Ketika sehat, kita bisa menjalani hari tanpa banyak memikirkan soal kesehatan. Bekerja, menjalankan usaha, mengurus keluarga, hingga beraktivitas bersama masyarakat bisa dilakukan dengan leluasa. Namun, ketika sakit datang, banyak hal bisa ikut terhenti.
Persoalan kesehatan bukan hanya soal pengobatan. Bagi sebagian keluarga, sakit juga bisa berarti pekerjaan terganggu, pendapatan berkurang, hingga munculnya beban ekonomi baru. Karena itu, akses terhadap layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau menjadi bagian penting dalam menjaga masyarakat tetap produktif.
Di sinilah jaminan kesehatan memiliki peran lebih luas. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), misalnya, kini telah melindungi 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Pada tahun yang sama, peserta JKN memanfaatkan layanan kesehatan lebih dari 725,3 juta kali.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar mengatakan JKN merupakan bagian penting dari upaya membangun masyarakat yang berdaya.
“Kita ingin pelayanan semakin mudah diakses, administrasi semakin sederhana, dan masyarakat tidak lagi menghadapi hambatan untuk memperoleh haknya sebagai peserta JKN,” ujarnya saat mengunjungi RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, Bali, Rabu (08/07) lalu.
Sebab, masyarakat yang sehat memiliki kesempatan lebih besar untuk bekerja, belajar, menjalankan usaha, dan menjaga kehidupan keluarganya. Sebaliknya, persoalan kesehatan yang tidak tertangani dapat membuat masyarakat semakin rentan, termasuk secara ekonomi.
“Kita ingin memastikan masyarakat tidak kehilangan akses layanan kesehatan hanya karena persoalan biaya. Negara hadir melalui sistem jaminan sosial yang kuat agar masyarakat bisa tetap sehat, produktif, dan berdaya,” kata Menko Muhaimin.
Karena itu, memperluas kepesertaan JKN perlu berjalan bersama dengan peningkatan kualitas layanan. Masyarakat tidak cukup hanya terdaftar sebagai peserta, tetapi juga harus mendapatkan pelayanan yang mudah, nyaman, dan berkualitas ketika membutuhkan. Pelayanan yang semakin baik akan membuat manfaat JKN semakin nyata dirasakan masyarakat.
Pada akhirnya, JKN bukan hanya tentang membantu masyarakat ketika sakit. Lebih dari itu, jaminan kesehatan membantu menjaga agar masyarakat tetap bisa bekerja, produktif, dan menjalani kehidupan dengan lebih tenang.
Ketika kesehatan terlindungi, masyarakat punya bekal yang lebih kuat untuk terus melangkah dan berkembang. Di titik inilah kesehatan menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






