Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 sekaligus memperkuat sinergi dalam pembangunan keluarga, pelayanan Keluarga Berencana (KB), hingga pencegahan stunting.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji bersama Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menghadiri Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Peringatan tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Upacara dipimpin Presiden Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Presiden mengingatkan bahwa TNI lahir dari rakyat sehingga seluruh kekuatan yang dimiliki harus digunakan untuk menjaga dan melindungi masyarakat.
“Karena itu jangan pernah jauh dari rakyat, harus di tengah-tengah rakyat, harus hadir ketika rakyat membutuhkan,” tegas Presiden Prabowo.
Semangat untuk hadir di tengah masyarakat tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan program Kemendukbangga/BKKBN.
Melalui berbagai program pembangunan kependudukan dan keluarga, Kemendukbangga/BKKBN berupaya mendukung Asta Cita keempat, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), serta Asta Cita keenam terkait pembangunan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Dalam menjalankan berbagai program tersebut, TNI menjadi salah satu mitra strategis Kemendukbangga/BKKBN untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat daerah.
Kolaborasi keduanya antara lain diwujudkan melalui pelayanan Keluarga Berencana dalam kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan.
Sinergi tersebut memungkinkan pelayanan KB semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat sekaligus mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas.
Kolaborasi Kemendukbangga/BKKBN dan TNI juga diperkuat dalam upaya percepatan pencegahan stunting.
TNI turut memberikan dukungan terhadap salah satu program prioritas Kemendukbangga/BKKBN, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam membantu keluarga yang membutuhkan dukungan untuk mencegah risiko stunting.
Melalui sinergi lintas sektor, pembangunan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab satu kementerian atau lembaga, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Momentum HUT Ke-81 TNI sekaligus memperkuat semangat kolaborasi Kemendukbangga/BKKBN dan TNI dalam menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi keluarga Indonesia.
Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat, terutama dalam pelayanan KB, pembangunan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan pencegahan stunting di berbagai daerah.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News






