BerandaPemdaPanen Raya di Tanjungkerta Sumedang: Lewat Revolper, Bupati Dony Dorong Kesejahteraan Petani

Panen Raya di Tanjungkerta Sumedang: Lewat Revolper, Bupati Dony Dorong Kesejahteraan Petani

Kelompok tani (Poktan) Tani Gemah Ripah Desa Banyuasih, Kecamatan Tanjungkerta melakukan panen raya varietas IF 20 dan Inpari 32. Panen raya ini merupakan Program Revolusi Pertanian (Revolper) yang dilaksanakan bersama Poktan Tani Gemah Ripah di lahanseluas 10 hektare.

Pada lahan tersebut, dibuat demplot dengan luas masing-masing 2 hektare. Pengembangan demplot dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Unpad, Unwim dan Balitbang Ketahanan Mandiri. “Kolaborasi menjadi kunci untuk menghasilkan program pertanian yang memberikan manfaat nyata bagi para petani. Pendapatan petani meningkat, dan pada akhirnya petani semakin sejahtera,” ujar Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir usai panen raya yang dilanjutkan Temu Lapang Revolusi Pertanian Tahun 2026 bersama para petani di Desa Banyuasih, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Rabu (21/10/2026).

- Advertisement -

Pemda Kabupaten Sumedang menerapkan kerangka kerja pembangunan yang melibatkan berbagai unsur melalui pendekatan pentahelix. “Kerangka pemikiran Pemda Sumedang saat ini, logical framework-nya, adalah bahwa dalam bekerja kita harus melibatkan pentahelix. Pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pengusaha harus bersama-sama mewujudkan program ini agar berhasil dan sukses,” katanya.

Kegiatan tersebut menjadi ajang untuk menunjukkan hasil penerapan inovasi teknologi pertanian secara langsung di lapangan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produksi dan produktivitas padi serta kesejahteraan petani.

Program ini menerapkan berbagai inovasi teknologi pertanian, mulai dari teknik budi daya, pemupukan presisi, hingga pengendalian hama terpadu. Tujuannya adalah meningkatkan produksi dan produktivitas padi, menekan biaya operasional usaha tani, serta meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan.

Revolper bertumpu pada sejumlah prinsip utama, yaitu ketersediaan air dan kepastian irigasi, penggunaan benih unggul bermutu, pemupukan berimbang yang efektif dan efisien, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian untuk memodernisasi proses produksi hingga pascapanen.

Bupati juga menyerahkan bantuan kepada kelompok tani berupa sarana pertanian, alat dan mesin pertanian, pemeliharaan jaringan irigasi tingkat usaha tani, pembangunan dam parit, traktor tangan, serta dukungan optimalisasi lahan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM