Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Bukan Cawapres Ganjar, Golkar Tegaskan Ridwan Kamil Disiapkan Jadi Cagub

SuaraPemerintah.ID – Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto angkat suara terkait isu mantan Gubernur Jawa Barat sekaligus Waketum Golkar, Ridwan Kamil yang belakangan ini beredar kabar bakal menjadi calon wakil presiden pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Airlangga menegaskan, Partai Golkar menyiapkan Ridwan Kamil sebagai calon gubernur (Cagub), bukan sebagai Cawapres Ganjar. Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga usai bertemu petinggi Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat pada Kamis (14/9/2023) malam.

- Advertisement -

“Pak RK posisinya sebagai gubernur ya, oke,” kata Airlangga kepada wartawan.

Airlangga menuturkan, Partai Golkar mendorong Ridwan Kamil maju di kontestasi Pemilihan gubernur (Pilgub) 2024, entah sebagai Cagub Jawa Barat atau Cagub DKI Jakarta.

- Advertisement -

“Gubernur apakah (wilayah), Pak RK sendiri yang pilih,” ucap Menko Perekonomian ini.

Saat kembali dipertegas apakah bakal maju di Pilgub DKI Jakarta atau Pilgub Jabar, dia hanya menjawab singkat. “Jawa Barat,” ucap Airlangga memungkasi.

Ridwan Kamil Ditawari Cawapres Ganjar
Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan, Ridwan Kamil mengaku telah ditawari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi bakal cawapres Ganjar Pranowo.

Tawaran itu terjadi saat RK menemui Megawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu. Menurut Doli, RK telah melaporkan hasil pertemuan dengan Megawati itu kepada Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

“Itu sebetulnya, sekali lagi nama Ridwan Kamil ini muncul ketika ada pertemuan dan memang Pak RK sudah melaporkan ke Pak Airlangga ya, waktu itu disampaikan bahwa Pak RK diundang oleh Bu Megawati kemudian ditawarkan jadi wakil presiden,” kata Doli di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (13/9/2023).

Doli menyebut, tawaran pada RK itu datang lantaran Ganjar butuh memperkuat suara di Jawa Barat. “Latar belakangnya karena Pak Ganjar membutuhkan figur yang bisa memperkuat di Jabar gitu. Nah itu disampaikan Pak Ridwan ke Pak Airlangga,” ujar Doli.

Meski demikian, Doli menyebut keputusan soal Pilpres berada di tangan parpol dan disampaikan secara resmi atau formal. “Tapi kalau soal keputusan seharusnya kan dibicarakan secara resmi, secara formal,” ujar Doli.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru