PT Auri Steel Metalindo merealisasikan ekspor perdana produk baja ringan dari Kawasan Industri Kendal (KIK) Kabupaten Kendal ke Melbourne, Australia. Sebanyak 30.000 batang baja ringan dengan nilai ekspor USD18.695,40 dikirim pada Jumat, 02 Oktober lalu.
PT Auri Steel Metalindo merupakan perusahaan PMDN yang bergerak sebagai produsen baja ringan dan baja lapis bermerek untuk kebutuhan konstruksi bangunan. Berdiri sejak 2016, perusahaan memiliki nilai investasi sebesar USD 17,5 juta dan telah menyerap 377 tenaga kerja.
Ekspor perdana ke Melbourne menjadi langkah awal bagi perusahaan ini dalam memperluas jangkauan pasar produknya ke tingkat internasional. Pengiriman tersebut sekaligus menunjukkan aktivitas industri di Kabupaten Kendal yang terhubung dengan perdagangan global melalui kegiatan ekspor.
Pelepasan ekspor perdana tersebut turut disaksikan oleh Bea Cukai, Pemerintah Kabupaten Kendal, Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Direktorat Jenderal ILMATE, PT Kawasan Industri Kendal, serta jajaran manajemen PT Auri Steel Metalindo. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung kelancaran kegiatan industri dan perdagangan internasional.
Kepala Kantor Bea Cukai Semarang, Budi Prasetiyo, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan PT Auri Steel Metalindo merealisasikan ekspor perdana tersebut. “Kami dari Bea Cukai Semarang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Auri Steel Metalindo atas keberhasilan ekspor perdana ke Australia. Sejak didirikan pada tahun 2016, perusahaan ini terus berkembang. Kami berharap ekspor perdana ini menjadi langkah awal bagi perusahaan untuk terus mengembangkan bisnisnya di pasar internasional dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian,” ujar Budi.
Dalam mendukung kegiatan perdagangan internasional, Bea Cukai menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance melalui pelayanan dan asistensi kepada dunia usaha, sekaligus tetap menjalankan fungsi pengawasan sesuai ketentuan.
“Kami selalu berkomitmen menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance. Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan dan sinergi bagi kelancaran kegiatan usaha. Kami menyadari bahwa Bea Cukai tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga hadir sebagai mitra kerja dari dunia usaha yang siap memberikan asistensi dan pelayanan maksimal,” jelas Budi.
Ekspor perdana PT Auri Steel Metalindo diharapkan dapat menjadi awal dari kegiatan ekspor yang berkelanjutan. Sinergi antara Bea Cukai, pelaku usaha, pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan pemangku kepentingan terkait diharapkan terus diperkuat untuk mendukung kelancaran arus barang ekspor, memperluas akses pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan sektor industri dan perekonomian daerah maupun nasional.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






