Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, UMKM, nelayan, dan petani merespons positif langkah Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan, banyak pelaku UMKM, petani, dan nelayan yang tersendat peminjaman modalnya akibat BI Checking.
Dengan dihapuskannya kredit piutang macet oleh Presiden Prabowo, ia berharap, tidak terjadi hambatan dalam akses permodalan.
“Usaha masyarakat akan bergulir, yang selama ini tersandera oleh utang karena BI Checking,” kata Herman Khaeron saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/24).
Pelaku usaha kecil dengan penghapusan ini, diharapkannya dapat mengakses pembiayaan baru dengan bunga rendah. Namun, beberapa bank BUMN mengkhawatirkan potensi kerugian negara dari kebijakan penghapusan utang ini.
“Pemerintah menjamin bahwa proses penghapusan akan berjalan sesuai aturan yang ada tanpa memaksa korporasi mengalami kerugian. Tentu ada tata cara dan mekanisme agar kebijakan ini tidak merugikan bank,” ujarnya.
Menurutnya, dengan perencanaan matang, maka kebijakan ini dapat mendorong pertumbuhan usaha kecil yang sempat terhenti. Sehingga keterbatasan modal tidak menghambat para pelaku usaha kecil.
“Pemerintah optimis, dampak positif ini. Memperkuat perekonomian masyarakat secara keseluruhan (target ekonomi tumbuh delapan persen),” ujar Herman Khaeron.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)


















