spot_img

BERITA UNGGULAN

Lia Istifhama Bersama Hyprbuzz: Soroti Peran Perempuan dan Politik Humanis di Indonesia

Anggota DPD RI, Lia Istifhama, merespons hasil survei ARCI Academy yang menempatkannya dalam jajaran lima besar politisi perempuan paling populer. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah podcast bersama Hyprbuzz yang mengangkat tema politik secara lebih dekat dan humanis.

Menanggapi capaian tersebut, Lia Istifhama mengaku bersyukur, namun tetap menegaskan pentingnya menjaga sikap agar tidak terjebak dalam ambisi berlebihan. Menurutnya, dalam dunia politik terdapat banyak ruang untuk berkontribusi tanpa harus selalu menjadi yang terdepan.

- Advertisement -

“Yang penting kita punya keinginan, tapi jangan sampai menjadi ambisi atau obsesi. Banyak ruang untuk berbuat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa popularitas dalam survei tidak menjamin dukungan yang bersifat permanen. Dalam pandangannya, dinamika politik membuat persepsi publik dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga diperlukan sikap bijak dalam menyikapi setiap hasil survei.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Lia menekankan pentingnya mengedepankan prinsip politik humanis dalam setiap proses demokrasi. Ia menilai bahwa pendekatan yang mengutamakan nilai kemanusiaan dapat memperkuat keberlangsungan demokrasi di Indonesia.

“Ketika orang menyukai kita, pasti ada juga yang tidak menyukai. Dan yang suka hari ini belum tentu akan terus suka. Karena itu, politik harus diisi dengan nilai-nilai humanis,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lia Istifhama juga menyoroti peran perempuan dalam politik Indonesia. Ia menilai bahwa saat ini perempuan tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi bagian yang diperhitungkan dalam berbagai sektor, termasuk politik.

Menurutnya, perkembangan tersebut tidak lepas dari meningkatnya penerimaan masyarakat, termasuk dari kalangan laki-laki, terhadap kepemimpinan perempuan.

“Sekarang perempuan sudah sangat diperhitungkan. Banyak ruang yang terbuka, dan masyarakat juga semakin menerima peran perempuan, termasuk dalam posisi kepemimpinan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perempuan memiliki keunggulan dalam komunikasi dan pendekatan emosional yang dapat menjadi kekuatan dalam membangun hubungan dengan publik. Namun demikian, Lia mengingatkan agar peluang yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh perempuan.

“Kesempatan sudah terbuka. Tinggal bagaimana perempuan bisa mengambil peluang dan menjalankan perannya dengan baik,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru