Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan IX dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Aula BPKAD Provinsi Jawa Barat pada Selasa (15/9/2026) ini bertujuan untuk memperdalam wawasan kepemimpinan serta mempelajari berbagai inovasi layanan publik yang diterapkan BPKAD Jabar.
Rombongan sebanyak 20 peserta PKP dari lingkungan Pemprov Jateng tersebut diterima langsung oleh Kepala BPKAD Provinsi Jawa Barat, Pak Norman, bersama Sekretaris Badan, Ibu Siti Syamsinur, serta didampingi oleh Ketua Tim Kepegawaian dan Pelatihan BPKAD.
Dalam sambutan penerimaannya, Kepala BPKAD Provinsi Jawa Barat, Norman Nugraha menyampaikan apresiasi atas dipilihnya BPKAD Jabar sebagai lokus studi lapangan bagi para pejabat pengawas dari Jawa Tengah. Beliau menegaskan pentingnya akuntabilitas dan keterbukaan publik dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi organisasi.
“Penerimaan studi lapangan ini merupakan bentuk komitmen kami sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi BPKAD dalam mengelola keuangan dan aset daerah. Kami melihat dari sisi pengelolaan aset, seluruh tata kelola harus dijalankan secara akuntabel dan transparan kepada publik,” ujar Norman.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta PKP berdiskusi aktif mengenai strategi penguatan tata kelola aset daerah, penerapan nilai-nilai BerAKHLAK, hingga efektivitas sistem pemantauan internal. Melalui pertukaran praktik baik ini (best practice), para peserta diharapkan dapat mereplikasi dan mengadaptasi inovasi yang relevan untuk diterapkan pada unit kerja masing-masing di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Perwakilan peserta, dan Ketua Angkatan PKP tersebut, Zia Ulhaq ZA menyatakan apresiasi atas penerimaan kunjungan Studi Lapangan di BPKAD Jabar dan rasa kagumnya dengan kondisi ruangan kantor BPKAD Jabar.
“Saya mengapresiasi atas inovasi yang sudah diimplementasikan di BPKAD diantaranya Kegiatan BPKAD HaDE, yang menjadikan nuansa birokrasi lancar dengan kegiatan diskusi dan edukasi yang rutin dilaksanakan, kiranya ini bisa kami replikasi di Pemprov Jawa Tengah serta inovasi Pusaka Jabar, yang merupakan bukti nyata transparansi pengelolaan keuangan daerah kepada Masyarakat Jawa Barat,” ujar Zia.
Acara kunjungan studi lapangan ini ditutup dengan visitasi ruangan kerja di Bidang Teknis dan Sekretariat serta ruang pelayanan OSS Bidang Perbendaharaan serta dokumentasi bersama seluruh peserta.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






