BerandaPemdaWali Kota Malang Ajak Masyarakat Rawat Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

Wali Kota Malang Ajak Masyarakat Rawat Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat kebinekaan, memperkuat persatuan, dan menjaga kondusivitas Kota Malang. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema ‘Merawat Bhinneka Tunggal Ika, Memperkuat Persatuan Bangsa di Tengah Polarisasi dan Ruang Digital” di Café Jeep, Jalan Ki Ageng Gribig Nomor 102, Madyopuro, Selasa malam (11/8/2026).

FGD ini dihadiri Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi Sukarno, perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Malang, Pj. Sekda Kota Malang beserta jajaran terkait, serta berbagai elemen masyarakat.

- Advertisement -

Dalam diskusi yang berlangsung gayeng, berbagai persoalan, kritik, saran, dan masukan disampaikan. Sejumlah isu yang mengemuka antara lain peningkatan pelayanan publik dan sarana prasarana, penutupan akses jalan umum di Perumahan Griya Shanta, kemacetan lalu lintas, keamanan aktivitas masyarakat, fenomena bunuh diri, hingga tantangan di ruang digital seiring perkembangan teknologi informasi.

Menanggapi berbagai hal yang disampaikan, Wali Kota Malang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dalam menjaga Kota Malang tetap aman dan kondusif. Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik dan persoalan yang berbeda sehingga penyelesaiannya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah.

“Kami akan selalu hadir saat dibutuhkan masyarakat, karena pada dasarnya kami dalam bekerja mengabdi kepada masyarakat. Jadi sudah tentu, kami di pemerintahan akan memberi yang terbaik untuk masyarakat,” jelas Wahyu.

Wahyu menegaskan, perbedaan pendapat maupun pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, perbedaan justru dapat menjadi kekuatan apabila dikelola dengan baik dan disikapi secara dewasa.

“Bangsa kita pun berdiri tegak hingga hari ini karena adanya perbedaan, seperti perbedaan suku, bahasa dan agama. Tinggal bagaimana kita meramu perbedaan itu dengan baik, kuncinya ada pada peran aktif dari kita semua. Mari kita jaga dan rawat kebinekaan ini,” ajaknya.

Terkait pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur, Wahyu menyampaikan bahwa pemerintah akan merespons setiap kebutuhan masyarakat dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. “Ketika ada suatu persoalan di masyarakat atau meminta pelayanan perbaikan sarana prasarana umum, pasti kami akan segera merespons namun tetap memegang aturan yang ada. Seperti halnya untuk perbaikan Kawasan Velodrome di Sawojajar. Lahannya memang milik Pemkot Malang, tapi bangunannya milik Pemprov Jatim, sehingga ketika ada fasilitas yang harus diperbaiki, kita harus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dulu. Hal-hal seperti ini yang terkadang kurang dipahami masyarakat,” urainya.

Wali Kota Malang menyebut FGD ini menjadi ruang dialog yang positif karena masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung dalam suasana yang santai dan terbuka. Ia mengapresiasi peserta yang aktif dan kritis dalam menyikapi berbagai fenomena serta persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. “Diskusi seperti ini sangat menarik. Saya sangat senang jika sering ada forum seperti ini, yaitu berdiskusi dengan masyarakat dalam suasana santai, tidak formal, dan dengan nuansa ngopi bareng,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi Sukarno menyampaikan bahwa perbedaan merupakan anugerah yang harus diterima dan disyukuri. Menurutnya, kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan.

“Dengan kebersamaan dan saling menguatkan, kami optimistis semua permasalahan yang dihadapi masyarakat akan terselesaikan dengan baik serta menemukan solusi yang tepat,” optimisnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM