Beranda blog Halaman 1113

KKP Catat Ekspor Perikanan di Libur Lebaran Capai Rp1 Triliun

Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP mencatat nilai ekspor perikanan dari berbagai daerah Indonesia mencapai Rp1 triliun sejak 24 Maret sampai 2 April 2025. Ini merupakan bukti komitmen KKP bahwa ekspor perikanan tetap berjalan selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri.

“Berdasarkan catatan antara 24 Maret – 2 April atau H+1 Lebaran ekspor perikanan tetap jalan terus di 32 provinsi,” jelas Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan Perikanan (BPPMHKP/Badan Mutu) Ishartini dalam siaran resmi KKP di Jakarta.

Badan Mutu KKP memiliki 47 unit pelaksana teknis (UPT) dan tersebar di seluruh provinsi. Selama libur panjang, pelayanan penerbitan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) tetap berjalan karena ikan salah satu komoditas ekspor non migas andalan Indonesia yang pasarnya menjangkau 140 negara. Adapun komoditas perikanan unggulan Indonesia di pasar global diantaranya udang, tuna-skipjack, cephalopod (cumi dan gurita), kepiting dan rumput laut.

Ishartini merinci negara tujuan ekspor perikanan selama libur lebaran yaitu Australia, Thailand, Uni Emirat Arab, RRT, Jerman, Hongkong, India, Italia, Jepang, Malaysia, Qatar, Singapura, China Taipei, Amerika Serikat, Belanda, Timor Leste, Vietnam, Korea, Kuwait, Filipina, Spanyol, Perancis, Yordania, Irlandia, Puerto Rico, Zimbabwe, dan Meksiko.

*Kegiatan Ekspor Masif*

Ishartini menjelaskan kegiatan ekspor beragam jenis produk perikanan (22 HS Code) di beberapa wilayah kerja UPT Badan Mutu selama periode libur lebaran. Diantaranya Provinsi Sumatera Utara tercatat 413 kali ekspor (4.540.893 Kg), NTT tercatat 18 kali ekspor (13.159 Kg), Kepri sebanyak 54 kali (227.822 Kg), Bali sebanyak 159 kali (312.902 Kg), Sulawesi Selatan sebanyak 131 kali (1.850.855 Kg), Kalimantan Selatan 19 kali (22.974 Kg), Jawa Timur (melalui Pelabuhan Tanjung Perak-red) 133 kali (2.850.832 Kg) serta di Provinsi Bangka Belitung sebanyak 11 kali (41.290 Kg), dan juga ekspor dari ujung timur di Provinsi Papua Barat Daya (melalui Sorong) 17 kali (46.047 Kg).

“Secara umum dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia proses ekspor terlayani dengan baik walaupun tanggal merah. Alhamdulillah juga seluruh kegiatan ekspor tidak ada kendala di negara tujuan, karena memang seluruh negara sudah terinfo tentang HC Mutu yang merupakan jaminan bahwa produk perikanan telah melalui proses sesuai standar sanitasi, higiene dan keamanan pangan yg berlaku internasional,” imbuhnya.

Ishartini menyampaikan total ekspor perikanan nasional selama periode lebaran H-7 sampai H+1 frekuensinya sebanyak 2.774 kali, dengan volume total 20.225.966 Kg atau lebih dari 20 ribu ton dan diperkirakan bernilai Rp. 1 Triliun.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan bahwa saat ini KKP fokus menggarap beberapa komoditas perikanan unggulan yang akan menjadi champion di pasar global dalam rangka diversifikasi produk serta negara tujuan ekspor. Selain produksi, KKP juga menaruh perhatian pada quality assurance dan keamanan pangan di sepanjang rantai pasok untuk memperkuat daya saing produk perikanan sehingga mampu berkompetisi di pasar internasional.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menag Sampaikan Duka Wafatnya Tokoh Umat Buddha Indonesia

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar menyampaikan duka mendalam atas wafatnya tokoh umat Buddha Indonesia, Murdaya Widyawimarta Po. Sosok yang dikenal sebagai Ketua Dewan Pengawas DPP Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) ini berpulang pada 7 April 2025 pada usia 84 tahun.

“Beliau adalah tokoh yang selama ini aktif menjalin komunikasi dan memperkuat harmoni antarumat beragama di Indonesia. Semoga segala jasa dan pengabdiannya menjadi amal kebajikan,” ujar Menag, Rabu (9/4/25).

Hal ini Menag sampaikan saat menerima kunjungan dari Keluarga Besar WALUBI di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta.

Hadir dalam pertemuan tersebut Koordinator Bakti Sosial Waisak Nasional Jeffri S Tanudjaja, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kemenag Supriyadi, serta Staf Khusus Menag Bidang Komunikasi Ismail Cawidu.

Pada momen tersebut, Koordinator Bakti Sosial Waisak Nasional, Jeffri S Tanudjaja menyampaikan permohonan izin kepada Menag untuk pelaksanaan kremasi almarhum. Rencananya proses kremasi ini akan digelar pada Rabu, 7 Mei 2025 di Graha Padmasambhava Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

“Atas nama keluarga besar WALUBI, kami menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Bapak Murdaya Widyawimarta Po. Beliau adalah panutan bagi umat Buddha di Indonesia. Sabbe Sankhara Anicca, segala sesuatu yang terbentuk adalah tidak kekal,” tutur Jeffri.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Nuansa Idulfitri Warnai HUT Ke-23 BNN, Momentum Refleksi dan Seruan Perubahan

Nuansa Idulfitri 1446 H mewarnai peringatan HUT ke-23 Badan Narkotika Nasional (BNN). Meski berlangsung secara sederhana, peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang institusi yang mengemban tugas berat dalam penanggulangan narkotika di tanah air.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI Marthinus Hukom menyampaikan bahwa 23 tahun BNN berdiri bukanlah tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk respons negara atas urgensi ancaman narkotika yang kian kompleks dari waktu ke waktu.

“Melihat sejarah berdirinya BNN, ada alasan yang kuat mengapa institusi ini harus dibentuk. Ini bukan soal organisasi biasa. Ada harapan besar dari masyarakat, dan Kita punya tanggung jawab moral untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba,” ujar Marthinus.

Lebih lanjut, Marthinus menyebut bahwa transformasi kelembagaan BNN dari masa ke masa merupakan cerminan dari tantangan yang terus berubah, seiring dengan makin beragamnya bentuk ancaman narkotika. Ia menekankan bahwa meskipun BNN memiliki kekuatan hukum dan operasional yang kuat, fakta bahwa masalah narkoba masih masif menunjukkan bahwa tantangan belum tuntas diselesaikan.

“Di momen ini, mari Kita bertanya pada diri Kita, sudahkah Kita mewujudkan harapan masyarakat itu? Ataukah kehadiran Kita menambah permasalahan baru, karena semakin banyak orang yang cawe-cawe (red: ikut campur tanpa memberi solusi),” ujarnya dengan nada reflektif.

Dalam suasana Idulfitri yang penuh makna, Kepala BNN RI juga mengajak seluruh jajarannya untuk merenungkan tema peringatan HUT BNN tahun ini, yang dinilai relevan dengan dinamika bangsa. Ia menggarisbawahi pentingnya integritas (kejujuran, transparansi, dan etika) dalam setiap langkah yang diambil oleh institusi, terutama di tengah tuntutan masyarakat terhadap lembaga negara yang bersih dan berwibawa.

“Presiden telah menetapkan isu narkoba sebagai bagian dari Asta Cita. Artinya, negara memandang ini sebagai prioritas. Maka Kita, sebagai garda terdepan, harus menunjukkan bahwa Kita memang layak dipercaya.”

Mengakhiri sambutannya, Kepala BNN RI mengajak seluruh insan BNN untuk memanfaatkan momentum HUT ke-23 ini sebagai titik tolak perubahan.

“Dua puluh tiga tahun sudah cukup bagi Kita untuk berpikir apakah harus tetap seperti ini atau justru melakukan perubahan? Masyarakat mengharapkan kehadiran institusi yang benar-benar bekerja dan memberi harapan.”

Peringatan HUT Ke-23 BNN diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah BNN Provinsi atas perstasinya dalam pengungkapan kasus narkotika, di antaranya adalah BNN Provinsi Aceh, BNN Provinsi Kepulauan Riau, BNN Provinsi Sumatera Selatan, BNN Provinsi Sumatera Utara, dan BNN Provinsi Kalimantan Barat.

Dengan semangat perubahan dan refleksi mendalam, peringatan HUT ke-23 BNN bukan hanya menjadi perayaan usia, tetapi juga panggilan moral untuk terus memperkuat peran dan fungsi BNN sebagai garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Bupati Lucky Hakim Terjunkan Dua Excavator Angkat Eceng Gondok di Sungai Tjimanoek

Sungai Tjimanoek yang membelah wilayah kota Indramayu selama ini dipenuhi eceng gondok terutama di pintu air Waduk Bojongsari. Melihat hal itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menurunkan 2 (dua) unit excavator untuk melakukan pembersihan dan pengangkatan gulma tersebut.

Keberadaan eceng gondok selama ini dikeluhkan oleh masyarakat karena menggangu ekosistem pengairan dan tersumbatnya air jika mengalami peningkatan debit.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, pembersihan sungai Tjimanoek ini harus rutin dilakukan oleh BBWS Cimanuk Cisanggarung karena merupakan sebuah peradaban Kabupaten Indramayu. Sungai Tjimanoek harus menjadi anugerah bagi masyarakat Kabupaten Indramayu untuk itu harus benar-benar di jaga kelestariannya.

“Saya sudah koordinasi dengan BBWS Cimanuk Cisanggarung yang mempunyai kewenangan terhadap sungai ini. Kita tidak bisa biarkan terlalu lama, untuk itu melalui Dinas PUPR kita lakukan pembersihan,” katanya didampingi Kadis PUPR, Rabu (9/4/25).

Bupati Lucky Hakim menambahkan, pembersihan eceng gondok membutuhkan waktu sekitar 1 bulan karena volume yang sangat banyak. Untuk itu kedepannya harus ada petugas yang rutin membersihkan gulma tersebut.

Warga yang berada di Kelurahan Kepandean menyambut baik pembersihan tersebut, mereka berharap agar ditempatkan petugas kebersihan secara rutin untuk membersihkan eceng gondok sehingga tidak menumpuk.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Wabup Syaefudin Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Wujudkan Cita-Cita Pembangunan

Wabup Indramayu Syaefudin menghadiri acara halalbihalal yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu bertempat di Gedung DPRD, Selasa (8/4/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi silaturahmi pasca-Lebaran untuk mempererat hubungan antar-pemangku kebijakan dan menguatkan sinergi dalam pembangunan daerah.

Acara halalbihalal turut dihadiri Sekretariat Dewan serta pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda Kabupaten Indramayu, serta Sekda dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Indramayu.

Dalam sambutannya, Wabup Syaefudin menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1446 Hijriah serta mengapresiasi atas penyelenggaraan acara tersebut.

“Dalam momen bahagia ini, atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, minal aidin wal faidzin – mohon maaf lahir dan batin,” ujar Wabup Syaefudin.

Melalui kegiatan tersebut, Wabup Syaefudin mengajak seluruh peserta memaknai acara halalbihalal ini sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ikatan kekeluargaan.

Menurutnya, berbagai tantangan baik pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan tidak ada habisnya, guna menghadapinya tentu seluruh pihak harus selalu berjalan bersama agar segala upaya yang dilaksanakan bisa menjadi lebih mudah dan peran serta seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan pembangunan Kabupaten Indramayu.

Dengan demikian dalam kesempatan yang baik tersebut, Wabup Syaefudin mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah dan turut berperan aktif membantu mewujudkan cita-cita pembangunan masyarakat Indramayu yang tertuang dalam visi dan misi “INDRAMAYU REANG”.

“Mari bersama-sama untuk mewujudkan Indramayu yang Religius, Berekonomi Kerakyatan, dengan menghadirkan lingkungan yang Aman dan Nyaman serta mengedepankan semangat Gotong Royong. Yang belum baik kita perbaiki dan yang sudah baik kita tingkatkan,” ajaknya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Sirojudin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan menyukseskan acara halalbihalal.

Dirinya berharap, silaturahmi serta sinergi yang telah terjalin makin kuat terutama untuk memajukan Kabupaten Indramayu.

Acara halal bihalal kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani dan doa bersama yang disampaikan Ketua MUI Kabupaten Indramayu, KH. Muhammad Syatori serta dilanjutkan dengan ramah tamah.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Bupati Lucky Hakim Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan

Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau lokasi pembangunan kampung nelayan sejahtera yang merupakan tempat relokasi bagi masyarakat yang terdampak banjir rob.

Ia memastikan proses pembangunan kampung nelayan sejahtera yang berlokasi di Kecamatan Kandanghaur berjalan optimal serta tepat sasaran bagi penerima manfaat.

“Kunjungan saat ini untuk memastikan semua progres pembangunan baik dari bangunan rumah maupun sarana dan prasarana pendukung berjalan secara optimal. Selain itu kami juga bersama dengan instansi terkait akan melakukan pengecekan data sehingga penerima bantuan relokasi ini dapat tepat sasaran,” ujar Bupati Lucky Hakim, Rabu (9/4/25).

Diketahui Kampung Nelayan Sejahtera tersebut dibangun di atas lahan seluas 9.977.15 M2 yang pengadaan tanahnya disediakan Pemkab Indramayu dengan anggaran mencapai 4,6 Miliar. Sedangkan untuk bangunan rumah sebanyak 93 unit dari anggaran Kementerian Sosial RI dan fasilitas lainnya berupa masjid dan zakat center serta UMKM dibangun oleh Baznas RI.

Namun demikian, Bupati Lucky Hakim berharap pembangunan rumah bagi warga terdampak banjir rob ini bisa ditambah dan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial mengenai hal tersebut.

Dalam kunjungan itu Bupati Indramayu juga mengecek kondisi rumah yang dibangun serta bangunan yang akan digunakan sebagai pusat kuliner dan sentra kerajinan UMKM yang merupakan tempat pemasaran hasil produk pemberdayaan masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup para keluarga nelayan tersebut.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Gubernur Kaltim Sidak RSUD AWS Samarinda, Soroti Fasilitas dan Kapasitas Pelayanan

Gubernur Kaltim Rudy Masud melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda pada Selasa (8/4/25).

Dalam kunjungannya, Gubernur Kaltim menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas rumah sakit untuk menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Banyak sekali tantangan yang kita hadapi di sini. Kapasitas rumah sakit sudah tidak mampu menampung jumlah pasien yang mencapai hingga seribu orang per hari. Pendingin ruangan di beberapa ruang perawatan pasien juga sudah tidak layak, ini harus segera dibenahi agar pasien tidak merasa kepanasan,” ujar Gubernur Kaltim.

Gubernur Kaltim menekankan pentingnya kenyamanan dan keamanan dalam layanan kesehatan. Untuk itu, ia meminta pihak rumah sakit dan jajaran terkait segera memperbaiki infrastruktur yang ada di RSUD AWS agar pelayanan kesehatan menjadi lebih baik dan humanis.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD AWS, dr. Indah Puspita Sari menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan. Termasuk sistem antrean yang menjadi keluhan utama.

“Kami bedah satu per satu, baik dari sistem antrean hingga faktor internal dan eksternal. Disiplin pasien juga jadi hal penting. Misalnya pasien dijadwalkan antre pukul 9, tapi datang pukul 10, ini tentu memengaruhi sistem. Kalau pasien datang tepat waktu, antrean bisa lebih tertib dan semua jadi lebih nyaman,” jelas dr. Indah.

Ia menyebut, saat ini RSUD AWS melayani antrean lebih dari 800 pasien per hari. Sehingga penataan sistem layanan dan kedisiplinan menjadi dua faktor utama dalam peningkatan kualitas pelayanan.

Sementara itu, Kasmi, seorang pasien asal Samarinda Ulu yang rutin menjalani pengambilan darah setiap bulan, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan meskipun antrean masih menjadi tantangan.

“Alhamdulillah terlayani dengan baik. Saya datang dari jam setengah sembilan pagi. Fasilitasnya sudah cukup bagus, cuma antreannya saja memang agak lama,” ungkapnya.

Dengan sidak ini, diharapkan pembenahan di RSUD AWS dapat segera direalisasikan agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Timur semakin optimal dan bermutu.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Apresiasi Warga Taat Pajak, Gubernur Rudy Ajak Manfaatkan Program Pemutihan

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh masyarakat Kaltim atas kepatuhan mereka dalam membayar pajak.

Pajak yang dibayar masyarakat, adalah untuk membangun Kalimantan Timur. Penerimaan pajak seluruhnya akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Kaltim.

“Terima kasih atas kepatuhannya, ketertibannya, dan telah menggunakan sarana dan prasarana yang disiapkan Pemprov Kaltim dalam melaksanakan kegiatan patuh dan taat terhadap pajak,” ujar Gubernur Rudy didampingi Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Sistem Administarsi Manunggal Satu Atap (Samsat), Selasa (6/4/25).

Program pemutihan pajak kendaraan bermotor, berupa pembebasan tunggakan ini diberikan untuk memudahkan masyarakat Kaltim yang menunggak, dan kesulitan dalam membayar PKB.

Lebih lanjut, Gubernur Rudy mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan ini secara maksimal, berlaku mulai 8 April-30 Juni 2025 nanti.

“Kita membebaskan semua tunggakan, semua diputihkan berkaitan dengan tunggakan 5 tahun lalu, 10 tahun lalu, atau pun 1 dan 2 tahun lalu,” terang Gubernur Rudy.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim, Ismiati, mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap program pemutihan PKB ini. Pada hari pertama pelaksanaannya, terhitung hingga pukul 11.00 WITA siang tadi, tercatat lebih dari 5.000 unit kendaraan di seluruh Kaltim telah memanfaatkan program tersebut.

“Hingga per-jam 11.00 WITA tadi, 6.000 unit di Kaltim sudah memanfaatkan program gratis ini, dan realisasi pendapatannya Rp2 miliar lebih,” katanya

Ismiati menerangkan, sebanyak 1.800 unit kendaraan yang terdata telah melakukan pemutihan PKB ini berasal dari kota Samarinda, kemudian 900 unit lainnya berasa dari kota Balikpapan, dan sisanya tersebar di kabupaten/kota lainnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Gubernur Kaltim Tekankan Trias Politica Jadi Pilar Penguatan Tata Kelola Pembangunan

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kalimantan Timur yang digelar Rabu (9/4/25), Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum) menekankan pentingnya prinsip trias politica sebagai pilar utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan arah pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kaltim menegaskan bahwa keseimbangan kekuasaan antara lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif bukan hanya simbol demokrasi, tetapi fondasi nyata bagi keberhasilan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, terutama di Kaltim.

“Trias politica adalah jantung dari sistem demokrasi. Tanpa harmoni dan saling kontrol yang sehat antarlembaga negara, arah pembangunan akan kehilangan kendali. Di Kaltim, kita berkomitmen menjadikan prinsip ini sebagai dasar dalam setiap pengambilan kebijakan,” ujar Gubernur Kaltim dihadapan para peserta rapat.

Sebagai provinsi yang kini memegang peran vital sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim tengah menghadapi momentum sejarah. Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud berupaya memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat pada aspek fisik semata, namun juga pada tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat.

“Semua ini hanya bisa dicapai dengan komitmen terhadap prinsip demokrasi dan kolaborasi,” kata Gubernur Kaltim.

Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif bukan sekadar prosedural, melainkan strategi utama untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran dan berpijak pada kebutuhan masyarakat.

Gubernur Kaltim pun mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, terutama dalam mengawal program prioritas daerah seperti peningkatan infrastruktur konektivitas, penguatan ekonomi hijau, ketahanan pangan, serta kualitas sumber daya manusia Kaltim.

Dengan semangat ini, Pemprov Kaltim terus melangkah sebagai pemerintahan yang tidak hanya membangun daerah, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional dan kolaboratif.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Wamen Ossy Lantik 78 Pejabat Fungsional, Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan melantik 78 Pejabat Fungsional yang terdiri dari Analis Hukum, Analis Anggaran, Analis Pengelolaan Keuangan APBN, Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, Pranata Keuangan APBN, serta Pranata SDM Aparatur di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Rabu (09/04/25).

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme pegawai, serta mendorong percepatan pelayanan publik di bidang pertanahan dan tata ruang.

“Saya berpesan agar sumpah dan janji jabatan yang telah Saudara-saudari lakukan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Pengangkatan dalam Jabatan Fungsional didasarkan pada kebutuhan organisasi yang juga mempertimbangkan aspek integritas, moralitas, kompetensi, serta penerapan pola karier Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ujar Wamen Ossy.

Pelantikan disaksikan oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN yang hadir dalam kegiatan di Aula Prona Kementerian ATR/BPN.

Pengangkatan Pejabat Fungsional ini diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi yang lebih efektif, efisien, dan profesional, serta memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan layanan kepada masyarakat. Wamen Ossy menegaskan, para terlantik harus melaksanakan tugas dengan tanggung jawab dan integritas.

Wamen Ossy juga mengajak seluruh pejabat yang baru saja dilantik untuk terus meningkatkan kompetensi, bekerja dengan semangat pengabdian, dan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas. Para terlantik juga diharapkan untuk menjaga amanah dan memberikan kinerja terbaik bagi organisasi.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memimpin dan melindungi langkah-langkah kita dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ini,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News