Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak di seluruh Provinsi di Indonesia.
Di Lampung, Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung bersama OPD KB Kab /Kota dan mitra lainnya turut melaksanakan Pelayanan KB serentak di 15 Kabupaten / Kota Provinsi Lampung mulai dari 08 maret 2023 sampai dengan tanggal 11 mendatang.
Hingga pada saat ini, Kamis, 8 Maret 2023, berdasarkan data akseptor yang diperoleh dari Pokja KB – KR, pada pelayanan KB hari kedua ini, capaian akseptor tertinggi diraih oleh Kabupaten Tulang Bawang dengan raihan 658 akseptor disusul oleh Kabupaten Pringsewu dengan total akseptor 356 akseptor.dengan metode kontrasepsi terbanyak adalah implan dengan total pemakaian 1748, berikutnya metode IUD sebanyak 79 dan MOW sebanyak 49.
Sementara itu, dalam keterangannya dari tempat berbeda di Semarang, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Drs. Putut Riyatno, M.Kes, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada mitra mitra terkait di 15 kabupaten / kota se Provinsi Lampung atas terlaksananya kegiatan pelayanan KB serentak di hari kedua tersebut.
ia menjelaskan bahwa Pelayanan KB serentak ini ditujukan guna meningkatkan kepesertaan KB baru dan komitmen akseptor Pasangan Usia Subur (PUS) dalam keberlangsungan pemakaian kontrasepsi.
Lebih lanjut, Plt. Kepala menilai bahwa Pelayanan KB hingga hari ke 2 saat ini sudah terlaksana dengan baik, hal tersebut dilihat dari total capaian akseptor yang tinggi. namun ia berpesan, kerjasama antar pihak terkait harus terus diitingkatkan mengingat kegiatan tersebut masi akan dilaksanakan pada dua hari kedepan sehingga capaian akseptor baru mendapatkan hasil yang memuaskan.
“OPD KB Kabupaten dan Kota harus bekerjasama dan meningkatkan sinergitas dengan pemangku kebijakan setempat dan para penyuluh KB juga para kader sehingga cakupan peserta KB lebih meningkat”, Kata Plt.Kepala
Plt. Kepala juga menekankan bahwa dalam upaya peningkatan cakupan akseptor KB baru, salah satunya adalah dengan mengoptimalkan Dana Bantuan Operasional KB (BOKB) baik digunakan sebagai sarana penggerakan maupun untuk pelayanan di Fasilitas Kesehatan (Faskes).
“Kita akan terus mendorong teman – teman di Kabupaten / Kota untuk meningkatkan cakupan akseptor KB baru melalui pengoptimalka dana Bantuan Operasional KB baik untuk penggerakan maupun untuk pelayanan di faskes”. ungkap Plt.Kepala
Berbicara mengenai Hari Perempuan Internasional, Plt. Kepala berpendapat bahwa Perempuan khususnya seorang ibu memiliki peran yang sangat penting dalam keluarga, karena para ibu inilah yang mengandung, melahirkan bayi dan menyediakan makanan bagi anak dan keluarga lainnya.
Ia menambahkan bahwa perempuan harus memahami pola gizi yang baik dan pola asuh yang baik, sehingga diharapkan akan timbul kesadaran dalam peningkatan kualitas anak-anak Indonesia bukan sekedar fisik, tapi juga pemikiran dan mentalnya.
“Perempuan Indonesia khusus nya para ibu harus terus meningkatkan pemahaman mengenai upaya upaya pengentasan stunting sehingga selain berperan dalam keluarga, namun juga dapat membantu pemerintah dalam upaya percepatan penurunan stunting khususnya di Provinsi Lampung” tutup Plt. Kepala.






