Suarapemerintah.id – Kabupaten Barru merupakan daerah di Sulawesi Selatan yang sudah menasional dan memiliki beragam prestasi. Baru-baru ini Pemda Barru mendapatkan penghargaan sebagai Top 30 inovasi pelayanan publik tingkat Provinsi Sulsel. Penghargaan tersebut diberikan berkat menghadirkan inovasi Calon Pengantin (Catin) Sehat.
Catin Sehat merupakan inovasi yang dihadirkan oleh UPTD Puskesmas Bojo Baru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Tujuan adanya inovasi Catin adalah meningkatkan pengetahuan dan skrining pada calon pengantin, agar lebih komprehensif dalam mempersiapkan pernikahan, sampai kelak memiliki keturunan yang sehat, sehingga kematian ibu dan anak dapat dicegah sedini mungkin serta dapat membantu dalam pencegahan stunting.
Kepala Puskesmas Bojo Baru, Iriani Latief, SKM, M.Kes dihadirkan langsung untuk menerima penghargaan Top 30 Award, didampingi Kepala Bagian Organisasi Setda Barru Syafruddin Tajuddin, SH, MM dan Sekretaris Dinas Kesehatan Barru.
Iriani berharap dari penghargaan tersebut bisa menjadi motivasi untuk melakukan berbagai inovasi pelayanan kesehatan. Ia menjelaskan lebih lanjut, bahwa dampak dari inovasi “Catin Sehat” antara lain pada peningkatan jumlah pengantin baru yang telah mendapatkan pengetahuan serta pelayanan kesehatan.
“Semua pasangan pengantin baru nantinya diharapkan dapat lebih awal memahami proses kehamilan hingga dapat melahirkan dengan selamat,” tambahnya.
Hal ini juga diharapkan menekan kematian bayi, stunting, kurang gizi, prematur, hingga harapan melahirkan bayi yang sehat, normal, dan sempurna, lebih terjamin.
Selain itu, pelaksanaan Catin Sehat juga diharapkan mengedukasi peningkatan moral calon pengantin sehingga kasus penyakit menular seksual dapat dicegah.
Kemudian, inovator Iriani Latif mengungkap harapannya agar pelibatan aktif pemerintah desa/kelurahan, untuk terlibat dalam mengarahkan dan mensosialisasikan kepada calon pengantin untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas.
Pemberian penghargaan oleh Sekretaris Provinsi Sulsel, mewakili Pemda Provinsi Sulsel, disaksikan juga oleh Asisten Deputi Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja Wilayah III Kemenpan RB bersama segenap perwakilan kabupaten/kota, yang hadir
“Kita harus yakin bahwa apabila kabupaten/kota kuat, dengan reformasi birokrasi, maka provinsi akan kuat, jika provinsi kuat maka Indonesia akan tangguh. Dengan adanya reformasi birokrasi berbagai inovasi telah dilakukan dan yang terpenting adalah komitmen leader,” ucap Sekretaris Provinsi Sulsel, saat memberi sambutan ditengah gelar penyerahan penghargaan pada 30 Top Inovasi Daerah Se-Sulsel yang digelar di Hotel Claro, Makassar.






