BerandaPemdaRibuan Mancing Mania Ramaikan Wali Kota Pekalongan Fishing Championship 2026, Potensi Wisata...

Ribuan Mancing Mania Ramaikan Wali Kota Pekalongan Fishing Championship 2026, Potensi Wisata Mancing Kian Dilirik

Potensi Kota Pekalongan sebagai destinasi wisata minat khusus semakin mendapat perhatian. Sekitar 5.000 penghobi mancing dari berbagai daerah meramaikan Wali Kota Pekalongan Fishing Championship 2026 yang digelar komunitas Serondo Fishing di Sungai Bantaran, kawasan Pantai Slamaran, Kota Pekalongan, Minggu (6/9/2026).

Tingginya antusiasme peserta semakin menarik karena sekitar 65–70 persen peserta tercatat berasal dari luar Kota Pekalongan. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa spot mancing di Kota Pekalongan mulai dikenal dan diminati para mancing mania dari berbagai daerah.

- Advertisement -

Wali Kota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf mengapresiasi penyelenggaraan lomba yang diinisiasi komunitas tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menunjukkan potensi lokasi perairan Kota Pekalongan untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata minat khusus.

“Pesertanya sekitar 5.000 dan 65–70 persen berasal dari luar kota. Ini menunjukkan lokasi mancing di Kota Pekalongan ternyata sangat bagus, khususnya di Jawa,” ujarnya usai membuka kegiatan.

Wali Kota Aaf menegaskan Pemkot Pekalongan akan terus mendukung kegiatan positif yang lahir dari inisiatif masyarakat dan komunitas.

“Walaupun ada label Wali Kota, semuanya ini pergerakan dari komunitas. Pemerintah hanya mendorong. Kalau masyarakat atau komunitas mengadakan kegiatan yang positif, tentu harus kita dukung,” katanya.

Ia juga mengapresiasi panitia yang telah menyiapkan berbagai hadiah menarik dan piala bergilir. Menurutnya, keberadaan piala bergilir menjadi tanda adanya komitmen untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin tahunan.

Ke depan, Wali Kota Aaf mendorong agar penyelenggaraan semakin ditingkatkan, terutama dalam penataan spot mancing, area parkir, serta UMKM di sekitar lokasi.

“Kalau peserta dari luar kota puas mengikuti event ini, pasti mereka akan menunggu event berikutnya di Kota Pekalongan. Oleh karena itu, spot mancing, parkir, dan UMKM perlu ditata agar peserta semakin nyaman,” ungkapnya.

Dalam kejuaraan tersebut, barramundi menjadi ikan target yang diperlombakan. Panitia menyediakan hadiah utama berupa mobil untuk juara 1 hingga 3, hadiah uang tunai bagi juara berikutnya, hadiah untuk kategori ikan non-target, serta berbagai doorprize seperti mesin cuci, TV LED, dan kipas angin.

Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan dan mayoritas berasal dari luar daerah, Wali Kota Pekalongan Fishing Championship 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu event komunitas yang turut memperkenalkan potensi wisata minat khusus Kota Pekalongan sekaligus memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat dan UMKM sekitar.

Wali Kota Aaf pun berharap komunitas Serondo Fishing dapat terus mengembangkan kegiatan tersebut dan menjadikannya agenda tahunan dengan penyelenggaraan yang semakin baik.

“Semoga sukses terus untuk Mancing Mania Serondo Fishing di Kota Pekalongan dan bisa digelar setiap tahun,” harapnya.
Antusiasme peserta juga datang dari luar daerah. Salah satunya Zaenal Arifin (30), peserta asal Ulujami, Kabupaten Pemalang. Ia menyebut gelaran lomba kali ini memiliki antusiasme peserta yang sangat tinggi.

“Sangat luar biasa. Saya ikut karena melihat antusiasme para mancing mania, khususnya dari Ulujami dan daerah sekitar, untuk datang ke Kota Pekalongan. Event seperti ini menarik dan ramai. Ini juga menjadi kesempatan bagi para penghobi mancing untuk berkumpul sekaligus menyalurkan hobi dalam suasana kompetisi,”tukasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM