Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka memperkuat sinergi lintas kementerian dalam mendukung implementasi Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di lingkungan Sekolah Rakyat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Kemendukbangga/BKKBN dan Kementerian Sosial yang dipimpin Wamen Isyana bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua kementerian menyepakati pentingnya memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan pembinaan remaja yang komprehensif melalui Program PIK-R di Sekolah Rakyat.
Wamen Isyana menjelaskan bahwa Program PIK-R diarahkan menjadi ruang edukasi sekaligus pendampingan bagi remaja agar mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui program tersebut, peserta didik akan memperoleh layanan konseling sebaya, edukasi kesehatan reproduksi yang disesuaikan dengan jenjang usia, serta penguatan deteksi dini kesehatan mental sebagai bagian dari pendekatan promotif dan preventif.
Implementasi PIK-R di lingkungan Sekolah Rakyat juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan remaja secara menyeluruh, baik dari aspek kesehatan, psikologis, maupun pembentukan karakter.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Kemendukbangga/BKKBN dan Kementerian Sosial juga membahas pentingnya peran wali asuh serta tenaga pendamping dalam mendukung keberhasilan implementasi Program PIK-R.
Penguatan kapasitas pendamping akan dilakukan melalui pelatihan, pendampingan berkelanjutan, serta pemanfaatan berbagai media edukasi agar program dapat berjalan secara optimal di lingkungan Sekolah Rakyat.
Melalui pendekatan tersebut, diharapkan peserta didik memperoleh pendampingan yang lebih komprehensif, tidak hanya terkait kesehatan reproduksi dan kesehatan mental, tetapi juga dalam pembentukan karakter serta keterampilan hidup.
Rapat koordinasi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menindaklanjuti kerja sama pada tingkat teknis, termasuk menyusun mekanisme implementasi Program PIK-R serta mengembangkan pilot project di sejumlah Sekolah Rakyat.
Kemendukbangga/BKKBN menilai kolaborasi lintas kementerian menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pembinaan remaja yang lebih terintegrasi.
Melalui sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN dan Kementerian Sosial, pemerintah berharap Program PIK-R dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik sekaligus memperkuat upaya mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News






