BerandaPemerintahMenkes: Pelonggaran Pemakaian Masker bagian Transisi Menuju Endemi

Menkes: Pelonggaran Pemakaian Masker bagian Transisi Menuju Endemi

SuaraPemerintah.ID – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi memaparkan, mengenai pelonggaran pemakaian masker erupakan bagian dari transisi dari pandemi menuju endemi.

Hal ini dibeberkan Menkes usai Presiden Jokowi menyatakan pelonggaran terhadap kebijakan pemakaian masker bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan atau are terbuka.

- Advertisement -

“Presiden telah melonggarkan pemakaian masker, ini sebagai langkah transisi dari pandemi ke endemi,” ujar Menkes.

Dalam mengambil kebijakan ini, pemerintah secara bertahap memperhatikan imunitas masyarakat.

Lebih lanjut, Menkes mengatakan, dengan adanya virus varian baru Omicron BA2 yang mampu menggebrak sejumlah negara sehingga terjadi kenaikan lonjakan kasus dan telah terdeteksi di Indonesia tetapi tidak menyebabkan lonjakan kasus di Indonesia.

“Ternyata BA2 itu sudah dominan juga di Indonesia dan di India tetapi berbeda dengan negara-negara lain seperti Cina dan Amerika, kita tidak mengamati adanya kenaikan kasus yang tinggi dengan adanya varian baru. Jadi relatif Indonesia dan India imunitas dari masyarakatnya terhadap varian baru sudah relatif cukup baik,” ujarnya.

Menkes menambahkan, hasil penelitian antibodi tubuh terhadap virus atau Sero survei yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat khususnya di Jawa-Bali jelang mudik Lebaran tahun ini menunjukkan bahwa 99,2 persen telah memiliki antibodi baik yang berasal dari vaksin maupun infeksi COVID-19. Hasil penelitian juga menunjukkan peningkatan kadar atau titer antibodi dibanding survei yang dilakukan pada Desember tahun lalu.

“Kita melihat bahwa masyarakat Indonesia sudah memiliki daya tahan terhadap varian baru yang sekarang lagi beredar di seluruh dunia dengan cukup baik. Secara ilmiah dibuktikan melalui Sero survei dan secara realitasnya juga dibuktikan dengan adanya kasus yang menurun untuk varian yang sama dibandingkan dengan negara-negara besar lain, seperti Cina, Taiwan, Amerika yang kasusnya masih relatif lebih tinggi untuk varian yang sama dengan yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Menkes menekankan, selain memperhatikan data saintifik, transisi pandemi ke endemi juga harus didukung dengan pemahaman masyarakat mengenai tanggung jawab untuk menjaga kesehatan dan melindungi diri masing-masing dan juga orang lain.

“Kalau kita lihat ke depannya kondisi penularan kasus COVID-19 juga makin lama makin terkendali, yang masuk rumah sakitnya juga makin lama makin sedikit, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dirinya sendiri juga semakin tinggi, kita bisa melakukan langkah-langkah relaksasi lainnya yang secara bertahap akan membuat hidup kita kembali normal,” pungkasnya.

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM