BerandaPemerintahKemensetneg Luncurkan SECAP 2026, Perkuat Kompetensi ASN dalam Analisis Kebijakan Ekonomi

Kemensetneg Luncurkan SECAP 2026, Perkuat Kompetensi ASN dalam Analisis Kebijakan Ekonomi

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) resmi meluncurkan Setneg Economic Competency Acceleration Program (SECAP) 2026 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menyusun analisis dan rekomendasi kebijakan ekonomi yang lebih berkualitas, adaptif, dan berbasis data.

Program yang dibuka di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (5/8/2026), tersebut menjadi bagian dari komitmen Kemensetneg dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia aparatur agar mampu memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap proses penyusunan kebijakan strategis pemerintah, khususnya di bidang ekonomi.

- Advertisement -

Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg, Nanik Purwanti, mengatakan SECAP hadir sebagai respons atas kebutuhan organisasi untuk meningkatkan kemampuan ASN dalam memahami sekaligus merespons berbagai dinamika ekonomi yang terus berkembang, baik pada tingkat nasional maupun global.

Menurutnya, tantangan ekonomi yang semakin kompleks menuntut ASN memiliki kemampuan analisis yang lebih tajam sehingga mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang relevan dan dapat diterapkan dalam proses pengambilan keputusan pemerintah.

“Program Setneg Economic Competency Acceleration Program ini sebenarnya lahir dari kebutuhan strategis organisasi untuk membuat kapasitas PNS kami, terutama dalam memahami dan merespons dinamika isu-isu strategis, khususnya di bidang ekonomi,” kata Nanik Purwanti saat membuka Setneg Economic Forum Seri I.

Menurut Nanik, peningkatan kompetensi ekonomi menjadi kebutuhan yang semakin penting seiring perkembangan dinamika ekonomi yang berlangsung cepat. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan peserta dalam menyusun analisis kebijakan yang aplikatif.

“Kami berharap SECAP 2026 ini lebih mendorong kepada pengetahuan yang sifatnya aplikatif, yang bisa dikembangkan dan dipakai oleh teman-teman pembuat kebijakan ekonomi dalam rangka membuat policy brief ekonomi dimulai dari satker masing-masing,” imbuh Nanik.

Nanik menjelaskan, SECAP diikuti sekitar 72 ASN berlatar belakang ilmu ekonomi yang berasal dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari manajerial hingga pelaksana di lingkungan Kemensetneg. Program ini terdiri atas tiga rangkaian utama, yaitu Setneg Economic Forum, Economic Fellowship Program, dan Economic Community of Practice.

Nanik berharap seluruh peserta memanfaatkan program tersebut sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kualitas analisis kebijakan sekaligus memperkuat kontribusi ASN dalam mendukung penyusunan kebijakan ekonomi di lingkungan Kemensetneg.

“Jadikan momentum ini sebagai ajang pembelajaran yang sangat bagus. Kami berharap program ini dapat mengakselerasi dan memberikan insight sehingga kinerja lembaga Kepresidenan, khususnya dalam kebijakan ekonomi, menjadi lebih baik,” pungkas Nanik.

Pada penyelenggaraan Setneg Economic Forum Sesi I tersebut, peserta memperoleh materi dari narasumber Muhammad Chatib Basri dan Bambang Widianto. Melalui SECAP, Kemensetneg berharap terbentuk ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan bagi ASN di bidang ekonomi sehingga meningkatkan kompetensi individu peserta, serta memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menghasilkan analisis dan rekomendasi kebijakan ekonomi yang lebih komprehensif, adaptif, dan mendukung pengambilan keputusan strategis pemerintah.

Turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg Nanik Purwanti, Deputi Bidang Administrasi Setwapres Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Perekonomian, Pariwisata, dan Transformasi Digital Setwapres Dyah Kusumastuti, Kepala PPKASN Kemensetneg Sri Prastiwi Utami, serta para pejabat tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemensetneg.

Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM