Kualitas udara di Kota Pekanbaru mulai membaik setelah diguyur gerimis tipis-tipis. Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 pada Kamis (27/8/2026) pagi tercatat 42,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³) atau berada dalam kategori sedang.
Berdasarkan pemantauan pada pukul 06.00 WIB, kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara Pekanbaru sudah jauh lebih baik dibandingkan saat konsentrasi PM2.5 berada pada level tidak sehat hingga berbahaya dalam beberapa hari terakhir.
Di samping itu, jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau juga berangsur turun. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, tercatat 69 hotspot di Riau dari total 1.741 titik panas yang terdeteksi di wilayah Sumatera.
Hotspot Riau tersebar di lima daerah. Jumlah terbanyak berada di Kabupaten Indragiri Hilir dengan 22 titik dan Pelalawan sebanyak 21 titik.
Selanjutnya, Indragiri Hulu terpantau 16 titik, Siak delapan titik dan Kuantan Singingi dua titik.
Di tingkat Sumatera, Sumatera Selatan masih menjadi daerah dengan hotspot terbanyak, yakni 1.090 titik. Kemudian Bangka Belitung 264 titik, Lampung 155 titik, Aceh 91 titik dan Jambi 51 titik.
“Sementara itu, kondisi angin di Riau diprakirakan bergerak dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam,” jelas Forecaster On Duty BMKG, Yasir P.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca Riau secara umum diprakirakan udara kabur hingga berawan pada pagi dan malam hari.
Sedangkan pada siang hingga sore hari, cuaca berpotensi cerah berawan dengan kondisi udara kabur.
“Suhu udara diprakirakan berkisar 23-34 derajat Celsius dengan kelembapan 50-98 persen,” kata Yasir.
Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan berada pada 0,5-1,25 meter atau masih dalam kategori rendah.
Di tengah kondisi tersebut, peluang hujan masih terbuka di sejumlah wilayah Riau. Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian wilayah Pelalawan, Indragiri Hilir dan Kuantan Singingi.
Memasuki siang hingga sore, hujan diprakirakan turun di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar dan Kuantan Singingi.
“Sementara malam hingga dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, Siak dan Kota Pekanbaru,” jelasnya.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
“Cuaca tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Pelalawan dan Kota Pekanbaru pada sore hingga malam serta dini hari,” ungkap Yasir.
Dengan kualitas udara yang mulai membaik, jumlah hotspot yang berangsur turun dan peluang hujan yang masih terbuka, kondisi cuaca Riau diharapkan dapat membantu menekan perkembangan karhutla di sejumlah wilayah.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






