnya, peningkatan tersebut didorong oleh semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik dengan harga yang kompetitif, disertai meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan energi yang lebih bersih.

- Advertisement -

“Kendaraan listrik kini menjadi pilihan yang semakin menarik. Selain ramah lingkungan, biaya operasionalnya jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional,” ungkap Sendy dalam kegiatan Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi warga Kecamatan Blimbing yang diinisiasi oleh Bapenda Kota Malang, Kamis (9/7/2026).

Selain lebih hemat dalam penggunaan energi, kendaraan listrik juga menawarkan biaya perawatan yang lebih rendah. Berbeda dengan kendaraan berbahan bakar bensin yang memerlukan penggantian oli mesin, filter oli, busi, hingga berbagai komponen mesin secara berkala, kendaraan listrik memiliki sistem penggerak yang lebih sederhana. Kendaraan listrik juga tidak menghasilkan emisi gas buang dan memiliki tingkat kebisingan yang lebih rendah sehingga turut mendukung terciptanya kualitas udara yang lebih baik.

Seiring meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik, PLN terus mempercepat pembangunan infrastruktur pengisian daya. Hingga 2026, PLN UP3 Malang telah mengoperasikan 56 unit SPKLU yang tersebar di berbagai titik di Malang Raya. Keberadaan SPKLU tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat menggunakan kendaraan listrik tanpa khawatir terhadap ketersediaan fasilitas pengisian daya.

Untuk mempercepat pemerataan infrastruktur, PLN juga mengembangkan skema kemitraan (partnership) pembangunan SPKLU dengan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha, pengelola pusat perbelanjaan, perhotelan, perkantoran, hingga institusi lainnya. Melalui pola kerja sama tersebut, mitra dapat menyediakan lokasi pengisian daya kendaraan listrik dengan dukungan teknologi, standar operasional, dan sistem layanan dari PLN. Skema ini diharapkan mampu memperluas jangkauan SPKLU secara lebih cepat sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang semakin kuat di Malang Raya.

Menurut Sendy, pengembangan SPKLU dengan skema partnership ini akan membuka peluang ekonomi. “SPKLU menjadi peluang investasi yang sangat menjanjikan. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat maupun pelaku usaha untuk menjadi mitra PLN untuk menghadirkan layanan pengisian kendaraan listrik yang andal, cepat, dan berkelanjutan,” terangnya lagi.

Sendy optimis kolaborasi antara pemerintah, PLN, pelaku usaha, dan masyarakat akan semakin memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. “PLN terus bertransformasi agar masyarakat semakin mudah beralih ke kendaraan listrik. Infrastruktur terus kami siapkan, layanan kami permudah melalui PLN Mobile, sehingga masyarakat dapat menikmati transportasi yang lebih efisien sekaligus berkontribusi menjaga lingkungan untuk masa depan,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM