Menteri Agama (Menag) meminta Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) memperkuat kemampuan media sekaligus terus mengembangkan kelembagaan untuk menghadapi perubahan zaman. Penguatan media dinilai penting di tengah era post-truth, sementara pengembangan institusi diperlukan untuk perkembangan pendidikan tinggi keagamaan.
Arahan tersebut disampaikan Menag saat memberikan arahan secara daring dalam kuliah umum di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Menag secara khusus meminta Rektor memberikan perhatian terhadap kemampuan media di lingkungan Pascasarjana, termasuk dengan menyiapkan dukungan anggaran.
“Pasca-sarjana memang harus kuat. Yang belum dimiliki, kemampuan medianya ini. Jadi nanti Bu Rektor itu harus memberikan rencana program khusus untuk keperluan media,” ujar Menag, Senin (7/9/2026).
Menurut Menag, perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan kebenaran dan kekuatan akademik. Di era post-truth, penerimaan masyarakat terhadap informasi juga dipengaruhi oleh uang, politik, dan media sosial.
“Tidak bisa kita hanya bermodalkan kebenaran, lantas kita abai terhadap tiga faktor tadi,” katanya.
Karena itu, Menag menilai kemampuan media menjadi bagian penting bagi perguruan tinggi dalam menyampaikan pengetahuan dan gagasan kepada masyarakat. Perkembangan media sosial yang cepat juga membuat perguruan tinggi perlu memahami cara membangun komunikasi publik yang efektif.
Selain penguatan media, Menag berharap IAIN Parepare terus berkembang dengan membangun kerja sama bersama berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi lain, pemerintah daerah, maupun mitra di luar negeri dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pengembangan kampus.
Menag juga menyebut IAIN Parepare akan memasuki era baru menuju universitas. Seiring dengan itu, pengembangan fakultas dan program studi umum dapat menjadi bagian dari arah perkembangan kelembagaan IAIN Parepare.
Salah satu bidang yang disebut Menag adalah kedokteran. Menurutnya, peluang tersebut dapat dikaji dengan memperhatikan berbagai persyaratan yang berlaku serta dukungan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Menag juga berharap perkembangan IAIN Parepare diikuti dengan penciptaan lingkungan kampus yang semakin nyaman bagi mahasiswa. Ia mengarahkan agar fasilitas kampus, termasuk perpustakaan, dapat dikembangkan menjadi ruang belajar yang mendukung aktivitas akademik mahasiswa.
“Jadikan kampus ini rumah kedua atau rumah pertama bagi mahasiswa,” ujar Menag.
Menag berharap seluruh unsur IAIN Parepare tetap kompak dan membangun kolaborasi untuk membawa kampus memasuki perkembangan baru.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






