SuaraPemerintah.ID – Nanang Qosim sampaikan perusakan baliho Nina – Tobroni sebenarnya rentetan pristiwa dari ke belakang sebelum proses Pilkada 2024 dimulai. “Kita sudah melihat banyak sekali sepanduk bertuliskan tolak dua priode,” ujar Nanang. Selanjutnya memasuki tahap kampanye terdapat aksi demostrasi yang agresif, sangat anarkis itu merusak fasilitas pemerintah.
Perusakan fasilitas itu dengan merobek foto Bupati “Objeknya salah itu foto Bupati bukan foto calon Bupati,” tegas Nanang.
Nanang menjelaskan Bupati itu masih depinitif Nina Agustina akan tetapi Dia dalam masa cuti dan akan menjabat lagi menjadi Bupati “Jadi baliho yang terpampang di ambulan kemudian di Dinas-Dinas itu adalah problemnya sebagai Bupati,”ujar Nanang.
Baca Juga : Jubir Nanang Qosim: 3 Program Nina Solusi Nyata untuk Rakyat Indramayu
Terakhir terjadi perusakan baliho di wilayah Seleman Lor yang dilakukan oleh oknum seseorang yang tidak bertanggung jawab lagi. Atas kejadian itu tim kemenangan Nina – Tobroni melaporkan ke Bawaslu.
Walapun demikinan Nanang Qosim berharap terhadap seluruh tim kemenangan dan kader jangan terpancing emosi karena apabila terpancing daya rusak kita akan lebih dahsyat dari pada mereka.
“Jadi kalo kemarin dari badan hukum tim kami melaporkan, itu merupakan langkah yang tepat,” ungkap Nanang.
Ia berpesan kepada Bawaslu agar menindak secara tepat dan cepat sesuai prosedur yang berlaku karena seluruh alat peraga kampanye itu bagian dari proses warna-warni demokrasi yang harus dihargai agar tidak mencederai demokrasi Pilkada 2024 ini.(wahab)
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News


.webp)


















