BerandaPemerintahBukan Sekadar Permainan, KPK Tanamkan Semangat Antikorupsi di Ruang Publik

Bukan Sekadar Permainan, KPK Tanamkan Semangat Antikorupsi di Ruang Publik

Hari Minggu (6/9) kemarin, kawasan Halte Transjakarta Setiabudi Integritas tidak sekadar menjadi ruang lalu lalang warga Ibu Kota. Ratusan masyarakat dari berbagai penjuru Jabodetabek berkumpul, berinteraksi, sekaligus menantang diri untuk berani melakukan perubahan.

Semangat itu hadir melalui gerakan Kawan Aksi, bagian dari kegiatan ‘Berani Ditantang Berani Berubah’ yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dikemas dekat dengan keseharian masyarakat, kegiatan ini menjadi ruang bagi publik untuk mengenal pesan antikorupsi melalui pengalaman yang sederhana, interaktif, dan menyenangkan.

- Advertisement -

Direktur Sosialisasi dan Kampanye (Soskam) Antikorupsi KPK, Amir Arief, menyebutkan kegiatan ini menjadi upaya dalam menyebarkan kampanye antikorupsi lebih luas lagi.

“Ini menjadi upaya penyebaran pesan kebaikan melalui pendekatan populer. Perluasan target audiens mencakup seluruh lapisan masyarakat, sehingga keberlanjutan diskusi antikorupsi menyebar di ruang publik digital,” ucapnya.

Pesan antikorupsi tersebut diterjemahkan melalui sejumlah tantangan yang mengajak masyarakat berpartisipasi secara langsung. Dalam Sumo Games, sejumlah Kawan Aksi ditantang beradu kekuatan melawan Si Tikus Koruptor. Sementara melalui Scream Games, masyarakat diajak menyuarakan keberanian dengan meneriakkan “BERANTAS KORUPSI” sekeras-kerasnya.

Tak kalah seru, Punch Games mengajak peserta menghantam target sekuat tenaga sebagai simbol keberanian untuk melawan korupsi.

Amir mengungkap pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat diperlukan agar pesan antikorupsi tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi juga dirasakan dan menjadi bagian dari keseharian. Nantinya, seruan tersebut dapat lebih meluas lewat Instagram @kawan.aksi dan @suaraantikorupsi.kpk.

“Sekaligus kami mengajak seluruh kalangan masyarakat menggaungkan gerakan antikorupsi lewat pemanfaatan media sosial Kawan Aksi dan Suara Antikorupsi,” ujar Amir.

Tidak berhenti pada permainan, warga sekitar juga diajak melihat korupsi dari sudut pandang masyarakat melalui aktivitas Reaksi Warga +62. Aktivitas ini menjadi ruang bagi warga untuk menunjukkan ekspresi dan respons mereka terhadap berbagai perilaku korupsi. Masyarakat juga dapat mengabadikan momen keterlibatan mereka melalui spot foto yang tersedia.

Salah satunya datang dari Sta, siswi SMKN 32 Jakarta. Bersama teman-temannya, ia mengaku terkesan dengan pendekatan kreatif yang membuat pesan antikorupsi terasa lebih dekat dan mudah diterima.

“Seru sekali karena banyak rangkaian hiburan dan permainan. Ini menjadi bentuk semangat kami untuk ikut menyuarakan pesan agar tidak melakukan korupsi,” terangnya.

Para peserta yang mengikuti berbagai aktivitas tersebut juga mendapatkan merchandise sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka untuk turut menjadi bagian dari Kawan Aksi.

Melalui ‘Berani Ditantang Berani Berubah’, KPK mengajak masyarakat melihat bahwa melawan korupsi tidak harus selalu dimulai dengan langkah besar. Perubahan dapat dimulai dari keberanian paling sederhana, yaitu berani memilih yang benar.

Karena sejatinya, melawan korupsi bukan hanya tentang berani mengungkap praktik-praktik janggal, tetapi juga sadar dan berani memulai yang benar.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM