Beranda blog Halaman 1091

Polri Siaga Amankan Ibadah Jumat Agung dan Perayaan Paskah 2025

Menyambut Hari Jumat Agung pada Jumat, 18 April 2025, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pengamanan telah dimulai sejak hari ini Kamis, 17 April 2025.

Langkah strategis dilakukan Polri melalui pendeteksian dini terhadap potensi gangguan keamanan, baik sebelum, saat pelaksanaan, maupun setelah rangkaian perayaan Paskah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh umat Kristiani dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan khidmat.

“Polri bersinergi dengan stakeholder lainnya turut mengamankan gereja-gereja yang berada di Indonesia salah satunya di Gereja Katedral dengan jumat jemaat kurang lebih sebanyak 2.000 umat yang akan beribadah.” Ujar Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Pelibatan personel dalam pengamanan Jumat Agung disesuaikan dengan jumlah tempat ibadah di masing-masing wilayah, dan setiap Polda telah melakukan persiapan secara optimal.

Selain itu, patroli siber juga diperkuat guna mencegah penyebaran berita hoaks dan konten provokatif di ruang digital yang dapat mengganggu suasana perayaan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni dan ketentraman di tengah masyarakat yang majemuk.

Memanfaatkan momentum libur panjang, masyarakat banyak melakukan perjalanan untuk berlibur, demi mendukung kelancaran arus lalu lintas, Polri turut menyiapkan pengamanan di titik-titik rawan kemacetan seperti jalan tol, jalur arteri, bandara, pelabuhan penyeberangan, hingga kawasan wisata. Kekuatan personel di masing-masing wilayah pun dioptimalkan guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.

“ Polri menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Ibadah Jumat Agung secara aman dan tertib. Kehadiran aparat di lapangan menjadi wujud nyata pelayanan kepada masyarakat serta bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai toleransi dan kebebasan beragama di Indonesia. “ Imbuh Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hari Kartini, Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum Penumpang Perempuan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menggratiskan seluruh layanan transportasi umum khusus bagi penumpang perempuan di ibu kota, pada Senin (21/4). Layanan ini dihadirkan dalam rangka peringatan Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April. Layanan transportasi publik yang digratiskan meliputi Transjakarta, MRT Jakarta dan LRT Jakarta.

“Secara khusus saya ingin menyampaikan bahwa nanti pada tanggal 21 April saat peringatan Hari Kartini, bagi siapa pun selama dia perempuan, naik transportasi di Jakarta gratis. Kecuali taksi ya karena dia personal,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Kamis (17/4).

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim, menuturkan, layanan transportasi gratis ini dikhususkan bagi seluruh penumpang perempuan dalam rangka memperingati Hari Kartini.

“Ada hadiah spesial dari Pak Gubernur untuk masyarakat, khususnya kaum perempuan. Pada 21 April nanti, bertepatan dengan Hari Kartini, seluruh penumpang perempuan bisa menikmati layanan transportasi umum secara gratis,” kata Chico, sapaan akrabnya.

Disebutkan Chico, Jenis transportasi yang termasuk dalam program ini meliputi Transjakarta (BRT dan Non-BRT), Mikrotrans, MRT Jakarta dan LRT Jakarta.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan resmi memulai uji coba rute baru Transjabodetabek Blok M–Alam Sutera pada Selasa (15/4). Uji coba ini merupakan bagian dari persiapan pembukaan empat rute baru yang akan menghubungkan Jakarta dengan Tangerang, Bekasi dan sekitarnya. Kegiatan ini untuk menguji visibilitas trayek serta potensi jumlah penumpang.

Rencananya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dijadwalkan turut melakukan uji coba lanjutan pada Senin (21/4), bertepatan dengan Hari Kartini.

“Wagub Rano bersama jajaran akan menaiki bus dari Blok M menuju Alam Sutera. Setibanya di Alam Sutera, Wagub Rano akan disambut oleh Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, sebagai bentuk sinergi antardaerah dalam mendukung pengembangan transportasi umum,” lanjut Chico.

Menurut data Dinas Perhubungan DKI Jakarta per Maret 2025, jumlah pengguna harian transportasi umum di Jakarta telah mencapai lebih dari 1,2 juta penumpang. Pemprov DKI terus mendorong masyarakat untuk beralih ke angkutan massal guna mendukung target pengurangan emisi dan menekan penggunaan kendaraan pribadi di ibu kota.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pengalihan Arus Lalu Lintas di 28 Titik Jakarta Sabtu 19 April 2025, Ini Rutenya!

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengumumkan rencana pengalihan arus lalu lintas di 28 titik persimpangan ibu kota yang bersinggungan dengan rute kegiatan Silaturahride with Mas Pram pada Sabtu, 19 April 2025.

Kegiatan bersepeda yang dimulai sejak pukul 05.30 hingga 08.00 WIB ini akan melibatkan ratusan pesepeda yang menempuh jalur ikonik Jakarta, mulai dari Balai Kota DKI Jakarta, Bundaran Patung Kuda, Bundaran HI, hingga Simpang Susun Semanggi dan Bundaran Senayan. Rute tersebut akan dilintasi sebanyak tiga kali (loop Sudirman), sebelum kembali ke Balai Kota.

Penyesuaian Rute dan Pengalihan Lalu Lintas

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa perubahan rute dilakukan untuk menyesuaikan dengan aspirasi masyarakat yang masih keberatan penggunaan JLNT (Jalan Layang Non Tol) oleh pesepeda.

“Banyak warga menilai JLNT diperuntukkan hanya untuk kendaraan roda empat. Oleh karena itu, kami menyesuaikan rute Silaturahride ini menjadi Sudirman Loop,” ujar Syafrin, Kamis (17/4).

Meski begitu, operasional Transjakarta tetap berjalan normal. Penyesuaian lalu lintas hanya akan dilakukan secara situasional, khususnya di titik-titik yang dilintasi rombongan pesepeda seperti Bundaran HI dan Bundaran Patung Kuda.

Syafrin juga mengimbau masyarakat yang hendak menggunakan layanan kereta api jarak jauh menuju Stasiun Gambir agar memperhatikan waktu perjalanan guna menghindari keterlambatan akibat penutupan jalan.

Daftar 28 Titik Pengalihan Arus Lalu Lintas

Segmen Bundaran Patung Kuda – Bundaran HI (rekayasa situasional):

  • Simpang Jalan Merdeka Selatan – Jalan Budi Kemuliaan – Jalan MH Thamrin

  • Simpang Kebon Sirih – Jalan MH Thamrin

  • Simpang KH. Wahid Hasyim – Jalan MH Thamrin

Segmen Bundaran HI – Bundaran Senayan (pengalihan arus tetap): Terdapat 25 titik simpang yang akan diberlakukan pengalihan arus lalu lintas. Beberapa di antaranya:

  • Simpang Jalan Imam Bonjol – Jalan Pamekasan

  • Simpang Jalan Setiabudi Raya – Jalan Jenderal Sudirman

  • Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio – Jalan Jenderal Sudirman

  • Akses kupingan Semanggi arah Bundaran Senayan dan HI

  • Simpang Jalan Asia Afrika – Jalan Hang Lekir I

  • Dan lainnya (total 25 titik, lihat daftar lengkap di akhir berita)

Rute Alternatif untuk Pengguna Jalan

Untuk menghindari kemacetan, Dishub DKI Jakarta juga menyediakan sejumlah rute alternatif:

  • Dari arah Utara (Sarinah) ke Selatan (Blok M): Melalui Jalan Imam Bonjol – Rasuna Said – Tendean – Wolter Monginsidi

  • Dari Timur (Menteng) ke Barat (Tanah Abang): Melalui Cokroaminoto – Wahid Hasyim – Mas Mansyur

  • Dari Slipi ke Cawang dan sebaliknya: Lewat Jalan Gatot Subroto – Simpang Semanggi – S. Parman

  • Dari Manggarai ke Tanah Abang dan sebaliknya: Lewat Jalan Sultan Agung – Galunggung – RM Margono Djojohadikoesoemo

Untuk pengendara dari dan menuju Gelora Bung Karno (GBK), rekayasa juga diberlakukan. Akses masuk bisa melalui Jalan Hang Tuah Raya dan Hang Lekir, sedangkan akses keluar diarahkan ke Asia Afrika menuju Jalan Sisingamangaraja.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar:

  • Menghindari ruas-ruas jalan yang terdampak kegiatan Silaturahride

  • Mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan

  • Mengutamakan keselamatan dalam berkendara

“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung kegiatan ini dengan tetap disiplin berlalu lintas,” tutup Syafrin.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wagub Rano Jajaki Potensi Kesempatan Warga Kerja di Jepang

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, tengah melakukan pembahasan dan penjajakan kesempatan bekerja bagi warga di Jepang. Dari informasi pihak terkait, kata Wagub, negeri matahari terbit tersebut masih membutuhkan sekitar 840 ribu tenaga kerja.

“Saya tadi rapat zoom, jadi Jepang saat ini membutuhkan hampir 840 ribu tenaga kerja. Jakarta diberikan fasilitas cukup besar, kalau memang kita bisa mengisi kuota,” katanya, Rabu (16/4)

Lowongan kerja yang tersedia ini, menurut Rano, bisa menjadi peluang memperoleh pekerjaan layak dan meningkatkan taraf kesejahteraan, khususnya bagi warga Jakarta.

Dilanjutkan Rano, berdasar pembahasan itu pihaknya mengetahui kebutuhkan tenaga kerja di negara Jepang terdiri dari berbagai sektor seperti driver untuk truk, bus dan wisata. Lalu, ada tenaga medis untuk panti jompo dan rumah sakit, perhotelan serta kapal pesiar.

Karena itu, Rano berencana merealisasikan berbagai program untuk menyiapkan tenaga kerja dari Jakarta agar bisa mengisi berbagai lowongan kerja di negara Jepang.

Persiapan utama yang dibutuhkan adalah kemampuan berbahasa Jepang selain bahasa Inggris agar sumberdaya manusia yang dikirim nantinya bisa berkomunikasi dengan baik di lingkungan kerja.

“Mereka berharap dari 840 ribu, memberikan kita kuota hingga 50 persen. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa melakukan preparation untuk melakukan ini,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

HNW dan Delegasi PKS Dukung Mahkamah Internasional Hentikan Genosida di Gaza

Wakil Ketua MPR RI yang juga Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), bersama dengan delegasi anggota DPR RI dari Fraksi PKS yang dipimpin oleh Ir Tifatul Sembiring, menyampaikan dukungan langsung kepada Mahkamah Internasional (International Court of Justice) di Den Haag, Belanda.

Upaya tersebut dilakukan Fraksi PKS agar ‘advisory opinion-nya’ yang didukung oleh 124 negara anggota PBB menjadi Resolusi Majelis Umum PBB (A/REA/WS-1/24, pada 18 September 2024) yang utamanya terkait ilegalnya pendudukan Israel atas Palestina dan karenanya Israel harus meninggalkan kawasan-kawasan yang didudukinya dalam waktu 12 bulan, agar konsistensi disikapi dan serius dikawal untuk dilaksanakan, demi terjaganya marwah Mahkamah Internasional dan PBB juga untuk menyelamatkan kemanusiaan dan peradaban global.

“Kami dari Parlemen Indonesia, yang barangkali adalah Parlemen pertama yang hadir di Mahkamah yang terhormat di Den Haag ini, untuk menegaskan kembali Konstitusi kami yang menjadi komitmen kita bersama, yaitu menolak penjajahan dan mementingkan HAM, Kemanusiaan dan Perdamaian, selain akuntabilitas dan aturan hukum internasional yang harus ditaati bersama,” ujarnya di Den Haag, Belanda, Selasa (15/04/2025).

HNW sapaan akrabnya menyampaikan dukungan delegasi kepada Mahkamah Internasional untuk ikut mengawal keputusannya yang kemudian menjadi resolusi MU PBB sejak September 2024 lalu, karena sejak hal itu diputuskan, Israel bukan menampakkan niat baik menaati dengan mulai meninggalkan tanah-tanah pendudukan yang ilegal di Palestina, tetapi sebaliknya Israel (juga dengan membiarkan warganya) malah memperluas kejahatan penjajahannya, bukan hanya menyerang jalur Gaza, tetapi juga ke Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Dukungan ini, lanjutnya, sejalan dan menguatkan sikap Pemerintah Indonesia yang dahulu disampaikan langsung di forum Mahkamah Internasional oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan pembelaan terhadap bangsa Palestina yang diteruskan oleh pemerintahan saat ini yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, HNW juga menyampaikan dukungan penuh delegasi parlemen Indonesia ini terkait kasus yang sedang ditangani ICJ, yakni gugatan untuk menerapkan Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida di Jalur Gaza yang diprakarsai oleh Afrika Selatan terhadap Israel. Apalagi, di dalam putusan sela/putusan sementara dalam kasus itu pada Januari 2024, Mahkamah mengakui adanya potensi yang masuk akal terjadinya genosida terhadap bangsa Palestina di Gaza.

“Kami menyatakan dukungan penuh terhadap yurisdiksi dan mandat Mahkamah Internasional dalam menangani masalah serius dan mendesak ini, karena eskalasi di Gaza belakangan ini makin membuktikan terjadinga genocida bahkan sebagian pihak menyebur sebagai jokocaust, ketika Israel mengabaikan putusan sela ICJ itu dengan melakukan kejahatan kemanusiaan antara lain berupa pembunuhan lebih banyak lagi kepada warga Gaza yang mayoritas korbannya adalah perempuan dan anak, Israel juga menghancurkan semua rumah sakit termasuk RS Baptis di Gaza, juga dibomny perkemahan pengungsian, apalagi dengan penyetopan total masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, baik makanan, minuman, obat-obatan, air dan listrik, yang semuanya itu membuktikan terjadinya genosida yang makin vulgar yang dilakukan oleh pihak Israel. Kami berharap agar dalam Persidangan yang akan datang Mahkamah Internasional dapat memberikan putusan final terjadinya genosida yang harus dihentikan dan pelakunya diberikan sanksi hukum yang adil,” tukasnya.

HNW mengingatkan bahwa Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida, yang diadopsi pada tahun 1948 setelah terjadinya kekejaman yang tak terbayangkan pada perang dunia II, bukan sekadar instrumen hukum, melainkan janji khidmat dari masyarakat internasional bahwa kekejaman semacam itu tidak akan pernah terjadi lagi.

“Saat ini, janji itu sedang diuji,” ujarnya.

Lebih lanjut, HNW mengatakan situasi di Gaza saat ini telah menimbulkan pertanyaan yang sangat meresahkan tentang perilaku kejahatan kemanusiaan, genosida, penargetan warga sipil, dan potensi niat untuk menghancurkan, secara keseluruhan atau sebagian, suatu kelompok nasional, etnis, ras, atau agama—sebagaimana didefinisikan dalam Konvensi.

“Ini semua bukan sekadar masalah politik; ini adalah masalah hak asasi manusia yang mendasar di dalam hukum internasional yang tentunya menjadi perhatian utama dari Mahkamah Internasional,” tambahnya.

HNW juga memuji langkah Republik Afrika Selatan yang mengajukan kasus ini ke Mahkamah Internasional agar negara yang jelas-jelas melakukan Kejahatan Genosida seperti Israel dapat mendapat hukuman yang setimpal, serta memastikan dukungan mayoritas warga dunia termasuk Indonesia terhadap langkah itu.

“Keberanian untuk bertindak atas nama mereka yang tidak bersuara, untuk menegakkan hukum demi membela kemanusiaan, patut mendapat pengakuan dan dukungan,” ujarnya.

“Kami mendesak Mahkamah ini untuk mempertimbangkan tidak hanya dimensi hukum, tetapi juga keharusan moral dan kemanusiaan yang membingkai kasus ini. Melaksanakan keadilan, serta tidak menundanya. Apalagi dulu saat putusan sela ICJ di Januari 2024 atau ketika ‘advisory opinion’ Mahkamah Internasional dikeluarkan pada Juli 2024, korban yang tewas baru sekitar 45 ribuan warga, sekarang pada April 2025 jumlah warga yang dilaporkan tewas sudah melebihi 50 ribuan warga yang mayoritas mutlaknya adalah warga sipil: ibu-ibu, kaum perempuan, anak-anak, pekerja medis, wartawan dan lainnya. Sehingga sangat perlu ada putusan tepat yang dapat cepat menghentikan genosida ini. Maka sangat benar bila Mahkamah Internasional kembali mengabulkan permintaan ‘fatwa’ dari PBB terkait agar Israel segera membuka perbatasan untuk masuknya bantuan-bantuan kemanusiaan ke Gaza, agar genosida terhindarkan, dan kemanusiaan terselamatkan,” tegas Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Sementara itu Anna Bonini, pejabat dari Mahkamah Internasional yang ditugaskan menerima delegasi FPKS, menyampaikan apresiasi atas kunjungan, kepedulian dan dukungan dari Parlemen Indonesia terhadap Mahkamah Internasional dan keputusan-keputusannya, dan sekalipun Anna Bonini menyampaikan terkait dengan kewenangan terbatas yang dimiliki oleh Mahkamah Internasional sebagai organ PBB dan sifat keputusan-keputusan Mahkamah Internasional, tapi tetap menjanjikan akan menyampaikan aspirasi-aspirasi ini ke Pimpinan Mahkamah Internasional.

”Hal itu kami mengerti, sekalipun disayangkan, tetapi menjaga marwah lembaga internasional seperti Mahkamah Internasional dan PBB, agar keputusannya terkait illegalitas pendudukan Israel atas tanah Palestina, dibukanya bantuan kemanusiaan dan dihentikankannya genosida di Gaza, penting terus disikapi secara konsisten dan diperjuangkan agar dilaksanakan, juga untuk menyelamatkan kemanusiaan, peradaban global serta hukum internasional,” pungkas HNW.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Nevi Zuairina Salurkan Bantuan TJSL dari PT Bukit Asam di Agam dan Pasaman Barat

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di daerah pemilihannya, Sumatera Barat II.

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Nevi menyerahkan secara simbolis bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT Bukit Asam kepada sejumlah pihak yang membutuhkan di Kabupaten Agam dan Pasaman Barat.

Bantuan pertama diserahkan kepada pengurus Masjid At-Taqwa yang berada di Jorong Mantuang, Nagari Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Dalam sambutannya, Nevi menyampaikan bahwa keberadaan rumah ibadah harus selalu mendapatkan perhatian karena menjadi pusat kegiatan spiritual dan sosial masyarakat.

“Kita ingin memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pengembangan masyarakat dan dakwah,” ujar politisi PKS ini.

Selanjutnya, penyerahan bantuan TJSL dilaksanakan di Kabupaten Pasaman Barat. Salah satu yang menerima manfaat adalah Kelompok Tani Baiyo di Nagari Kajai Selatan, Kecamatan Talamau. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Nevi menyampaikan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pedesaan, dan oleh karena itu harus terus didorong melalui kolaborasi antara negara, BUMN, dan masyarakat.

Dalam kesempatan berikutnya, bantuan TJSL juga diberikan kepada Yayasan Rumah Belajar (Rumbel) Buk Lina yang berada di Simpang Empat, Pasaman Barat. Yayasan ini bergerak dalam bidang pendidikan non formal, terutama bagi anak-anak kurang mampu.

Nevi menyatakan bahwa dukungan kepada sektor pendidikan, apalagi yang berbasis masyarakat dan kerelawanan, sangat penting untuk menjamin akses belajar yang merata dan berkualitas.

Wakil Rakyat Sumbar ini menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara dirinya sebagai wakil rakyat di Komisi XII DPR RI, yang membidangi BUMN, dengan PT Bukit Asam sebagai salah satu perusahaan negara yang berkomitmen terhadap pembangunan sosial masyarakat.

Ia berharap program TJSL semacam ini dapat terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya, menyasar lebih banyak lagi kelompok rentan dan daerah yang membutuhkan.

“Insya Allah, ke depan kami akan terus memperjuangkan agar program-program yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat seperti ini terus hadir dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tutup Nevi Zuairina.

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di daerah pemilihannya, Sumatera Barat II.

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Nevi menyerahkan secara simbolis bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT Bukit Asam kepada sejumlah pihak yang membutuhkan di Kabupaten Agam dan Pasaman Barat.

Bantuan pertama diserahkan kepada pengurus Masjid At-Taqwa yang berada di Jorong Mantuang, Nagari Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Dalam sambutannya, Nevi menyampaikan bahwa keberadaan rumah ibadah harus selalu mendapatkan perhatian karena menjadi pusat kegiatan spiritual dan sosial masyarakat.

“Kita ingin memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pengembangan masyarakat dan dakwah,” ujar politisi PKS ini.

Selanjutnya, penyerahan bantuan TJSL dilaksanakan di Kabupaten Pasaman Barat. Salah satu yang menerima manfaat adalah Kelompok Tani Baiyo di Nagari Kajai Selatan, Kecamatan Talamau. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Nevi menyampaikan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pedesaan, dan oleh karena itu harus terus didorong melalui kolaborasi antara negara, BUMN, dan masyarakat.

Dalam kesempatan berikutnya, bantuan TJSL juga diberikan kepada Yayasan Rumah Belajar (Rumbel) Buk Lina yang berada di Simpang Empat, Pasaman Barat. Yayasan ini bergerak dalam bidang pendidikan non formal, terutama bagi anak-anak kurang mampu.

Nevi menyatakan bahwa dukungan kepada sektor pendidikan, apalagi yang berbasis masyarakat dan kerelawanan, sangat penting untuk menjamin akses belajar yang merata dan berkualitas.

Wakil Rakyat Sumbar ini menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara dirinya sebagai wakil rakyat di Komisi XII DPR RI, yang membidangi BUMN, dengan PT Bukit Asam sebagai salah satu perusahaan negara yang berkomitmen terhadap pembangunan sosial masyarakat.

Ia berharap program TJSL semacam ini dapat terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya, menyasar lebih banyak lagi kelompok rentan dan daerah yang membutuhkan.

“Insya Allah, ke depan kami akan terus memperjuangkan agar program-program yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat seperti ini terus hadir dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tutup Nevi Zuairina.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pastikan Kesiapan PSU, Gubernur Sumsel Sambangi Bawaslu dan KPU Empat Lawang

Masih dalam rangkaian yang sama selanjutnya Gubernur Sumsel melakukan kunjungan langsung ke kantor Bawaslu dan KPU Kabupaten Empat Lawang guna memastikan pengawasan dan kesiapan logistik pemilihan ulang dapat berjalan dengan baik dan matang. Empat Lawang, 16/04/2025.

Dalam arahannya pada Bawaslu Kab.Empat Lawang Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyampaikan penting transparansi dan layanan maksimal pada masyarakat pada saat pelaksaan sehingga dapat mencipatakan situasi yang kondusif dan menjaga netralitas para penyelenggara serta ASN.

“Kami dari Pemerintah Daerah telah siap membantu keuangan PSU, kenapa ini harus terlaksana dengan baik? Karna demi ketentraman masyarakat Empat Lawang agar bisa menjalankan aktivitasnya dan memliki kepala daerah defenitif”ungkapnya dalam kunjungan pada kantor KPU Kab. Empat Lawang.

Anggota KPU Empat Lawang Eskan Budiman mengatakan secara keseluruhan kesiapan KPU Empat Lawang untuk melaksnakan PSU dinyatakan sangat siap baik dari logistik maupun keanggotaanya.

“Dengan dibantu para Adhoc dan sekretariatan anggota KPU Empat lawang Logistik telah siap tinggal menunggu waktu pendistribusian insyallah hari besok 17 april 2025 logistik di distribusikan”ungkapnya

Turut Hadir Inspektur Utama Bawaslu Republik Indonesia Rini Wartini, A.K., M.M., C.A, CRMP, CSEP., CfrA., CGCAE, KETUA DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdi, S.E., M.M, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI. Ujang Darwis, M.D.A, Kapolda Sumsel IRJEN POL. Andi Rian, S.I.K., M.H

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mendiktisaintek Kunjungi Politeknik Negeri Kupang: Dorong Semangat Kampus Berdampak

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mengunjungi Politeknik Negeri Kupang (PNK) dan mengapresiasi semangat mahasiswa dan komitmen kampus dalam membangun pendidikan tinggi yang berdampak, Rabu (16/4).

“Semoga semangat para mahasiswa terus berlanjut. Ambisi-ambisi besar dan mimpi-mimpi besar silakan terus dikembangkan, karena itu adalah modal yang sangat berharga,” ujar Menteri Brian.

Menteri Brian menekankan pentingnya pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

“Kita ingin mengukur seberapa besar kontribusi kampus terhadap lingkungan sekitar, khususnya Kota Kupang dan Provinsi NTT. Inilah yang ingin kami bangun,” harap Menteri Brian.

Mendiktisaintek juga menyampaikan bahwa kementerian tengah membangun sistem mentorship antarkampus, di mana kampus-kampus besar, seperti di Jawa dapat bermitra dengan kampus di daerah untuk mengembangkan teknologi dan menyelesaikan permasalahan lokal. Program seperti KIP Kuliah juga terus didorong agar mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap bisa mengakses pendidikan tinggi.

Menanggapi tingginya kebutuhan akses, Mendiktisaintek menyambut baik inisiatif untuk membentuk KIP Kuliah Daerah (KIP-KD) yang bisa didukung oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten. Hal ini, menurutnya, akan memperluas jangkauan pendidikan tinggi ke seluruh lapisan masyarakat.

“Saya rasa Politeknik Negeri Kupang ini adalah contoh nyata semangat vokasi yang berdampak,” ujar Menteri Brian.

Mendiktisaintek mengapresiasi kepemimpinan Direktur PNK, dukungan legislatif, dan sinergi lintas sektor dari pemerintah daerah. Menteri Brian juga mengajak mahasiswa untuk tetap mengingat peran dosen dalam perjalanan mereka.

“Kampus di NTT adalah ibu kandung kalian. Kalau sudah berhasil, jangan lupa datang lagi ke kampus. Sapa Bapak Ibu Dosen yang telah membuat kalian berhasil. Sapa juga adik-adik agar turut berhasil seperti kalian nanti,” pesan Menteri Brian.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Brian meninjau langsung sejumlah laboratorium, antara lain Laboratorium Teknologi Mekanik, Listrik, dan Pengujian Bahan, serta berdiskusi dengan sivitas akademika PNK.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota Komisi X DPR RI, Anita Jacoba Gah, Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma, Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Adrianus Amheka, Rektor Universitas Nusa Cendana, Maxs U. E. Sanam, serta Direktur Politeknik Negeri Kupang, Frans Mangngi.

Pertemuan ini diakhiri dengan dialog terbuka antara Menteri dan sivitas akademika, yang menjadi wadah penyampaian aspirasi langsung kepada kementerian.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Wajibkan Vaksinasi Polio untuk Jemaah dan Petugas Haji 2025

Menjelang pelaksanaan ibadah haji tahun 2025, Pemerintah Indonesia menegaskan kewajiban vaksinasi bagi seluruh jemaah dan petugas haji. Selain vaksin meningitis yang telah menjadi syarat wajib selama ini, mulai tahun ini juga diwajibkan vaksinasi polio.

Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Liliek Marhaendro Susilo, dalam kegiatan Bimbingan Teknis Terintegrasi Tenaga Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2024M/1446H di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta (16/4).

“Kewajiban vaksinasi polio bagi para jemaah dan petugas haji mengikuti ketentuan Kementerian Kesehatan Arab Saudi yang dikeluarkan Maret 2025 bagi para pelaku perjalanan dari Indonesia. Aturan itu ditujukan bagi negara yang pernah mengalami kasus Polio selama satu tahun terakhir,” jelas Liliek.

Menindaklanjuti aturan tersebut, Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan, Prima Yosephine, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan vaksin Poliomyelitis bagi seluruh jemaah haji reguler dan petugas haji. Adapun untuk jemaah umrah dan jemaah haji khusus, vaksinasi dilakukan secara mandiri.

Jenis vaksin yang digunakan adalah Inactivated Poliovirus Vaccine (IPV) sejumlah 1 dosis, dan diberikan paling lambat 2 hingga 4 minggu sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. Vaksin IPV ini dapat diberikan bersamaan dengan vaksin lain seperti vaksin meningitis meningokokus, influenza, maupun COVID-19.

Poliomyelitis (polio) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio dan menyerang sistem saraf. Dalam beberapa kasus, infeksi dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian dalam waktu singkat.

Polio dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia. Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk penyakit ini, dan vaksinasi merupakan cara paling efektif untuk mencegah penularannya.Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, meresmikan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus menjadi rumah sakit tipe C pada Rabu (16/4). RSUD ini menjadi yang ke-10 dari total 66 rumah sakit tipe D di wilayah terpencil yang dibangun atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Bapak dan Ibu sekalian, ini adalah rumah sakit ke-10 yang kita groundbreaking tahun ini. Totalnya akan ada 32 RSUD dibangun di tahun ini dan 34 lagi pada tahun depan,” ujar Menkes Budi dalam sambutannya.

Pembangunan rumah sakit ini ditujukan untuk memperluas akses layanan kesehatan yang bermutu dengan biaya terjangkau bagi masyarakat. Penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, dan kanker—yang merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia—juga banyak ditemukan di wilayah sekitar RSUD Syarif Idrus.

Karena itu, rumah sakit ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis modern, termasuk alat CT Scan dan cath lab untuk penanganan stroke, USG untuk ekokardiografi, serta layanan pemasangan ring jantung. Untuk penanganan kanker, akan tersedia laboratorium patologi anatomi, alat mamografi, dan layanan kemoterapi. Rumah sakit ini juga akan memiliki layanan hemodialisa bagi pasien dengan gangguan ginjal.

“Itu semua akan dibangun di rumah sakit ini. Alat-alatnya lengkap,” kata Menkes.

Namun, Menkes Budi menekankan bahwa ketersediaan peralatan canggih harus diiringi dengan sistem tata kelola yang profesional dan berkualitas. Ia pun menawarkan pendampingan dari Kementerian Kesehatan dalam pengelolaan manajemen rumah sakit, mulai dari aspek keuangan, pengadaan, hingga layanan klinis dan nonklinis.

“Kalau diperkenankan, saya ingin menempatkan satu dewan pengawas dari Kementerian Kesehatan di RSUD ini, agar tata kelolanya bisa lebih baik,” tambahnya.

Menkes juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan rencana induk (master plan) pengembangan rumah sakit untuk jangka waktu 5 hingga 10 tahun, agar pembangunan tidak dilakukan secara tambal sulam.

Salah satu tantangan utama dalam pengembangan rumah sakit daerah adalah keterbatasan tenaga dokter spesialis. Dari 66 RSUD yang dibangun, sekitar 66% masih belum memiliki tujuh dokter spesialis dasar. Untuk RSUD Syarif Idrus, Menkes menegaskan pentingnya keberadaan dokter spesialis jantung dan saraf.

“Kami harap tenaga medis dapat berasal dari putra-putri daerah, sehingga mereka lebih berkomitmen dan tidak pindah ke kampung halamannya. Karena itu, kami dorong pemenuhan tujuh spesialis dasar, ditambah spesialis jantung dan saraf,” tegasnya.

Di akhir kunjungan, Menkes mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kesehatan melalui dua langkah utama: menerapkan perilaku hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Hal ini penting dalam mencegah penyakit mematikan seperti stroke, jantung, kanker, dan ginjal.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menkes Resmikan RSUD Modern di Daerah Terpencil, Dilengkapi CT Scan hingga Layanan Kanker

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, meresmikan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus menjadi rumah sakit tipe C pada Rabu (16/4). RSUD ini menjadi yang ke-10 dari total 66 rumah sakit tipe D di wilayah terpencil yang dibangun atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Bapak dan Ibu sekalian, ini adalah rumah sakit ke-10 yang kita groundbreaking tahun ini. Totalnya akan ada 32 RSUD dibangun di tahun ini dan 34 lagi pada tahun depan,” ujar Menkes Budi dalam sambutannya.

Pembangunan rumah sakit ini ditujukan untuk memperluas akses layanan kesehatan yang bermutu dengan biaya terjangkau bagi masyarakat. Penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, dan kanker—yang merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia—juga banyak ditemukan di wilayah sekitar RSUD Syarif Idrus.

Karena itu, rumah sakit ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis modern, termasuk alat CT Scan dan cath lab untuk penanganan stroke, USG untuk ekokardiografi, serta layanan pemasangan ring jantung. Untuk penanganan kanker, akan tersedia laboratorium patologi anatomi, alat mamografi, dan layanan kemoterapi. Rumah sakit ini juga akan memiliki layanan hemodialisa bagi pasien dengan gangguan ginjal.

“Itu semua akan dibangun di rumah sakit ini. Alat-alatnya lengkap,” kata Menkes.

Namun, Menkes Budi menekankan bahwa ketersediaan peralatan canggih harus diiringi dengan sistem tata kelola yang profesional dan berkualitas. Ia pun menawarkan pendampingan dari Kementerian Kesehatan dalam pengelolaan manajemen rumah sakit, mulai dari aspek keuangan, pengadaan, hingga layanan klinis dan nonklinis.

“Kalau diperkenankan, saya ingin menempatkan satu dewan pengawas dari Kementerian Kesehatan di RSUD ini, agar tata kelolanya bisa lebih baik,” tambahnya.

Menkes juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan rencana induk (master plan) pengembangan rumah sakit untuk jangka waktu 5 hingga 10 tahun, agar pembangunan tidak dilakukan secara tambal sulam.

Salah satu tantangan utama dalam pengembangan rumah sakit daerah adalah keterbatasan tenaga dokter spesialis. Dari 66 RSUD yang dibangun, sekitar 66% masih belum memiliki tujuh dokter spesialis dasar. Untuk RSUD Syarif Idrus, Menkes menegaskan pentingnya keberadaan dokter spesialis jantung dan saraf.

“Kami harap tenaga medis dapat berasal dari putra-putri daerah, sehingga mereka lebih berkomitmen dan tidak pindah ke kampung halamannya. Karena itu, kami dorong pemenuhan tujuh spesialis dasar, ditambah spesialis jantung dan saraf,” tegasnya.

Di akhir kunjungan, Menkes mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kesehatan melalui dua langkah utama: menerapkan perilaku hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Hal ini penting dalam mencegah penyakit mematikan seperti stroke, jantung, kanker, dan ginjal.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News