BerandaPemdaKominfo Jatim Buka Peluang Kerja Digital bagi Penyandang Disabilitas Tuli Lewat Program...

Kominfo Jatim Buka Peluang Kerja Digital bagi Penyandang Disabilitas Tuli Lewat Program CERDIG

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur mendorong perluasan akses dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas Tuli melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan CERDIG (Cerdas Digital) bertema “Remote Work Specialist: Menjadi Asisten Virtual Profesional dan Manajer Proyek Digital bagi Penyandang Disabilitas Tuli” yang diikuti 25 peserta dengan pendampingan dua juru bahasa di Dinas Kominfo Jatim, Selasa (29/9/2026).

 

- Advertisement -

Kepala Dinas Kominfo Jatim, diwakili Sekretaris Dinas, Suharlina Kusumawardani, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital perlu dimanfaatkan untuk membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas, termasuk dalam dunia kerja. Menurutnya, penyandang disabilitas memiliki potensi untuk berkarya dan berkontribusi secara profesional di era digital.

 

“Penyandang disabilitas tidak hanya menjadi penerima manfaat dari perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki ruang untuk berkarya, berkontribusi, dan mengembangkan potensi di era digital,” ujar Suharlina.

 

Ia mengatakan, teknologi digital dapat menjadi sarana untuk memperluas akses sekaligus mengurangi hambatan dalam memasuki dunia kerja. Salah satunya melalui pekerjaan jarak jauh yang dapat dimanfaatkan penyandang disabilitas Tuli untuk mengembangkan kompetensi dan menunjukkan kemampuan secara profesional.

 

Suharlina berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat mendorong peserta untuk terus mengembangkan keterampilan, membangun portofolio, memperluas jaringan, serta membuka peluang kerja maupun usaha di bidang digital.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Ciputra Surabaya, Indra Maryati. Materi pelatihan disampaikan dalam empat sesi, meliputi pengenalan remote work, peran asisten virtual (VA) dan komunikasi, praktik penggunaan project board, serta simulasi pekerjaan jarak jauh.

 

Pada sesi pertama, peserta mempelajari konsep remote work sebagai salah satu bentuk pekerjaan yang dapat dilakukan secara fleksibel dengan memanfaatkan teknologi digital. Pembahasan kemudian berlanjut pada sesi kedua mengenai peran asisten virtual dan komunikasi dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan secara profesional.

 

Selanjutnya, peserta mengikuti Lab Project Board untuk mempraktikkan pengelolaan pekerjaan dan proyek secara digital. Rangkaian kegiatan ditutup dengan Lab Simulasi Remote Work yang memberikan pengalaman kepada peserta dalam menerapkan alur kerja jarak jauh secara langsung.

 

Melalui kegiatan CERDIG, Dinas Kominfo Jatim berharap peserta dapat memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja digital. Pelatihan ini juga diharapkan menjadi salah satu upaya memperluas akses bagi penyandang disabilitas Tuli untuk mengembangkan potensi dan berpartisipasi dalam ekosistem kerja berbasis teknologi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM