Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menerima dukungan bantuan sosial bidang pendidikan senilai Rp2,54 miliar dari Bank Nagari. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) di Sumatera Barat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam momentum Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Gubernur Sumatera Barat, Senin (17/8/2026).
Bantuan diserahkan Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Hafid Dauli bersama Komisaris Utama Bank Nagari Andri Yulika kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.
Secara keseluruhan, bantuan sosial bidang pendidikan yang disalurkan pada 2026 mencapai Rp2.540.000.000 dan diperuntukkan bagi Provinsi Sumatera Barat serta pemerintah kabupaten/kota.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, kontribusi Bank Nagari memiliki arti penting dalam mendukung berbagai agenda pembangunan daerah, khususnya peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
“Kita mengapresiasi kontribusi Bank Nagari kepada Sumatera Barat, baik melalui dividen maupun bantuan di bidang pendidikan. Ini menunjukkan bahwa Bank Nagari tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan daerah dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Mahyeldi menilai peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Sebagai bank milik daerah, Bank Nagari memiliki posisi strategis untuk ikut berkontribusi dalam agenda pembangunan Sumatera Barat.
Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui fungsi intermediasi perbankan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah, tetapi juga melalui program sosial yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Pemprov Sumbar berharap dukungan terhadap sektor pendidikan dapat terus diperkuat sehingga manfaatnya semakin luas dan mampu mendorong peningkatan kualitas SDM di berbagai kabupaten dan kota.
Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah karena kualitas SDM akan berpengaruh terhadap produktivitas, daya saing, dan kemampuan Sumatera Barat dalam mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki.
Mahyeldi pun berharap kontribusi Bank Nagari terhadap pendidikan dapat terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat.
Selain bantuan pendidikan, dalam momentum yang sama Bank Nagari turut menyerahkan dividen Tahun Buku 2025 kepada pemerintah daerah dengan total mencapai Rp339.354.950.155.
Khusus untuk Pemprov Sumbar, dividen yang diterima mencapai Rp110.415.754.634 atau sekitar Rp110,41 miliar.
Dividen tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Bank Nagari terhadap pendapatan daerah yang selanjutnya dapat mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, jika digabungkan dengan bantuan sosial pendidikan, total kontribusi Bank Nagari yang diserahkan kepada pemerintah daerah dalam momentum HUT ke-81 RI mencapai Rp341.894.950.155 atau sekitar Rp341,89 miliar.
Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas SDM dan daya saing Sumatera Barat.
“Kami melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Karena itu, Bank Nagari ingin mengambil bagian dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Kami berharap kontribusi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya.
Bagi Pemprov Sumbar, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan daerah, termasuk dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Dukungan terhadap pendidikan diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang melalui peningkatan kualitas SDM yang mampu mendorong produktivitas sekaligus memperkuat daya saing Sumatera Barat.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi antara Pemprov Sumbar dan Bank Nagari dalam mendorong pembangunan yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Pemprov Sumbar berharap sinergi tersebut terus diperkuat, tidak hanya melalui kontribusi terhadap pendapatan daerah, tetapi juga lewat berbagai program sosial dan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News






