BerandaPemdaWe Love Bali: Program Bali Sambut Wisatawan Dengan Penerapan Protokol Kesehatan

We Love Bali: Program Bali Sambut Wisatawan Dengan Penerapan Protokol Kesehatan

Suarapemerintah.id – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan bahwa Bali sudah siap kembali menyambut wisatawan. Pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Bali sudah menyiapkan berbagai protokol kesehatan agar Bali dan wisatawan tetap aman.

“Bali sudah siap menyambut wisatawan dengan melakukan protokol kesehatan,” kata I Putu Astawa dalam pembukaan program 3 We Love Bali.

- Advertisement -

Untuk mengedukasi sekaligus kampanye kualitas penerapan protokol kesehatan di Bali, Dinas Pariwisata Bali bersama Pemprov Bali menyelenggarakan program “We Love Bali”. Bali menerapkan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety and Environment (CHSE) bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat di Bali.

“Tujuan dari program ini untuk mempromosikan Bali mempersiapkan protokol kesehatan, mempromosikan objek wisata Bali yang belum dikenal masyarakat, dan membaktikan perekomonian warga Bali,” ujar Putu.

Putu juga menyampaikan, jika Bali siap menyambut wisatawan di akhir tahun dengan memperketat protokol kesehatan.

“Hotel bisa menanyakan rapid test, objek wisata juga dilengkapi tempat cuci tangan atau handsanitizer, jaga jarak, dan penggunaan masker,” ungkap Putu

 Program We Love Bali Untuk Promosi Wisata dan Edukasi Prokes

Program We Love Bali melibatkan pemangku kepentingan serta masyarakat di Bali untuk meninjau destinasi dan melihat langsung penerapan protokol kesehatan yang dijalankan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

We Love Bali terdiri atas 10 program perjalanan berbeda yang sudah dilaksanakan 10 trip berturut-turut selama dua bulan lalu, saat ini telah dilaksanakan program 3 trip yang ke 11 pada 6-8 Desember 2020. Seluruh program berlangsung selama tiga hari dua malam ke berbagai destinasi wisata di Bali

Dalam famtrip program 3 trip ke-11, diadakan pada 6-8 Desember 2020, melihat langsung penerapan protokol kesehatan yang dijalankan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Denpasar, Bongkasa Pertiwi, Taro dan Undisan.

Destinasi yang dituju, seperti Bajra Sandi Denpasar, Sangeh Monkey Forest, Desa Wisata Undisan, Desa Wisata Penglipuran, Kintamani, Desa Wisata Taro, Air Terjun Tegenungan dan lainnya.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani mengatakan program ini diharapkan dapat membentuk safety awareness yang perlahan tercipta dalam pola pikir pelaku usaha pariwisata di Bali dan wisatawan.

Awareness untuk menjalankan protokol kesehatan yang penuh kedisiplinan sehingga dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Khususnya di Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.

“Sehingga diharapkan industri pariwisata di Bali mulai bergerak dan semangat untuk kembali berkarya sekaligus memberikan edukasi dalam mengimplementasikan protokol kebiasaan baru bagi pelaku usaha pariwisata, masyarakat pengelola destinasi wisata, dan masyarakat umum yang mengikuti kegiatan tersebut,” kata Rizki.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM