BerandaPemerintahMenteri Mukhtarudin Apresiasi Siswa SMAN 1 Pangkalan Bun Raih Prestasi Nasional

Menteri Mukhtarudin Apresiasi Siswa SMAN 1 Pangkalan Bun Raih Prestasi Nasional

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengapresiasi prestasi siswa-siswi SMAN 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang berhasil meraih juara III Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI 2026 tingkat nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Menteri Mukhtarudin saat menerima silaturahmi perwakilan siswa dan siswi SMAN 1 Pangkalan Bun di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (7/9).

- Advertisement -

Menteri Mukhtarudin yang merupakan Alumni SMAN 1 Pangkalan Bun mengatakan capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga bagi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Ini menjadi kebanggaan bagi daerah sekaligus membuktikan bahwa anak-anak Kobar mampu bersaing di tingkat nasional,” beber Menteri Mukhtarudin.

Menteri P2MI berpesan agar prestasi yang telah diraih tidak membuat para siswa berhenti belajar. Menurutnya, masa sekolah merupakan momentum penting untuk membangun fondasi pengetahuan sekaligus mengembangkan potensi diri.

Menteri Mukhtarudin juga membagikan pengalaman pribadinya kepada para siswa. Ia mengatakan perjalanan hidup dan karier seseorang tidak selalu dapat diprediksi sejak awal.

Menteri Mukhtarudin mengaku tidak pernah bermimpi menjadi anggota DPR RI terlebih menjadi Menteri. Namun, proses pergaulan, pengalaman, serta kemauan untuk terus belajar dari orang-orang yang lebih berilmu turut membentuk perjalanan hidupnya.

“Saya punya prinsip, hidup itu lebih baik saya merasa bodoh di tengah orang pintar daripada merasa pintar di tengah orang bodoh. Kalau kita merasa paling pintar, kita tidak akan maju,” imbuh Menteri Mukhtarudin.

Karena itu, Menteri Mukhtarudin mendorong para siswa untuk membangun pergaulan yang positif dengan orang-orang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan lebih luas.

Menurut Menteri P2MI, bergaul dengan profesor, doktor, maupun orang-orang yang memiliki kompetensi di bidang tertentu dapat menjadi ruang pembelajaran. Pengetahuan tidak hanya diperoleh melalui membaca buku atau proses belajar-mengajar, tetapi juga dari cara seseorang mendengar, melihat, menganalisis, dan memahami pengalaman orang lain.

“Jadi sebenarnya kita tidak tahu anak-anak kita akan menjadi apa nanti ke depan. Yang penting persiapkan diri,” cetus Menteri Mukhtarudin.

Mukhtarudin menekankan sedikitnya ada sejumlah modal penting yang harus dimiliki generasi muda untuk menghadapi masa depan, yakni ilmu pengetahuan, keterampilan, mental yang kuat, dan sikap atau attitude yang baik.

Ia menjelaskan ilmu pengetahuan diperoleh melalui pendidikan dan kemauan untuk terus belajar. Sementara keterampilan perlu diasah agar seseorang memiliki kemampuan teknis yang dapat diterapkan dalam kehidupan maupun dunia kerja.

“Yang pertama tentu intelektual, ilmu. Ilmu pengetahuan itu melalui belajar. Kedua, kembangkan keterampilan. Ketiga, mental harus kuat,” ujar Menteri.

Menurut Mukhtarudin, mental generasi muda juga harus dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, ulet, tangguh, dan tahan menghadapi tantangan.

Selain itu, soft skill dan attitude juga menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Kepintaran dan kemampuan teknis, lanjut Menteri Mukhtarudin, tidak akan cukup apabila tidak diiringi kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berkoordinasi, serta menghargai orang lain.

“Orang boleh pintar, orang boleh punya kemampuan secara teknis, tetapi kalau soft skill-nya jelek, sombong, angkuh, susah berkomunikasi, egois, tidak bisa bekerja sama, tentu akan sulit berkembang,” kata Menteri.

Mukhtarudin pun mengingatkan para siswa agar mulai membangun jejaring atau network melalui pertemanan yang sehat dan produktif.

“Jadi tiga itu harus dimiliki anak-anak: ilmu, keterampilan, dan mental yang kuat, kemudian attitude-nya harus sangat baik. Setelah itu bangun jejaring melalui pertemanan,” kata Mukhtarudin.

Adapun prestasi SMAN 1 Pangkalan Bun pada LKBB-PB MPR RI 2026 menjadi capaian membanggakan bagi Kalimantan Tengah. Sekolah tersebut berhasil membawa nama daerah dalam kompetisi tingkat nasional melalui kemampuan baris-berbaris dan pengibaran bendera.

Menteri Mukhtarudin berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pelajar lainnya di Kalimantan Tengah untuk terus berprestasi dan berani bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Menteri P2MI juga mendorong para siswa untuk tidak cepat puas atas pencapaian yang telah diraih, melainkan menjadikan prestasi tersebut sebagai pijakan untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.

Sementara itu, pendamping SMAN 1 Pangkalan Bun, Nuning Meidiningrum mengapresiasi perhatian dan dukungan Menteri P2MI Mukhtarudin terhadap para siswa yang telah berjuang membawa nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

Nuning bilang Menteri Mukhtarudin memberikan pesan kepada para siswa agar terus memegang teguh disiplin, kerja keras, serta tidak takut menghadapi berbagai tantangan dalam meraih prestasi.

“Beliau sangat memperhatikan setiap anak yang bertanding. Beliau juga menyampaikan tentang disiplin yang kuat, kerja keras, dan tidak takut atas cobaan apa pun. Ibaratnya, usaha tidak akan mengkhianati hasil,” ujar Nuning.

Nuning menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan perhatian Menteri Mukhtarudin kepada para siswa SMAN 1 Pangkalan Bun yang berhasil meraih juara III LKBB-PB MPR RI 2026 sekaligus membawa nama Kalimantan Tengah ke tingkat nasional.

Nuning mengatakan pertemuan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah, terlebih Menteri Mukhtarudin merupakan alumni SMAN 1 Pangkalan Bun.

“Beliau juga berpesan agar kami bisa menjaga nama baik sekolah dan nama baik alumni, supaya bisa terus berprestasi sampai ke tingkat nasional selanjutnya,” pungkas Nuning Meidiningrum.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM