Pemerintah Kabupaten Sumedang mengundang Director of Global R&DB Center Seoul National University (SNU) Republic of Korea Prof Junseok Ioseph Hwang untuk memberikan pembekalan tentang transformasi digital kepada ratusan ASN muda di Pendopo PPS, Jumat (24/7/2026). Aksi ini merupakan upaya Pemkab Sumedang meningkatkan kompetensi ASN muda sebagai penggerak roda pemerintahan agar mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Prof Hwang mengajak para ASN muda melihat transformasi digital dari perspektif yang lebih luas. “Keberhasilan sebuah negara atau kota tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan teknologi maupun infrastruktur digital, melainkan oleh kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui pendidikan dan pengetahuan,” katanya.
Kunci transformasi digital terletak pada literasi digital, etika, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan berkolaborasi dalam komunitas. “Dari pengamatan saya, Sumedang memiliki banyak keunggulan. Komunitasnya baik dan ASN yang bekerja juga cerdas. Dibandingkan beberapa kota besar seperti Jakarta, Bali, maupun Bandung, saya melihat Sumedang telah menerapkan konsep Smart City dengan baik,” ujar Prof Hwang.
Ia menilai Sumedang layak menjadi model penerapan Smart City di tingkat nasional hingga global. “Saya berharap Sumedang menjadi model global yang sukses dalam penerapan smart city, smart civilization, smart citizenship, smart training, dan smart education,” katanya.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan kehadiran Prof. Hwang menjadi kesempatan berharga bagi ASN muda untuk memperoleh wawasan, pengalaman, serta inspirasi langsung dari akademisi dan pakar transformasi digital kelas dunia. “Prof Hwang hadir memberikan sharing knowledge dan sharing experience kepada ratusan ASN muda kami. Saya yakin inovasi, penelitian, dan pengalaman beliau akan menginspirasi, memotivasi, serta membentuk para pemimpin masa depan di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Kerja sama antara Pemkab Sumedang dan Seoul National University akan terus diperkuat, salah satunya melalui ASEAN Smart City Professional Program (ASPP) yang secara rutin mengundang ASN Sumedang mengikuti pelatihan selama dua minggu di Korea Selatan.
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu strategi meningkatkan kapasitas ASN agar mampu menghadirkan pelayanan publik dan pembangunan yang semakin berkualitas. “Ini cara kami membangun jejaring agar ASN terus meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan pengalamannya. Namun yang paling penting, output dari seluruh kegiatan ini adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Dony.
Melalui kolaborasi dengan Seoul National University dan berbagai program pengembangan kapasitas seperti ASPP, Pemkab Sumedang berharap mampu mempercepat terwujudnya smart city yang didukung oleh tata kelola pemerintahan yang inovatif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






