Pemerintah Provinsi Papua memperingati satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Matius Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen melalui acara refleksi kepemimpinan yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Senin (12/10/2026). Dalam momentum tersebut, Pemprov Papua resmi meluncurkan dua program jaminan sosial baru, yaitu Kartu KASIH (Keluarga Sehat Ibu Hamil) dan Kartu JALAN (Jaminan Lanjut Usia).
Peluncuran dua program baru ini melengkapi dua program sosial yang telah diresmikan sebelumnya, yakni Kartu PACE (Pelajar Cerdas) dan Kartu MACE (Mahasiswa Cerdas). Integrasi keempat pilar perlindungan sosial dan pembangunan sumber daya manusia ini disatukan di bawah satu kesatuan tagline “MACE KASIH JALAN PACE”.
Acara refleksi satu tahun kepemimpinan ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penegakan komitmen atas perjalanan pemerintahan sejak dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 8 Oktober 2025 di Istana Negara. Dalam pidato refleksinya di hadapan para jajaran dan masyarakat yang hadir, Gubernur Matius Fakhiri menegaskan bahwa perjalanan awal ini difokuskan pada penyusunan arah pembangunan daerah yang transparan, terukur, serta terarah.
“Satu tahun pertama ini bukanlah perjalanan tanpa arah. Satu tahun ini merupakan fase awal implementasi dari agenda pembangunan lima tahun ke depan dengan visi transformasi menuju Papua yang cerdas, Papua yang sejahtera, dan Papua yang harmonis,” ujar Gubernur Matius Fakhiri.
Arah kebijakan pembangunan tersebut telah tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua Tahun 2025–2029 dengan mengusung visi utama “Papua Cerah”. Kerja keras satu tahun pertama difokuskan pada penataan fondasi untuk mengatasi berbagai tantangan nyata daerah, termasuk penyesuaian kapasitas fiskal pasca-pemekaran tiga Daerah Otonom Baru di mana pendapatan daerah berkurang drastis dari Rp11,4 triliun menjadi tersisa Rp1,8 triliun pada APBD 2026.
Gubernur Matius Fakhiri menyatakan bahwa Pemprov Papua memilih untuk mengambil langkah-langkah transformatif ketimbang mengeluh dengan kondisi anggaran yang ada. Langkah ini diwujudkan melalui perbaikan tata kelola pemerintahan, peningkatan pendapatan asli daerah, penataan dana otonomi khusus, hingga penguatan pelayanan dasar bagi masyarakat.
Realisasi komitmen pelayanan dasar tersebut dipertegas melalui peluncuran resmi Kartu KASIH dan Kartu JALAN di Halaman Kantor Gubernur Papua. Kartu KASIH disiapkan untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan komprehensif bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak guna menekan angka stunting dari tingkat Puskesmas hingga RSUD, sedangkan Kartu JALAN hadir sebagai skema jaminan dan perlindungan sosial bagi para lansia di Papua.
“Papua yang cerdas lahir dari ibu yang sehat dan anak yang bertumbuh baik. Melalui kartu KASIH ini, pemerintah memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak dari Puskesmas, RSUD Kabupaten/Kota sampai dengan RSUD Provinsi,” tegas Matius Fakhiri.
Melalui sinergi empat program unggulan MACE KASIH JALAN PACE yang diselaraskan dengan program strategis nasional seperti Makan Gizi Gratis serta Sekolah Rakyat di kawasan pelosok, Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat akses pendidikan dan kesehatan secara adil serta merata bagi seluruh masyarakat Papua.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






