Beranda blog Halaman 1264

Cuaca Jakarta Hari Ini (1/2): Berawan, Gerimis, dan Suasana Nyaman

Buat kamu yang beraktivitas di Jakarta hari ini, jangan lupa cek prakiraan cuaca dulu, ya! Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di ibu kota bakal didominasi oleh awan sepanjang hari, dengan kemungkinan hujan ringan di beberapa wilayah.

Pagi Hari: Langit Berawan Menyelimuti Kota

Di awal hari, hampir seluruh wilayah Jakarta—mulai dari Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur—akan diselimuti awan. Suasana yang pas banget buat menikmati secangkir kopi sebelum memulai aktivitas.

Siang Hari: Tetap Berawan, Tapi Tetap Adem

Saat matahari mulai naik, cuaca masih tetap berawan di seluruh penjuru Jakarta. Meskipun begitu, suhu udara diprediksi cukup nyaman, jadi nggak perlu khawatir kepanasan. Cocok buat kamu yang punya rencana makan siang di luar atau sekadar jalan-jalan santai.

Sore Hari: Cerah Berawan di Sebagian Wilayah

Menjelang sore, langit mulai sedikit terbuka, terutama di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat yang diprediksi cerah berawan. Sementara di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, langit masih tertutup awan. Jadi, buat yang ingin menikmati sunset, pilih lokasi yang pas, ya!

Malam Hari: Hujan Ringan Datang Menyapa

BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan akan turun di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara pada malam hari. Sementara itu, di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, cuaca masih berawan.

Suhu dan Kelembapan: Nyaman untuk Beraktivitas

Secara keseluruhan, suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 69 hingga 94 persen. Jadi, meskipun cuaca cenderung mendung, tetap siapkan payung atau jas hujan, siapa tahu gerimis turun tiba-tiba!

Buat kamu yang berencana beraktivitas di luar, tetap jaga kesehatan dan jangan lupa bawa perlengkapan yang sesuai dengan kondisi cuaca. Selamat beraktivitas!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gandeng Polri, Mendes Yandri Pastikan Dana Desa Bisa Dirasakan Warga

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal atau Mendes PDT Yandri Susanto menandatangani Nota Kesepahaman (Memory of Understanding) dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Penandatanganan ini dilakukan di Tribarata Convention, Jumat (31/1/2025).

Mendes Yandri mengatakan, kerjasama dengan Polri berkaitan dengan pemanfaatan Dana Desa.

“MoU ini bertujuan agar Para Kepala Desa fokus menggunakan Dana Desa dan tidak disalagunakan,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri berharap dengan kerja sama ini, Kepala Desa bisa maksimalkan penggunaan Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakat Desa.

Kerja sama ini sangat perlu untuk memastikan penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan bisa efektif agar segera terwujud Swasembada Pangan.

“Karena kita tahu Polri punya perangkat yang sangat rapih dan banyak hingga Desa untuk mengawal Dana Desa agar para Kades bisa kerja dengan baik dan melanjutkan amanah yang diberi oleh rakyat,” kata Mendes Yandri.

Tujuan Nota Kesepahaman ini untuk meningkatkan sinergisitas tugas dan fungsi di bidang pembangunan desa dan daerah tertinggal dalam rangka terwujudnya Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

Ruang lingkup kerja sama ini, Pertama, pertukaran dan pemanfaatan data dan/atau informasi. Kedua, dukungan program pembangunan desa dan daerah tertinggal.

Ketiga, pendampingan penguatan pemahaman penggunaan dana desa.

Keempat, bantuan pengamanan, Kelima penegakan hukum. Keenam, peningkatan kapasitas dan pemanfaatan sumber daya manusia.

Sejumlah Pejabat Polri hadir dalam penandatanganan itu yaitu Wakil Kapolri Komjen Ahmad Dhofiri, Irwasum yang juga Satgas Komjen Dedi Prasetyo, Kabareskrim Komjen Wahyu Widada, Kabarhankam Komjen Fadil Imran, Kalemdiklat Polri Komjen Chryshnanda Dwilaksana dan Kabaintelkam Komjen Syahardiantono.

Hadir juga para Perwira Bintang II dan Bintang I di lingkungan Polri serta Para Kapolda se-Indonesia.

Mendampingi Mendes Yandri, Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria, Sekjen Taufik Madjid dan Kepala Biro Humas Andi Nita Arie.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kolaborasi BPS dan Kementan Percepat Swasembada Pangan

Badan Pusat Statistik (BPS) mengapresiasi penggunaan data statistik yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam merumuskan kebijakan dan juga mengambil keputusan terutama dalam mempercepat swasembada sesuai visi besar Presiden Prabowo Subianto pada satu tahun ke depan.

“BPS mengapresiasi apa yang telah dilakukan Kementan dalam memanfaatkan hasil survei KSA, ubinan, dan juga data lainnya menjadi sebuah kebijakan pertanian,” ujar Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, saat penandatanganan MoU antara Kementerian Pertanian dengan Badan Pusat Statistik di Kantor Pusat Kementan, Kamis, 30 Januari 2025.

Menurut Amalia, koordinasi yang dibangun antara dua lembaga ini sangat bagus untuk membangun sektor pertanian ke depan. Dia bersyukur karena sejauh ini data yang digunakan adalah data bersama yaitu data yang dihasilkan BPS melalui kerangka sampel area maupun hitungan dan amatan.

“Sekali lagi apresiasi kepada Bapak Menteri atas koordinasi dalam pembinaan data statistik. Alhamdulliah sekarang data yang digunakan adalah satu data dan Kementan menjadi yang terbaik dalam penggunaan data statistik,” katanya.

Amalia menambahkan bahwa kerja sama dan kolaborasi ini harus ditingkatkan melalui penghitungan metodologi yang lebih canggih sebagai penguat data dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.

“Ini harus kami jaga untuk meningkatkan metodologi dalam memperbaiki informasi data. Karena itu BPS akan mendukung penuh Kementan dalam mewujudkan program Bapak Presiden dengan menyediakan data statistik yang lebih baik,” katanya.

Di tempat yang sama, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan bahwa kementerian yang dipimpinnya sangat membutuhkan bantuan BPS dalam menyediakan data yang akurat.

“Kami butuh bantuan BPS secara proporsional dan profesional dalam mendukung swasembada pangan. Sebab kami tidak mau mengeluarkan data sendiri kecuali data BPS. Di manapun baik dalam ratas, maupun rapat-rapat lainnya kami akan menggunakan data BPS,” jelasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Terima Kunker Spesifik Komisi X DPR RI

Penjabat (Pj.) Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi menerima Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi X DPR RI dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan beserta Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Griya Agung pada hari Kamis, 30/1/2025. Membahas tentang pendidikan, tingkat kemiskinan, dan permasalahan lainnya yang berkaitan dengan data BPS.

Dalam kesempatan itu, Pj. Gubernur Sumsel, Elen Setiadi menyampaikan kepada Tim Kunker Spesifik Komisi X DPR RI Bahwa di Sumsel berdasarkan data BPS terakhir pengendalian inflasi cukup terkendali, tingkat kemiskinan juga membaik. Ia menjelaskan hal tersebut bisa dicapai, salah satu dikarenakan adanya sekretariat bersama untuk peningkatan ekonomi di Sumsel.

“Kami menginisiasi sekretariat bersama untuk meningkatkan ekonomi sumsel. Hasilnya pertumbuhan ekonomi relatif sama dengan nasional, inflasi terkendali. Pengentasan kemiskinan berhasil. Kami juga menganggap penting kunker yang dilakukan hari ini”, ungkap Elen.

Selain itu ia juga berharap kepada tim kunker untuk dapat menyampaikan data ketenagakerjaan pada kesempatan tersebut. karena menurutnya data yang saat ini ada agak lambat per 6 bulan.

Ia juga menyampaikan harapannya kepada BPS untuk menjadi mitra kerja dalam membangun daerah.

“Kami juga telah menghimbau kab/kota untuk selalu menggunakan data bps dalam mengambil kebijakan”, ujarnya tegas.

Sementara itu, Pimpinan Kunker Spesifik Komisi X DPR RI yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI, M.Y. Esti Wijayati menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan kunjungan kerja Komisi X untuk menggali dan menyerap aspirasi dari BPS serta dari Masyarakat dan Pejabat Provinsi Sumatera Selatan.

“Kami berharap dengan pertemuan ini, kita mendapatkan masukan berupa data faktual dan masalah yang dihadapi terkait kebijakan yang diambil salah satunya terkait dengan kebijakan didunia pendidikan”, tuturnya.

Selanjutnya ia juga menyampaikan beberapa data terkait daerah Sumatera Selatan yang menjadi fokus kerja Komisi X diantaranya Data Penduduk Miskin Sumsel per Maret tahun 2024 berjumlah 984.230 ribu jiwa dan Data Angka Tidak Sekolah (ATS) yang dimiliki oleh BPS Sumsel menunjukan bahwa terdapat 80.794 penduduk Belum Pernah Bersekolah (BPB) dan Angka Putus Sekolah di seluruh Kab/Kota di Sumatera Selatan berjumlah 157.280 jiwa.

Berdasarkan data yang disampaikan M.Y. Esti Wijayati berharap Pemprov Sumsel dapat menjadikannya rujukan dalam mengambil kebijakan kedepan.

“Akurasi data BPS merupakan unsur-unsur penting dalam mengambil kebijakan daerah maupun nasional. Angka dislide untuk dapat dijadikan rujukan dalam mengambil kebijakan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel dalam menurunkannya”, ungkapnya.

Dilanjutkannya harapan kami BPS dan Pemda dapat memberikan pandangan terhadap pengmabilan kebijakan dan isu – isu daerah.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi X DPR RI Mahfudz Abdurrahman, Anggota DPR RI Komisi X, Denny Cagur, H. Muhammad Nur Purnamasidi, Ferdiansyah, Lita Machfud Arifin, H. Moch. Iqbal Romzi, Drs. H. Muslimin Bando, Deputi Bidang Statistik Produksi BPS RI, M. Habibullah, Direktur Sekolah Menengah Pertama Ditjen PAUD Dikdas dan Dikmen Kemendikdasmen Maulani Mega Hapsari serta Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumsel Ayu Nur Suri dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Wali Kota Bandung Ajak Generasi Muda Kenali dan Mainkan Gim Lokal

Ajakan ini disampaikan dalam acara penutupan dan pemberian penghargaan Bandung Gaming Day 2025, yang menjadi bagian dari upaya memperkuat industri gim di Kota Bandung.

“Pada acara ini, ada dua event besar yang diselenggarakan, yaitu Bandung Global Game Jam dan Bandung Game Day. Hal ini sangat penting karena Kota Bandung memiliki potensi besar dalam industri ini,” ujar Koswara, Minggu 26 Januari 2024 malam.

Koswara mengatakan, industri gim telah mendapat perhatian serius dari pemerintah, seiring diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari peraturan tersebut.

Tidak hanya fokus pada penciptaan gim, Koswara juga menyoroti pentingnya strategi pemasaran dan pengembangan ekosistem yang mendukung.

“Turnamen yang diselenggarakan dalam kegiatan ini menjadi salah satu cara efektif untuk mengenalkan gim lokal kepada anak muda,” tambahnya.

Pada acara ini, gim lokal seperti Lokapala dan Battle of Guardians menjadi sorotan utama, bersama dengan beberapa gim karya anak Bandung yang turut dipamerkan dan direncanakan untuk diluncurkan dalam waktu dekat.

Koswara menyebut, industri gim memiliki nilai ekonomi yang sangat besar. Di Indonesia, nilai industri gim hampir mencapai Rp100 triliun, namun 90 persen dari nilai tersebut mengalir ke luar negeri.

Ia berharap pengembangan gim lokal dapat mengembalikan potensi ekonomi tersebut ke dalam negeri.

“Gim lokal kita tidak kalah keren. Oleh karena itu, saya ingin mengajak teman-teman muda, khususnya para pecinta gim, untuk mencoba bermain gim lokal. Saya percaya, gim memiliki sisi edukasi yang menarik yang juga dapat dikembangkan,” ucapnya.

Berikut daftar pemenang dari kompetisi yang diselenggarakan pada Bandung Gaming Day’s 2025:

Kategori Gim Battle of Guardians
Juara 1: Kays
Juara 2: Sonny Wijaya
Juara 3: M. Kiki Baehaki

Kategori Gim Mobile Legends
Juara 1: Era Cimahi
Juara 2: FNTIC OTIR
Juara 3: Mops Esports
MPV: ROAR

Kategori Gim Lokapala
Juara 1: X500 GacoY CUV
Juara 2: CHMX
Juara 3: Irex Eagle
MPV: Evos Roar.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkab Sumedang Inventarisir Izin Penambangan Galian

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) bersama Forkopimda dan para Kepala SKPD, di Gedung Negara, Kamis (30/1/2025). Rapat yang dipimpin oleh Sekda Tuti Ruswati tersebut membahas terkait penanganan kegiatan penambangan tanpa izin di wilayah Kabupaten Sumedang.

Menurut Sekda, ada 31 perusahaan terkait aktivitas kegiatan penambangan tanpa izin di wilayah Kabupaten Sumedang. “Hasil dari rapat hari ini bahwa kami perlu melibatkan Pemerintah Desa, Kecamatan, Instansi atau lembaga terkait dengan kegiatan Pertambangan di wilayah Kabupaten Sumedang,” kata Sekda.

Selain itu Sekda menyampaikan bahwa Pemda Sumedang akan menyusun SK tim gabungan terkait kegiatan Pertambagan di Kabupaten Sumedang. ”Selain itu nanti kami akan buat SK Tim yang didalamnya ada unsur Provinsi, Polres, Kodim, Kejari, PUTR, Pol PP, Dishub, Dinas Lingkungan Hidup, Bapenda, Camat dan pemerintahan desa,” ujarnya.

Dikatakan Sekda, Pemda akan melaksanakan maping sebagai bentuk pencegahan pengrusakan lingkungan atas kegiatan pertambangan di wilayah Kabupaten Sumedang. “Kami didukung oleh Forkopimda dalam mengambil langkah-langkah kebijakan terkait Kegiatan Pertambangan di wilayah Sumedang,” ucapnya.

Sekda menambahkan Pemda Sumedang akan lebih tegas dalam melakukan tindakan terhadap Pertambangan tanpa Izin di Kabupaten Sumedang. “Jangan pandang bulu ataupun benturan kepentingan tertentu yang berdampak buruk bagi masyarakat,” katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BPK Bahas Rencana Pemeriksaan LK KLH/BPLH Tahun 2024

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pertemuan dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) untuk membahas pemeriksaan laporan keuangan (LK) KLH/BPLH tahun 2024 di kantor BPK, Jakarta, Kamis (30/01).

Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Ketua BPK Budi Prijono, Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq, Sekretaris Jenderal BPK Bahtiar Arif, serta para pejabat dari BPK maupun KLH/BPLH.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BPK menjelaskan beberapa aspek penting dalam pemeriksaan LK KLH/BPLH tahun 2024, di antaranya mengenai dasar hukum, standar pemeriksaan keuangan negara (SPKN), jenis pemeriksaan, sasaran pemeriksaan, dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses pemeriksaan.

Wakil Ketua BPK mengatakan bahwa pemeriksaan atas LK KLH/BPLH tahun 2024 dilakukan dengan pendekatan audit berbasis risiko atau risk based audit (RBA) yang difokuskan pada akun-akun yang berisiko tinggi.

“Pemeriksaan dilakukan melalui pendekatan risk based audit (RBA) yaitu pemeriksaan difokuskan pada akun-akun yang berisiko tinggi agar diperoleh keyakinan yang memadai mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan dalam penentuan opini,” kata Wakil Ketua BPK.

Pada pemeriksaan LK KLH/BPLH, BPK memfokuskan pemeriksaan pada kecukupan pengungkapan atas pagu dan realisasi anggaran, pendapatan negara bukan pajak, belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, kas dan aset. Pemeriksaan dilaksanakan mulai bulan Januari hingga Maret 2025, dengan pelaporan pemeriksaan pada bulan April 2025.

Wakil Ketua BPK berharap agar komunikasi antara pemeriksa dengan semua pihak dapat berjalan dengan baik dan efektif serta adanya komitmen untuk bekerja sama dalam tugas masing-masing agar jadwal pemeriksaan dapat dipenuhi secara tepat waktu.

Selain itu, diharapkan pula agar akses data dan dokumen yang berkaitan dengan pelaporan keuangan agar diberikan seluas-luasnya kepada tim pemeriksa BPK yang melaksanakan tugas pemeriksaan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Bupati Kuningan Agus Toyib ‘Motoran’ Tinjau Bencana Longsor di Desa Cimara

Bersama Anggota DPR RI dapil Jabar X, H. Rokhmat Ardiyan, M.M, Penjabat Bupati Kuningan, Dr Agus Toyib, S.Sos., M.Si kembali meninjau bencana longsor yang terjadi di Pemukiman BSPS Dusun Purwasari RT 002 RW 008 Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Jumat (31/01/2025).

Peninjauan dilakukan melalui kendaraan roda dua, turut serta dalam rombongan, Pj Sekretaris Daerah Kuningan, A. Taufik Rohman, Kepala dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, H. Muhamad Mutofid, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Ir. Putu Bagiasna dan kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana.

Bencana yang terjadi pada Sabtu, 18 Januari 2025 lalu tersebut mengakibatkan 3 unit rumah ambruk terseret dan 23 unit rumah terancam longsor. Adapun masyarakat yang terdampak sebanyak 29 KK dengan total 90 Jiwa. Tidak ada korban jiwa atas bencana longsor tersebut.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Kuningan yang sudah kali kedua meninjau bencana tersebut menyebutkan bahwa pihaknya sengaja mendampingi Anggota DPR RI untuk melakukan pengecekan dan peninjauan secara langsung dilapangan.

Agus Toyib mengatakan bahwa Pemerintah daerah secepatnya akan segera mencari solusi atas bencana yang terjadi dengan merealisasikan rehab bagi rumah-rumah yang terdampak.

“Melalui Disperkimtan, insya allah kami akan segera merealisasikan rehab rumah bagi warga yang terdampak. Bersamaan dengan itu, juga akan dibangun brojong sebagai upaya agar tidak terjadinya pergeseran tanah” Ujar Agus Toyib.

Agus Toyib berharap melalui bantuan ini bisa memberikan ketenangan bagi warga yang terdampak sekaligus menghimbau masyarakat sekitar agar selalu waspada karena intensitas hujan tinggi masih terjadi beberapa pekan kedepan.

Ia pun berharap dengan kehadiran Anggota DPR RI ini dapat memudahkan akses bantuan dari pusat.

Sementara itu, Anggota DPR RI, Rokhmat Ardiyan dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan atas gerak dan respon cepat terhadap bencana longsoran ini.

Rokhmat Adriyan menyebutkan bahwa Anggota DPR RI hadir untuk mendengar keresahan masyarakat.

“Kami sebagai bagian anggota DPR RI, atas perintah Pak Presdiden Prabowo wajib hadir atas keresahan-keresahan yang dirasakan oleh masyarakat, termasuk di Desa Cimara ini. Insya allah melalui peninjauan ini akan segera di realisasikan bantuan yang dapat meringankan beban masyarakat terdampak”

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Dicky Saromi Ucapkan Salam Perpisahan pada ASN Cimahi

Masa jabatan Dicky Saromi sebagai Pj. Wali Kota Cimahi berakhir pada Minggu (19/1/2025). Dicky akan menduduki jabatan baru sebagai pejabat fungsional Analis Kebijakan Ahli Utama Provinsi Jawa Barat.

Dicky menyempatkan hadir pada apel Senin (20/1/2025) di Kompleks Pemkot Cimahi. Didampingi istri Diah Dicky Saromi, Dicky bersalaman dengan seluruh jajaran ASN Pemkot Cimahi.

“Perasaannya bagaimana ya, tidak menyangka secepat ini harus berpisah tapi sudah saya sounding sebelumnya kepada jajaran ASN Pemkot Cimahi,” ujarnya.

Dia mengatakan, dirinya diusulkan Pj. Gubernur Jabar untuk beralih tugas. “Ketika keputusan presiden keluar, maka tugas sebagai Pj. Wali Kota Cimahi juga,” ungkapnya.

Dia menilai, bertugas di Pemkot Cimahi memiliki kesan tersendiri. “Penuh dinamika, tapi banyak sukanya. Saya merasa tertantang memberikan yang terbaik menata kota yang kecil ini dengan banyak program unggulan yang sudah dirancang diselenggarakan. Dari mulai memenuhi sarana prasarana dasar, menata fasilitas kota, meramaikan perekonomian dan memfasilitasi UMKM agar naik kelas, berbuah penghargaan. Sejumlah event juga terselenggara atas ide saya seperti Cimahi Menari, Walking Heritage Tour, Pasar Awi Campernik, berharap dapat dilanjutkan oleh kepala daerah di Kota Cimahi. Selain itu, bersama istri saya sebagai Bunda Kota Cimahi sangat berperan penting mendukung program pemerintah seperti penanganan stunting, pendidikan karakter dan program PKK yang menjadi bagian dari suskesnya Kota Cimahi,” imbuhnya.

Pihaknya berharap ASN Pemkot Cimahi bisa bekerja profesional dan selalu kompak agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Saya akan rindu kepada keramahtamahan dan kekompakan ASN, bagaimana saya diterima dengan baik oleh semua pihak,” tuturnya.

Dicky juga beri pesan khusus untuk Benny Bachtiar yang kini menjabat Pj. Wali Kota Cimahi. “Jangan melihat waktu yang singkat, tapi berikanlah yang terbaik untuk Kota Cimahi,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemprov DKI Terus Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mendistribusikan bantuan logistik bagi para penyintas banjir di sejumlah wilayah. Bantuan telah disalurkan ke titik-titik pengungsian di Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Utara hingga Rabu (29/1) pukul 21.00 WIB.

Di Jakarta Barat, bantuan mencakup makanan siap saji, air mineral, selimut, matras dan perlengkapan sandang untuk pengungsi di Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, dan Rawa Buaya.

Bantuan untuk wilayah Jakarta Timur didistribusikan untuk pengungsi di Cakung Timur dan Cakung Barat, berupa selimut, matras dan paket sandang.

Sementara itu, di Jakarta Utara, ratusan jiwa di Rusun Embrio, Semper Barat, Cilincing mendapatkan makanan, air bersih, dan perlengkapan kebutuhan dasar.

“Pendistribusian akan terus dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Isnawa Adji, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Kamis (30/1).

Berikut Rekapitulasi Pendistribusian Logistik bagi para pengunngsi banjir 28-29 Januari 2025:

Jakarta Barat

1. Jalan Akasia Raya RT 015/12 Kelurahan Cengkareng Timur (22 KK/ 66 jiwa titik Lokasi di Masjid Al- Muhajirin):

– Makanan siap saji = 40 Boks

2. SDN 16 Pagi Kelurahan Cengkareng Barat (75 KK/ 200 Jiwa titik lokasi pengungsi di SDN 16 Pagi):

– Air Mineral = 16 dus

– ⁠Makanan Siap Saji = 150 boks

– ⁠Selimut = 20 lembar

– ⁠Mukena = 10 stel

– ⁠Sarung = 20 lembar

– ⁠Family Kit = 75 paket

– ⁠Kidsware = 75 paket

– ⁠Paket Sandang = 75 paket

– ⁠Matras = 20 pcs

3. Jalan Dharmawanita RT 01,02 RW 01 Kelurahan Rawa Buaya (48 KK, 100 jiwa titik lokasi pengungsi di Rusun Lokbin):

– Air Mineral = 10 dus

– Makanan Siap Saji = 100 boks

– ⁠Selimut = 10 lembar

– ⁠Family Kit = 40 paket

– ⁠Kidsware = 40 paket

– ⁠Paket Sandang = 40 paket

Jakarta Timur

1. Kelurahan Cakung Timur (30 KK/ 101 jiwa) Lokasi Pengungsian:

– Masjid Al Jihad, ⁠Masjid Jami Miftahul Huda dan ⁠Musala Pasar Modern JGC Distribusi logistik :

– Matras 24 lembar

– Selimut 43 lembar

– Family kit 25 paket

– Paket sandang 25 paket

2. Kelurahan Cakung Barat Jalan Kompleks TNI AD III RT 04 RW 06 (56 KK/169 jiwa titik lokasi pengungsi di Musala At-Taqwa):

– Makanan siap saji : 195 boks

Jakarta Utara

1. Rusun Embrio Jalan Embrio Kelurahan Semper Barat, Cilincing (KK: 135/ 445 Jiwa):

– Air Mineral = 20 dus

– ⁠Makanan Siap Saji = 362 boks

– ⁠Family Kit = 70 paket

– ⁠Selimut = 160 lembar

– ⁠Paket Sandang = 64 paket

– ⁠Sarung = 36 lembar

– ⁠Terpal = 35 lembar

– ⁠Kidsware = 36 paket.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News